Anda di halaman 1dari 11

INFEKSI NEONATORUM

Bayi M lahir di Puskesmas 3 hari yang lalu dari


ibu dengan riwayat infeksi saat hamilo, kulit
ketuban pecah 24 sebelum kelahiran, keruh.
Aktifitas bayi berkurang, tangis melemah.

Anamnesis dari riwayat ibu dan bayi


Rw. Ibu mengalami infeksi intra uterin, demam dengan

kecurigaan infeksi berat krn ketuban pecah dini


Rw. Persalinan tindakan, penolong persalinan,
lingkungan persalinan yang kurang higienis
Rw. Lahir asfiksia berat, bayi kurang bulan, berat lahir
rendah
Rw. Air ketuban keruh, purulen, atau bercampur
mekonium dan berbau
Rw. Bayi malas minum, penyakitnya cepat memberat
Rw. Keadaan bayi lunglai (letargi), mengantuk atau
aktivitas berkurang atau iritabel/rewel, bayi malas
minum, demam tinggi atau hipotermi, gangguan nafas,
kulit ikterus, kejang

Pemeriksaan fisik khusus


Keadaan umum :
Suhu tubuh tidak normal (hipotermi atau hipertermi),
letargi atau lunglai
Malas minum padahal sebelumnya minum dengan baik
Iritabel atau rewel
Kondisi memburuk secara cepat dan dramatis
Gastrointestinal : muntah, diare, perut kembung,

hepatomegali
Kulit : perfusi kulit kurang, sianosis, pucat, ptekie,
ruam, sklerema, ikterik
Kardiopulmoner : takipnu, gangguan nafas, takikardi
Neurologis : iritabilitas, penurunan kesadaran,
kejang, ubun-ubun membonjol, kaku kuduk sesuai
meningitis

Pemeriksaan laboratorium
Darah rutin
Pemeriksaan pengecatan gram pada darah
Cek GDS
Pemeriksaan bilirubin

Hasil penilaian bayi :

Berat bayi 2700 gram, nadi 148 x/menit,


pernapasan 24 x/menit dan suhu 37,8C. bayi
kurang aktif, menyusui kurang kuat.

Kategori A
Kesulitan bernapas
Suhu tubuh tidak

normal

Kategori B
Latargi atau lunglai
Mengantuk atau

aktivitas berkurang
Malas minum
(menyusu kurang
kuat)

Kecurigaan besar sepsis bayi umur 3 hari


Ada rw. Ibu dengan infeksi rahim
Kecurigaan infeksi berat (ketuban pecah dini)
Bayi mempunyai 2 kategori A dan 3 kategori B

Karena bayi dengan kecurigaan besar sepsis

harus langsung diberikan antibiotik awal yaitu


ampisilin i.v dan gentamisin i.v

Setelah dilakukan penatalaksanaan selama 48

jam ternyata bayi belum menunjukkan


perbaikan klinis
Mengganti ampisilin dengan Cefotaksim i.v dan

tetap diberi gentamisin i.v


Jika ditemukan organisme penyebab infeksi,
digunakan antibiotik sesuai uji kepekaan
kuman. Antibiotik diberikan sampai 7 hari
setelah ada perbaikan

Respirasi : menjaga jalan napas tetap bersih

dan terbuka dan pemberian oksigen untuk


mencegah hipoksia
Kardiovaskuler : pasang jalur i.v dan
pemberian cairan i.v dengan dosis rumat
serta pemantauan tanda vital dan perfusi
jaringan untuk cegah syok