Anda di halaman 1dari 22

REFERAT

HEMORRHOID
Oleh :R fuad mustaqim
Pembimbing: Dr. H. dr. H. Lili K. Djoewaeny, Sp.B

Definisi
Hemoroid adalah pelebaran pembuluh darah
vena (varises) pada plexus hemoroidalis yang
dapat menimbulkan keluhan dan gejala di distal
rektum / kanal anal.

Etiologi

Konstipasi
peningkatan TIA
Kehamilan
Hipertensi porta
Masukan makanan mengandung serat yang
kurang / rendah

Epidemiologi
Laki laki = wanita
sekitar 35 % sering terjadi pada usia > 25 tahun

Anatomi

Klasifikasi
Pada dasarnya hemoroid di bagi menjadi dua
klasifikasi, yaitu :
1. hemoroid interna
Merupakan varises vena hemoroidalis superior
dan media
2. hemoroid eksterna
merupakan varises vena hemoroidalis inferior.

Klasifikasi interna
o Grade I : varises menonjol ke dalam kanal anal dan bisa melewati linea
dentata bila menegang, tapi belum terlihat menonjol keluar anus.
o Grade II : varises prolaps melewati anus, tapi dapat kembali secara
spontan.
o Grade III : varises prolaps melewati anus, tapi hanya bisa dikembalikan
ke dalam kanal anal secara manual.
o Grade IV : varises prolaps melewati anus dan tidak dapat dimasukkan
kembali dan beresiko terjadi strangulata

Klasifikasi Externa
Akut : pembengkakan bulat kebiruan pada pinggir
anus, disebut hemoroid trombosis eksterna akut
Kronik atau skin tag berupa satu atau lebih
lipatan kulit anus yang terdiri dari jaringan
penyambung dan sedikit pembuluh darah

Tanda dan Gejala


HEMOROID INTERNA

HEMOROID EKSTERNA

-keluar darah merah segar setelah -bisa ada keluar darah


kotoran / feses keluar
-sangat nyeri
-tidak / sedikit nyeri
-ada gatal
-ada sedikit gatal
-selalu ada rasa tidak nyaman
-bisa menimbulkan rasa tidak nyaman
bila sudah grade IV

komplikasi

Perdarahan hebat anemis


Hipertensi portal
Hemoroid interna yang ireponible
Emboli septik

Penatalaksanaan
o Nonmedika mentosa / konservatif
Ditujukan untuk hemoroid interna grade I dan grade II.
Diet tinggi serat, meningkatkan masukkan cairan, menghindari
tekanan (mengejan) terlalu kuat, kompres duduk / tempat duduk
lunak.

Operatif
Sclerotherapy
Ditujukan untuk hemoroid interna grade I dan grade II serta
beberapa hemoroid interna grade III.
Cairan sklerosis 1-3 ml, disuntikkan ke dalam jaringan submukosa
yang longgar di bawah hemorrhoid interna
dengan tujuan menimbulkan peradangan yang steril dan kemudian
menjadi fibrotik

Ligasi elastik
o dilakukan pada hemorroid interna grade II dan III.
o Satu atau dua cm diatas linea dentata, terapi ini
o sangat efektif untuk mengontrol perdarahan dan prolaps.
o Cara ini dilakukan dengan bantuan anuskop,
o mukosa diatas hemorroid yang menonjol dijepit dan ditarik atau
dihisap ke dalam tabung ligator khusus.
o Gelang karet didorong dari ligator dan ditempatkan secara rapat di
sekeliling mukosa pleksus hemorroidalis tersebut. Nekrosis dan iskemia
terjadi dalam beberapa hari. Mukosa dan karet akan lepas sendiri, dan
terjadi fibrosis dan parut pada pangkal hemorroid

Bedah beku atau cryosurgery tidak dipakai secara luas karena mukosa
yang nekrotik sukar ditentukan luasnya. Bedah beku ini lebih cocok
untuk terapi paliatif pada karsinoma rektum. Komplikasi yang terjadi
antara lain alergi, reaksi infalamasi lokal dan prostatitis

Eksisi trombosis hemoroid eksternal


Ditujukan untuk hemoroid eksterna yang mengalami trombosis.
Dilakukan eksisi secara elips dengan menggunakan anestesi lokal.

Close submucosal hemorrhoidectomy


Pasien berada dalam posisi litotomi, bisa dengan lokal atau
anestesi umum.
Perlu diidentifikasi terlebih dahulu hemoroid dan mukosa nya.
Apex plexus hemoroidalis diikat dan hemoroid dipotong.
Luka ditutup dengan jahitan absorbable.

Open hemorrhoidectomy (milligan & morgan)


Proses sama dengan hemoroidectomy tertutup,
hanya saja luka tetap dibuka tidak dijahit
Whiteheads hemorrhoidectomy
Hemoroidektomi yang dilakukan dengan
eksisi melingkar tepat di bagian proximal
ke linea dentata.
Kemudian mukosa rektal dijahit ke linea
dentata

Stapled hemorrhoidectomy

Ditujukan untuk hemoroid interna grade IV.


Prosedur ini tidak memerlukan tindakan
eksisi, tapi hanya memperbaiki mukosa
yang berlebih di atas linea dentata.
Prosedur ini memindahkan sebagian kecil
mukosa rektal proximal ke linea dentata
menggunakan stapler sirkular

DAFTAR PUSTAKA
Brunicardi, F. Charles, et al. Colon, Rectum, Anus in
Schwartzs Manual of Surgery 8 th Edition. Mc Graw Hill:
United State of America. 2006. Page. 757-758.
Brunicardi, F. Charles, et al. Anorectal Disease in Colon,
Rectum, Anus in Schwartzs Manual of Surgery 9 th
Edition. Mc Graw Hill: United State of America. 2010.
Page 2019-2020.
Mulholland, Michael W, Lillemoe, Keith D, et al.
Anoractal Disorders in Greenfield's Surgery: SCIENTIFIC
PRINCIPLES AND PRACTICE, 4th Edition. Copyright
Lippincott Williams & Wilkins. 2006. Page 1139, 11441147.