Anda di halaman 1dari 94

PELATIHAN DASAR HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL

PERLINDUNGAN HAK DESAIN INDUSTRI

Disampaikan oleh:
Andrieansjah

BPSDM
Kementerian Hukum & Hak Asasi Manusia R.I.
Jakarta - 2012

POKOK BAHASAN
KONSEP KREATIVITAS MENGHASILKAN DESAIN INDUSTRI
KESAN ESTETIS DALAM DESAIN INDUSTRI
PENERAPAN DESAIN INDUSTRI PADA INDUSTRI
SUBYEK DAN OBYEK PERLINDUNGAN DESAIN INDUSTRI
DESAIN INDUSTRI YANG MENDAPATKAN PERLINDUNGAN
DESAIN INDUSTRI YANG TIDAK MENDAPATKAN
PERLINDUNGAN
SISTEM PERLINDUNGAN BERSIFAT KONSTITUTIF
LINGKUP DAN PENGGUNAAN HAK DESAIN INDUSTRI

KONSEP KREATIVITAS DESAIN INDUSTRI


Kreativitas Dalam Desain
SENI

DESAIN

TEKNOLOGI

SAINS
Desain=Seni+Teknologi+Sains

KONSEP KREATIVITAS DESAIN INDUSTRI


Kreativitas Dalam Desain
TEKNOLOGI
TEKNOLOGI
::
Teknologi
Teknologi
bahan
bahan
Teknologi
Teknologi
produksi
produksi
Teknologi
Teknologi
elektronika
elektronika
Teknologi
Teknologi
video
video
Teknologi
Teknologi
optika
optika
Teknologi
Teknologi
semikondukto
semikondukto
rr
Teknologi
Teknologi
komunikasi
komunikasi
Teknologi
Teknologi
dijital
dijital

SAINS::
SAINS
Prinsipfisika
fisika
Prinsip
optik
optik
Prinsipfisika
fisika
Prinsip
bunyi
bunyi
Prinsipfisika
fisika
Prinsip
listrik
listrik
Prinsipfisika
fisika
Prinsip
enerji
enerji
PrinsipelektroelektroPrinsip
mekanik
mekanik
Prinsipkimia
kimia
Prinsip

SENI::
SENI
Gagaskreatif
kreatif
Gagas
desain
desain
Inovasibentuk
bentuk
Inovasi
Inovasiwarna
warna
Inovasi
Inovasigaya
gaya
Inovasi
Nilaiestetik
estetik
Nilai
Gambar
Gambar
Psikologi
Psikologi
persepsi
persepsi
Komunikasi
Komunikasi
pasar
pasar
Merk/logo/co
Merk/logo/co
identity
identity

KONSEP KREATIVITAS DESAIN INDUSTRI


Kreativitas Dalam Desain Industri

PRODUK

ASPEK
FUNGSI/
TEKNIS

PATEN

ASPEK
ESTETIK

DESAIN INDUSTRI

KESAN ESTETIS DALAM DESAIN INDUSTRI


Pengertian Estetik
Kondisi berkaitan dengan sensasi keindahan yang dirasakan seseorang
dimana terjalin perpaduan yang harmonis dari elemen-elemen
keindahan yang terkandung pada suatu obyek
ESTETIK
ESTETIK

Ekstrinsik

Intrinsik

Kesan

Pesan

(Tampilan Luar)

(Makna)

KESAN ESTETIS DALAM DESAIN INDUSTRI


Pengertian Estetik
Teori Total Design Stuart Pugh (1966)
Faktor estetik termasuk dimensi yang dianggap penting dalam proses
desain, dimana menjadi daya tarik konsumen karena mampu memenuhi
selera dan kepuasan emosional.
Rasa Estetik Desain = Design Vocabulary + Faktor Pendukung Estetik

titik, garis, bidang,


bentuk, tekstur,
pola, warna,
cahaya/bayangan,
nada dan proporsi

keseimbangan, harmoni,
irama, kesatuan,
komposisi, dekorasi, dan
bahan

KESAN ESTETIS DALAM DESAIN INDUSTRI


Aspek Estetik dalam Desain Industri

Aspek estetik dalam Desain Industri berupa kesan estetik kesan


dari penampilan suatu produk perasaan seseorang merasa
tertarik atau senang secara visual.
ESTETIK
ESTETIK

DESAIN
INDUSTRI

Ekstrinsik

Intrinsik

Kesan

Pesan
(Makna)

(Tampilan Luar)

