Anda di halaman 1dari 14

TABLET SALUT ENTERIK

1
ANNISA NUR SETYANINGSIH
DWI SEPTIYANI
NURMIRA LESTARI NINGTYAS
YULIAN FIRDAUS
HASTI AMALIA
TRI AMILA GUSMA

PENGERTIAN
2

Tablet salut enterik = tablet lepas tunda adalah

tablet yang disalut dengan zat penyalut yang relative


tidak larut dalam asam lambung, tetapi larut dan
hancur dalam lingkungan basa usus halus.
Diperlukan penyalut enteric yang bertujuan untuk

menunda pelepasan obat sampai tablet melewati


lambung.

FORMULASI
3

Terdiri dari : zat tambahan berupa zat pengisi, zat

pengikat, zat penghancur, dan zat pelicin.


Zat pengikat dimaksudkan agar tablet tidak pecah

atau retak, dapat merekat (Biasanya digunakan


adalah mucilage Gummi Arabica 10 - 20% (panas),
Solutio Methylcellulosum 5%).

Zat pengisi dimaksudkan untuk memperbesar

volume tablet .
Contoh :
Saccharum Lactis,
Amylum Manihot,
Calcii Phoshas,
Calcii Carbonas dan zat lain yang cocok.

Zat penghancur, dimaksudkan agar tablet dapat

hancur dalam perut


Biasanya yang digunakan adalah :
Amylum Manihot kering,
Gelatinum,
Agar - agar.
Natrium Alginat.

Zat pelicin, dimaksudkan agar tablet tidak lekat pada

cetakan.
Biasanya digunakan :
Talcum 5%,
Magnesii Stearas,
Acidum Stearanicum.

Zat Penyalut mengandung bahan yang akan

dilekatkan ke permukaan tablet, dan juga


mengandung pelarut yang bertindak sebagai
pembawa bahan-bahan tersebut. Pelarut ini harus
dihilangkan selama proses penyalutan.
Dalam hal penyalut tablet enteric adalah :
campuran serbuk lilin karnauba atau asam stearat
Serabut tumbuh-tumbuhan dari agar-agar atau kulit
pohon elm.

KELEBIHAN TABLET SALUT ENTERIK


8

Kelebihan :

1. Memperpanjang durasi pelepasan obat untuk


obat-obat yang efek farmakologinya diharapkan
cukup lama.
2. Mencegah pelepasan obat pada lambung yang
dapat mengiritasi lambung.

KEKURANGAN TABLET SALUT ENTERIK


9

Kekurangan:

1. Tidak dapat digerus


2. Pembuatannya termasuk rumit
3. Biaya produksi lebih tinggi sehingga harga obat
lebih mahal
4. Ukuran tablet kemungkinan lebih besar

PROSES PEMBUATAN TABLET SALUT ENTERIK


10

Tahap 1. : Sealing (menutup tablet inti dan pengaruh


air yang dipakai untuk proses penyalutan.)
Tahap 2. : Subcoating (menutup bagian tepi tablet
sehingga tablet tidak bcrsudut)
Tahap 3. : Smoothing (melicinkan permukaan tablet
yang telah selesai disubcoat.)

11

Tahap 4. : Coloring (memberi wama tablet salut sesuai


warna yang dikehendaki.)
Tahap 5. : Finishing (Bertujuan untuk membuat permukaan
tablet salut menjadi licin setelah selesai pewarnaan.)
Tahap 6. : Polishing (menjadikan permukaan tablet salut
menjadi mengkilap dan indah.)

Cara pengujian sediaan tablet salut enteric


12

Tablet harus memenuhi syarat sebagai berikut:


(Formularium nasional edisi .I, 1966)
1. Keseragaman Ukuran
Diameter tablet tidak lebih dari 3 kali dan tidak kurang
dari 1 Vz tebal tablet.
2. Keseragaman Bobot
Tablet tidak bersalut harus memenuhi syarat keseragaman
bobot yang ditetapkan oleh farmakope indonesia

13

3. Waktu hancur tablet tidak bersalut enterik


Waktu hancur yang diperlukan tablet tidak bersalut tidak
lebih dari 15 menit dan tidak lebih dari 60 menit untuk
tablet bersalut gula dan bersalut selaput.

14

Terimakasih