Anda di halaman 1dari 17

Taks Reading

Teratoma sakrokoksigeal
KELOMPOK 10:
Gede mei putra

(014.06.0009)

Ade yasinta dewi

(014.06.0032)

PELVIC

Teratoma Sakrokoksigeus
Adalah tumor yg trbentuk dari ketiga

lapisan sel germinal asing pada tempat


anatomi, sering terjadi dekat tulang ekor
(coccyx)
Disebut juga fetus in fetu atau bayi dalam

bayi
Teratoma bentuk ini adalah yang paling

sering terjadi pada bayi baru lahir.

Epidemiologi
Tumor yang sangat jarang
Insiden teratoma sakrokoksigeus 1 dari 5.000 sampai

40.000 kelahiran hidup dan


Sering ditemukan pada wanita dengan Rasio 3:1

sampai 4:1
bagian yang sering terdapat teratoma pada neonatus

adalah : gonad (10-35 %), mediastinal (10-12


%),retroperitoneal (3-5%), cervical (3-6%), Presakral
(3-5 %), system saraf pusat (2-4 %)

Etiopatogenesis
Teratoma terbentuk dan berkembang selama kehidupan

intrautrin
Menjadi sangat besar seiring dengan perkembangan fetus
muncul dari primitif knot atau hensens node
Semula terletak di bagian posterior embrio yang
bermigrasi secara caudal pada minggu pertama kehidupan
didalam ekor embrio, akhirnya berhenti di anterior tulang
ekor (coccyx).
Sel-sel ini dapat meluas ke postero-inferior masuk daerah
glutea dan /atau postero-superior masuk ke rongga
abdominopelvik.

Lanjutan
Pemisahan

sel totipotensial dari hansens node


menyebabkan munculnya teratoma sakrokoksigeus.
Sel pleuripotensial ini melarikan diri dari kontrol
pengatur embrionik dan berdiferensiasi masuk dalam
jaringan yang tidak biasa ditemukan pada daerah
sakrokoksigeus.
Tumor terjadi dekat dengan tulang ekor, dimana
konsentrasi terbesar primitif sel berada untuk waktu
yang lama selama masa perkembangan.

Klasifikasi
Tipe I - tumor terutama di bagian luar mengarah

dari daerah sakrokoksigeus dan muncul dengan


distorsi bokong.
Tipe II tumor terutama diluar , tetapi ada bagian

yang luas didalam pelvis.


Tipe III tumor terutama didalam pelvis dengan

sedikit pada bagian luar, benjolan pada bokong.


Tipe IV tumor deluruhnya didalam tanpa ada

dibagian luar atau bagian bokong

Gambaran klinis
paling sering muncul sebagai massa yang

menonjol antara coccyx dan anus yang


biasa ditutupi dengan kulit normal
benjolan

terletak

pada

permukaan

retrorektal atau retroperitoneum


Tumor muncul sebagai massa pada daerah

sakropelvis yang menekan kandung kemih


dan rectum.

PEMERIKSAAN
FISIK : Anamnesis
adanya

nyeri

rectum
konstipasi, dan

adanya
benjolan.

sebuah

PENUNJANG :

Radiologis

USG

MRI

Echocardiografi

Penatalaksanaan
Dilakukan pembedahan jika tumornya benigna

(hanya jaringan matur) atau mengandung jaringan


embrionik dan tanpa tidak diindikasikan terapi
lanjutan.
Sedangkan

terdapat

Tumor

jaringan

yang
malignan

agresif

dan

seutuhnya,

pembedahan eksisi sendiri tidak adekuat


dan pasien harus mendapatkan kemoterapi
dan atau radioterapi

Komplikasi
Obstruksi

saluran

cerna,

obstruksi

urinarius, hidronefrosis dan hidrop fetalis :


Ini

diakibat

pengaruh

benjolan

pada

teratoma sakrokoksigeus yang besar .


inkontinensia urin : pengaruh dari benjolan

atau pembedahan

Prognosisnya
teratoma sakrokoksigeus dapat membaik

dipengaruhi oleh deteksi prenatal, rencana


penanganan

intrapartum,

dan

cepat

dilakukan pembedahan reseksi


prognosisnya

pembedahan

sangat
eksisi

baik
yang

setelah
adekuat.

Prognosis buruk jika tumor mengandung


jaringan
tergantung

maligna.
pada

Resiko

bagian

dan

maligna
luasanya

Kesimpulan
Teratoma sakrokoksigeal merupakan neoplasma yang

terdiri dari bermacam-macam jaringan yang berbeda


dari ketiga lapisan sel germinal asing yang sering
terjadi dekat tulang ekor (coccyx) dan terbentuk dan
berkembang

selama

kehidupan

intrautrin,

dapat

menjadi sangat besar seiring dengan perkembangan


fetus.

Terimakasih