Anda di halaman 1dari 15

SYOK

KARDIOGENI
K
BUNGA
(G4A013066)

LATAR BELAKANG

Syok merupakan
penyebab utama
morbiditas dan
mortalitas pada anak.

Penyebab utama syok


pada anak adalah syok
sepsis (57%), diikuti syok
hipovolemik (24%), syok
distributif (14%), dan
syok kardiogenik (5%).

Syok kardiogenik
merupakan penyebab
utama kematian akibat
disfungsi miokard,
dengan tingkat kematian
hingga 70-90% tanpa
adanya perawatan yang
agresif.

Prognosis sangat
meningkat oleh
manajemen perawatan
intensif agresif bersama
dengan terapi etiologi
spesifik

DEFINISI
Syok adalah sindrom klinis akibat kegagalan sistem
sirkulasi dalam mencukupi kebutuhan nutrien dan
oksigen baik dari segi pasokan maupun kebutuhan untuk
metabolisme seluler jaringan tubuh, sehingga terjadi
defisiensi akut oksigen di tingkat seluler.
Berdasarkan kegagalan komponen penunjang sirkulasi,
syok dibagi menjadi syok hipovolemik, kardiogenik dan
distributif.
Syok kardiogenik adalah penurunan curah jantung dan
hipoksia jaringan dengan volume intravaskular yang
memadai akibat disfungsi miokard.

ETIOLOGI
Insufisiensi miokard
Miokarditis: miokarditis fulminan akut
Kardiomiopati: stadium akhir dilatasi kardiomiopati
Setelah operasi jantung terbuka (efek cardiopulmonary bypass)
Metabolik atau racun
Hipotermia

Efek

depresi

hipoglikemia

miokard,

asidosis,

hipoksia,

hypophosphatemia,
hipokalsemia
Racun (sengatan kalajengking, laba-laba, sepsis)
Obat-obatan (depresan miokard, -blocker, dan calcium channel
blockers)
Racun: depresan miokard khusus seperti aluminium phosphide

ETIOLOGI
Kuragnya perfusi miokard
Kelainan kongenital koroner: anomali dari arteri koroner dan arteri
pulmonalis
Penyakit Kawasaki dengan oklusi arteri koroner
Emboli Koroner: Air atau bekuan darah
Obstruksi
Obstruksi sirkulasi sistemik: sindrom hipoplasia jantung kiri, arkus
aorta terputus
Kritis stenosis aorta, koarktasio aorta
Aritmia
Takiaritmia: atrium dan ventrikel aritmia (takikardia dimediasi
cardiomyopathy)
Bradikardia berat: blok jantung kongenital lengkap, keracunan
oleander kuning

ETIOLOGI
Insufisiensi katup akut:
Regurgitasi katup mitral akut (ruptur korda)
Regurgitasi aorta akut
Tamponade jantung
Emboli paru
Hipertensi paru progresif cepat

PATOFISIOLOGI

MANIFESTASI KLINIS

MENEGAKKAN DIAGNOSIS

Pemariksaa
n Fisik
Anamnesis

Pemeriksa
an
Penunjang

ANAMNESIS
Kehilangan cairan (muntah/diare/perdarahan)
beresiko terjadi syok hipovolemik

Pasien dangan demam mungkin menderita


infeksi yang dapat mengakibatkan syok septik

Neonatus dan bayi dengan anomali arteri koroner dan


arteri pulmonalis mungkin biasanya memiliki riwayat
gangguan pernapasan dengan keadaan umum yang
buruk akibat angina

PEMERIKSAAN FISIK
Penurunan kesadaran
Keadaan peningkatan ker ja perna pasan (ta kipnu).
Ronki basah halus tidak nya ring di kedua la pang paru, kada ng
ditemukan wheezing
Pembesar an hati
Peningkatan tekanan vena sentra l
Peningkatan denyutan vena
Ta kikardia ekstrim (> 20 0 pada bayi dan > 180 pa da a na k-ana k)
Ta kiaritmia
Bradikardia signifi kan (bia sa nya <60 / menit)
Pulsus alternans dan pulsus paradoksus
Perbedaan pulsasi: femora lis ya ng tidak terda pa t denyut
mengarahkan pada koa rktasio. Tida k adanya pulsasi lain mungkin
terjadi pada Takayasu arteritis.
Auskultasi jantung abnorma l: murmur (ba ik sistolik da n dia stolik),
suara jantung ketiga (gallop).
Sianosis, pengisian kapiler yang lebih dari 2 detik, ekstremitas yang
dingin dan penurunan produksi urin

PEMERIKSAAN PENUNJANG

FOTO THORAX
EKG
LABORATORIUM

TATALAKSANA

PROGNOSIS
Dengan tidak adanya penanganan yang agresif dan
berpengalaman, angka kematian pasien dengan syok
kardiogenik sangat tinggi yaitu 50-80%.
Kunci untuk mencapai hasil baik adalah dengan
diagnosis yang cepat, sehingga cepat mendukung
terapi dan mengatasi etiologi yang mendasari.

TERIMA
KASIH