Anda di halaman 1dari 12

Skizoafek

tif

Oleh
Ferdian Er
is Prianto
110 209 0
006
Pembimbi
ng
dr. Andi Ir
mawati
Supervisio
r
Dr.dr. Said
ah Syams
uddin,Sp.K
J

Pendahuluan
Gangguan skizoafektif adalah kelainan mental
yang rancu ditandai dengan adanya gejala
kombinasi antara gejala skizofrenia dan gejala
gangguan
afektif.
Penyebab
gangguan
skizoafektif tidak diketahui. Gangguan dapat
berupa tipe skizofrenia atau tipe gangguan
mood.

Tinjauan Pustaka
Definisi:
Gangguan Skizoafektif mempunyai gambaran
baik skizofrenia maupun gangguan afektif.
Gangguan skizoafektif memiliki gejala khas
skizofrenia yang jelas dan pada saat
bersamaan juga memiliki gejala gangguan
afektif yang menonjol. terbagi dua yaitu, tipe
manik dan tipe depresif.

Sejarah:
Di tahun 1913 George H. Kirby dan pada tahun
1921 August Hoch. keduanya menggambarkan
pasien dengan ciri campuran skizofrenia dan
gangguan afektif (mood). Karena pasiennya
tidak mengalami perjalanan demensia prekoks
yang
memburuk,
Kirby
dan
Hoch
mengklasifikasikan mereka di dalam kelompok
psikosis manic-depresif. Emil Kraepelin, di
tahun 1933 Jacob Kasanin memperkenalkan
istilah gangguan skizoafektif

Epidemiologi:
Prevalensi seumur hidup dari gangguan
skizoafektif adalah kurang dari 1 persen,
kemungkinan dalam rentang 0,5 sampai 0,8
persen. Namun, angka tersebut adalah angka
perkiraan, karena di dalam praktik klinis
diagnosis gangguan skizoafektif sering kali
digunakan jika klinisi tidak yakin akan
diagnosis.
Prevalensi
gangguan
telah
dilaporkan
lebih
rendah
pada
laki-laki
dibandingkan para wanita; khususnya wanita
yang menikah.

Etiologi
Dugaan saat ini bahwa penyebab gangguan
skizoafektif mungkin mirip dengan etiologi
skizofrenia. Penyebab gangguan skizoafektif
tidak diketahui, tetapi empat model konseptual
telah diajukan;
Gangguan skizoafektif mungkin merupakan
suatu tipe skizofrenia atau suatu tipe
gangguan mood.
Gangguan skizoafektif mungkin merupakan
ekspresi bersama-sama dari skizofrenia dan
gangguan mood.

Gangguan skizoafektif mungkin merupakan

suatu tipe psikosis ketiga yang berbeda, tipe


yang tidak berhubungan dengan skizofrenia
maupun suatu gangguan mood.
Gangguan skizoafektif adalah kelompok
gangguan yang heterogen yang meliputi
semua tiga kemungkinan pertama. Sebagian
besar penelitian telah menganggap pasien
dengan gangguan skizoafektif sebagai suatu
kelompok heterogen.

Tanda dan Gejala;


Tought : -Echo
-Insertion / withdrawal
-Boardcasting
Delution:-of Control
-of Influence
-of Passivity
-of Perception
Halusinasi Auditorik
Cemas,Elasi,Kehilangan minat dan
kegembiraan,Kepercayaan Diri menghilang

Diagnosis
Dapat dinyatakan skizoafektif apabila gejala
definitif skizofernia dan gangguan afektif
sama-sama
menonjol
pada
saat
yang
bersamaan. Atau beberapa hari yang satu
sesudah yang lain dalam suatu episode
penyakit yang sama.

Terapi
Farmakoterapi:
Anti Psikotik: Haloperidol,Chlorpromazine
Anti Depresan: Amitriptyline
Mood Stabilizer: Lithium Carbonate
Psikoterapi:
Ventilasi
Konseling
Sosioterapi
Memberikan penjelasan kepada keluarga
pasien tentang gangguan yg dialami pasien
agar tercipta suasana yg kondusif.

Kesimpulan
Gangguan
skizoafektif
merupakan
suatu
gangguan jiwa yang gejala skizofrenia dan
gejala afektif terjadi bersamaan dan samasama menonjol. Prevalensi gangguan lebih
rendah pada laki-laki dibandingkan para
wanita. gejala klinis skizoafektif termasuk
semua tanda dan gejala skizofrenia, episode
manik, dan gangguan depresif. Diagnosis
skizoafektif dibuat apabila gejala definitif
adanya skizofrenia dan gangguan afektif
bersama-sama menonjol pada saat yang
bersamaan.

Terima Kasih