Anda di halaman 1dari 11

SABUN CAIR

(SABUN CUCI
PIRING)

Nama Kelompok
1. Intan Nurmala Sari
2. Sabrina Ike Andani
3. Putri Febriana

SABUN CAIR
(SABUN CUCI PIRING)
Sabun adalah surfaktan yang digunakan
dengan
air
untuk
mencuci
dan
membersihkan. Sabun biasanya berbentuk
padatan tercetak yang disebut batang karena
sejarah dan bentuk umumnya. Penggunaan
sabun cair juga telah telah meluas, terutama
pada sarana-sarana publik. Jika diterapkan
pada suatu permukaan, air bersabun secara
efektif mengikat partikel dalam suspensi
mudah dibawa oleh air bersih. Di negara
berkembang,
deterjen
sintetik
telah
menggantikan sabun sebagai alat bantu
mencuci atau membersihkan.

Sabun cuci piring merupakan produk


yang
sangat
berpotensi
untuk
dikembangkan,
karena
saat
ini
masyarakat modern menyukai produk
yang praktis dan ekonomis. Untuk
mengawali pembuatan sabun cuci piring
cukuplah mudah dengan mengetahui
sifat dan fungsi dari masing-masing
bahan sabun cuci piring.

Tujuan Pembuatan Sabun :


1.1 Dapat mengetahui komposisi
pembuatan
sabun cair (sabun cuci
piring)
1.2 Dapat mengetahui sifat dan fungsi
dari
dari masung-masing bahan
1.3 Dapat membuat sabun cair (sabun
cuci
piring), sehingga dapat
mempraktekkannya
dalam
kehidupan sehhari-hari.

Sifat dan Fungsi Bahan-Bahan


Pembuat Sabun
1.

2.

3.
4.
5.

6.
7.

Cottoclorine BT, merupakan surfactant utama atau pembersih


utama yang berfungsi sebagai sabun dengan gelembung yang
besar.
Sodium chloride mempunyai 2 fungsi yaitu untuk membantu
melarutkan cottoclorine BT supaya mudah larut ke dalam air dan
juga sebagai pengental
Foam boaster C-KD digunakan untuk menambah busa, sifatnya
juga lembut di tangan dan gelembungnya sedang
Enzyme AR digunakan untuk membersihkan debu
Dewisil liquid : -sebagai pengawet
-pemakaiannya untuk hasil jadi I liter diperlukan dewisi
liquid 1cc dalam resep yang dipakai hasil jadi 1,1 liter
diperlukan dewisil liquid 1,1 cc
Parfum digunakan untuk memberikan aroma khas (bau) yang enak
Pewarna digunakan untukmembuat tampilan sabun lebih menarik

Alat dan Bahan


Alat-alat :
1.Toples sedang (kira-kira ukuran 5 liter)
2.Gelas ukur besar (ukuran 1 liter)
3.Gelas ukur besar (ukuran 10ml)
4.Solet
5.Pengaduk
6.Pipet tetes
7.Neraca digital
8.Botol aqua

Bahan-bahan :
1.Sodium chloride (NaCl) 50gr
2.Cotta clarine BT (Texafon) 140gr
3.Foam booster C-KD 10cc
4.Enzyme AR 1gr
5.Trilon 0,3gr
6.Dewisil liquid 1,1cc
7.Parfum secukupnya
8.Pewarna secukupnya
9.Aquadest 1 liter

PROSEDUR PEMBUATAN
1. Timbang Enzym AR 1 gram
2. Aquadest 700cc + enzym AR 1 gram lalu aduk
sampai larut
3. Timbang sodium chloride 25gram
4. Sodium chloride 25 gram + cotto clarine BT 140gr
lalu aduk sampai rata dan kelihatan putih
5. Campuran sodium chloride dan cotto clarine BT
ditambahkan campuran aquadest dan enzym AR
sedikit demi sedikit sambil di aduk sampai rata dan
larut
6. Prosedur no.5 ditambahkan foam booster C-KD =
10cc, aduk sampairata
7. Prosedur no.6 ditambahkan dewisil liquid : 1,1cc,
aduk sampai rata

8. Timbangtrilon : 0,3gram
9. Prosedur no.8 ditambahkan aquadest sisa :
300cc aduk sampai rata
10. Prosedur no.9 ditambahkan sodium chloride :
25gram, aduk sampai
rata
11. Prosedur no.7 dan prosedur no.10 ditambahkan
sedikit demi sedikit diaduk sampai rata dan
kental
12. Prosedur no.11 ditambahkan pewarna
secukupnya dan aduk sampai rata
13. Prosedur no.12 ditambahkan parfum
secukupnya dan aduk sampai rata
14.Diamkan campuran larutan sekitar 1 hari
15. Setelah itu dikemas dengan kemasan yang
menarik.

Kesimpulan
Dapat mempraktekkan cara
membuat sabun cair (sabun cuci
piring) dalam kehidupan seharihari
Dapat mengerti dan mengetahui
komposisi bahan beserta
fungsinya dalam pembuatan
sabun

Anda mungkin juga menyukai