Anda di halaman 1dari 10

MANIFESTASI KLINIS

KONJUNGTIVITIS

Mata berair ( Epifora)


Sekresi air mata disebabkan oleh
adanya sensasi benda asing,
sensasi terbakar atau tergores atau
oleh rasa gatal
Transudasi ringan menambah
jumlah air mata

Sekret/ Eksudasi
Terdiri dari : air mata, mukus, sel
radang, sel epitel, fibrin dan debris
bakteri
Sekret dapat bersifat
Air : kemungkinan infeksi virus/alergi
Purulen : karena bakteri/klamidia
Hiperpurulen: karena gonokok atau
meningokok
Lengket : oleh alergi / vernal
Serous : Adenovirus

Pada hampir semua konjungtivitis


didapatkan banyak kotoran mata
di palpebra saat bangun tidur (pagi
hari)
Jika disebabkan oleh bakteri
eksudat sangat >> & palpebra
saling melengket

Edema Palpebral
Pada permukaan posterior
palpebra (Konjungtiva
palpebralis)
Terjadi akibat adanya proses
inflamasi vasodilatasi
pembuluh darah &
meningkatkan permeabilitas
membran
Pada palpebra terdapat
jaringan areolar longgar
mudah terjadi edema

Injeksi konjungtiva
Hiperemis konjungtiva bulbi
Merupakan tanda konjungtivitis yang
paling mancolok
Hiperemi yang tampak merah cerah
konjungtivitis bakterial sedangkan
hiperemi yang tampak seperti kabut
konjungtivitis karena alergi

Kemosis
Edema konjungtiva
Terjadi akibat terkumpulnya eksudat di
jaringan yang longgar.
Khemosis merupakan tanda yang khas
pada hay fever konjungtivitis, akut
gonococcal atau meningococcal
konjungtivitis, serta kerato konjungtivitis.

Hipertrofi Papilar
Merupakan reaksi non spesifik.
Terjadi karena konjungtiva terikat
pada tarsus atau limbus di
bawahnya oleh serabut-serabut
halus
Ketika berkas pembuluh yang
membentuk substansi papila
sampai di membran basal epitel,
pembuluh ini bercabang-cabang di
atas papila mirip jeruji payung

Adenopati preaurikuler
Beberapa jenis
konjungtivitis akan
disertai adenopoti
preaurikular.
Setiap ada radang
konjungtiva harus
diperiksa pembebasan
dan rasa sakit tekan
kelenjar limfe
preaurikuler.

lyas, Sidharta. 2010. Ilmu


Penyakit Mata. Jakarta : Balai
Penerbit FKUI
Vaughan and Asbury. 2010.
Oftlmologi Umum. Jakarta : EGC