Anda di halaman 1dari 44

PENTINGNYA

IMUNISASI
BAGI BAYI & BALITA
Oleh :
Bayu Aji Adi
Nugroho
Fakultas
Kedokteran
Unissula

Ini bayi sehat

IMUNISASI
o

Pemberian
dan

perlindungan

kekebalan

ke

dalam

tubuh anak
o

Upaya
terhadap

Pencegahan
penyakit

gangguan kesehatan

atau

Imunisasi
mencegah

Kekebalan

Perhatikan Bu, Pak

imunisasi sebagai suatu tindakan :PENCEGAHAN

Dan infakkanlah (hartamu) di jalan Allah dan


janganlah kamu jatuhkan (diri sendiri) ke
dalam kebinasaan dengan tangan sendiri, dan
berbuat baiklah. Sungguh, Allah menyukai
orang-orang yang berbuat baik.(Q.S. alBaqarah [2]: 195).

Sudah mau imunisasi


anaknya, Bu, Pak ????

Program imunisasi
gratis nasional

oDasar rutin sebelum


1 tahun
oUlangan
umur
18
bulan dan 24 bulan
oImunisasi
anak
sekolah dasar ( BIAS)
SD

Imunisasi Dasar rutin


sebelum 1 tahun

PENYAKIT APA YANG


BISA DICEGAH?

8 imunisasi

HEPATITIS B

BCG

5 jenis vaksin

1. Hepatitis B
POLIO oral ( OPV)(uniject)
2. OPV
DPT
3. BCG
4. Pentavalen (DPT/
CAMPAK
hepatitis b/ Hib
5. Campak
Hib

+ dT untuk imunisasi BIAS

Imunisasi dimana?

1. Posyandu
2. Puskesmas
3.Bidan dan praktek dokter
4.Rumah sakit dan rumah bersalin

Cara imunisasi

VAKSIN HEPATITIS B
Virus HEPATITIS B
menyebabkan :
Penyakit Liver (Kuning)
Radang Hati
Kanker

Penyuntikan

VAKSIN BCG
Mencegah

penyakit TBC

(Penyakit paru-paru)
Dapat

menyebabkan

kerusakan paru, tulang,


dan otak

VAKSIN POLIO (OPV)

Polio ialah
penyakit virus
yang
menyerang
saraf,
menyebabkan
kelumpuhan
dan kaki tetap
kecil

Pemberian

VAKSIN DPT
(Difteri-Pertusis-Tetanus)
Difteri
: Pernapasan
tersumbat
Pertusis : Batuk 100 hari,
radang otak,
radang
paru
Tetanus : Mulut terkancing,
kaku, kejang.

Difteri

Pertus
is

Tetan
us

dikombinasikan
o

HIB
Cegah radang selaput otak yang
disebabkan
oleh
Haemofilus
influenzae

HIB + DPT + HEP B pentavalen

VAKSIN CAMPAK
o

Campak
(measles)
merupakan
penyakit
menular yang disebabkan
oleh virus morbili
Dapat menyebabkan panas
tinggi,
radang
mulut,
radang otak, gizi buruk,
diare, radang paru dan
radang tenggorokan

IMUNISASI di luar program


pekan imunisasi nasional

PENYAKIT APA YANG BISA


DICEGAH?

8 IMUNISASI

Pneumokokus
Influenza
MMR
Tifoid
Hepatitis A
Varisela
Rotavirus
HPV

Pneumokokus ( PCV )

Vaksin pneumokokus menjadi


andalan untuk memerangi
pneumonia (penyakit paru-paru),
yang sangat berbahaya bagi bayi.

Influenza

Mencegah dari sakit flu, Suntik di


paha atau lengan IM

IMUNISASI
o

MMR (mumps-measlesrubella)
Cegah gondongan, campak
dan campak jerman

IMUNISASI
o

TIFOID / Tipes
Cegah demam tifoid yang
ditularkan melalui makanan
tercemar, infeksi usus .
HEPATITIS A
Cegah radang hati karena
virus.
VARICELLA
Cegah cacar air, herpes, cacar
ular

Rotavirus

Untuk mencegah demam, muntahmuntah, sakit perut dan diare encer


yang berkepanjangan.
Secara oral 3 kali

HPV

imunisasi yang dapat mencegah kanker


serviks (leher rahim)

Pertanyaanya ?
Kapan imunisasi tidak
boleh diberikan?
Tips perawatan setelah
imunisasi?
Siapa saja yang perlu
imunisasi ?
Apakah imunisasi bisa
diberikan bila terlambat?

Kapan imunisasi tidak


boleh diberikan?

1. BCG tidak diberikan pada bayi


yang sakit kulit lama, TB, dan
panas tinggi
2. DPT tidak diberikan jika bayi
sakit parah, panas tinggi dan
kejang.
3. Polio tidak diberikan bila diare
dan sakit parah
4. Campak tidak diberikan jika bayi
panas tinggi.

Tips perawatan
setelah imunisasi

BCG, luka (bisul) tidak perlu diobati


tetapi luka membesar dan bengkak
diketiak, segera ke puskesmas
DPT, bila panas berikan obat
penurun panas dan kompres.
Campak, bila panas berikan obat
penurun panas

Siapa saja yang perlu


imunisasi ?
Semua orang,
terutama bayi dan
anak serta orang
yang kontak dengan
penderita

Apakah imunisasi bisa


diberikan bila terlambat?

DAPAT
lebih baik
terlambat
daripada tidak
sama sekali .

Apakah imunisasi harus


diberikan pada saat anak
sehat?
Sebaiknya YA
Tetapi penyakit ringan
seperti batuk, pilek,
sedikit mencret dan gizi
agak kurang bukan
merupakan penghalang.

Apakah imunisasi
harus diulang?
Sebaiknya diulang
supaya anak lebih
kebal.

TERIMAKASI
H