PENERAPAN DESAIN INDUSTRI PADA INDUSTRI


Peran Desain Industri Dalam Industri

Menciptakan produk untuk


segmen pasar tertentu
Jam Tangan Dewasa
Jam Tangan Anak

Menciptakan ceruk pasar


(niche market) yang baru
Jam tangan + telepon

Memperkuat posisi merek


9

PENERAPAN DESAIN INDUSTRI PADA INDUSTRI


Riset dan Pengembangan Desain Industri
Cara Menemukan Ide 1. Black Box

10

PENERAPAN DESAIN INDUSTRI PADA INDUSTRI


Riset dan Pengembangan Desain Industri
Cara Menemukan Ide 2. Glass Box

11

PENERAPAN DESAIN INDUSTRI PADA INDUSTRI


Riset dan Pengembangan Desain Industri
Cara Menemukan Ide 3. Kombinasi Black Box & Glass Box

12

PENERAPAN DESAIN INDUSTRI PADA INDUSTRI


Riset dan Pengembangan Desain Industri
Sifat Proses Perancangan
1. Mencipta (Ide Baru)

13

PENERAPAN DESAIN INDUSTRI PADA INDUSTRI


Riset dan Pengembangan Desain Industri
Sifat Proses Perancangan
2. Memecahkan Masalah

14

PENERAPAN DESAIN INDUSTRI PADA INDUSTRI


Riset dan Pengembangan Desain Industri
Sifat Proses Perancangan
3. Mengembangkan bentuk (styling)

15

PENERAPAN DESAIN INDUSTRI PADA INDUSTRI


Riset dan Pengembangan Desain Industri
Sifat Proses Perancangan
4. Membuat Varian

16

PENERAPAN DESAIN INDUSTRI PADA INDUSTRI


Riset dan Pengembangan Desain Industri
Sifat Proses Perancangan
5. Memodifikasi

17

SUBYEK & OBYEK PERLINDUNGAN DESAIN INDUSTRI


Hak Desain Industri Bagian Dari HKI

ILMU
PENGETAHU
AN

SENI

PATEN

HAK
CIPTA
SASTRA
HAK TERKAIT
HKI
(Pelaku,
Produser
Rekaman
Suara,
Lembaga
Penyiaran)PERLINDUNGAN
VARIETAS
TANAMAN

MEREK

HAK
MILIK
INDUST
RI

DESAIN
INDUST
RI
DESAIN
TATA
LETAK
SIRKUIT
TERPADU

RAHASI
A
DAGAN
G
18

SUBYEK & OBYEK PERLINDUNGAN DESAIN INDUSTRI


Mengapa Hak Desain Industri Perlu Dilindungi
Prinsip Dasar & Pertimbangan Perlindungan DI *)
Menjaga keseimbangan antara kepentingan individu dengan kepentingan
masyarakat. *) Dr. Yoan Nursari Simanjuntak, S.H., M.Hum., Hak Desain Industri (Sebuah Realitas
Hukum dan Sosial), Surabaya: Srikandi, 2006

Prinsip Dasar Perlindungan Hak Desain Industri **)


1. Prinsip keadilan (the principle of natural justice) Seseorang atau sekelompok
orang yang telah menciptakan sesuatu berhak mendapatkan imbalan atas
ciptaannya.
2. Prinsip ekonomi (the economic argument) Hak Desain Industri merupakan
suatu bentuk kekayaan bagi pemiliknya.
3. Prinsip kebudayaan (the culture argument) Pengakuan atas kreasi, karya,
karsa,dan cipta manusia agar mewujudkan suasana membangkitkan semangat
dan minat untuk mendorong melahirkan ciptaan baru perkembangan peradaban.
4. Prinsip sosial (the social argument)Hukum tidak mengatur kepentingan
manusia sebagai perseorangan yang berdiri sendiri, lepas dari manusia yang lain,
melainkan mengatur manusia sebagai warga masyarakat.
**) Sunaryati Hartono, Hukum Ekonomi Pembangunan Indonesia, Bandung: Binacipta, 1982

19

SUBYEK & OBYEK PERLINDUNGAN DESAIN INDUSTRI


Mengapa Hak Desain Industri Perlu Dilindungi
Mengapa Perlu Perlindungan DI (WIPO)

1. Desain Industri dapat memberikan nilai tambah terhadap


suatu produk, dimana produk tersebut menjadi menarik dan
disenangi oleh konsumen, bahkan dapat menjadi keunikan
dalam nilai jualnya.
2. Melalui perlindungan hak Desain Industri pemegang hak
Desain Industri memperoleh hak eksklusif untuk mencegah
pengkopian atau penjiplakan atas desain yang dimiliki tanpa
seizinnya.

20

SUBYEK & OBYEK PERLINDUNGAN DESAIN INDUSTRI


Mengapa Hak Desain Industri Perlu Dilindungi
Dengan memperoleh hak Desain Industri akan meningkatkan
kemampuan bersaing dalam bisnis, hal ini dikarenakan hak DI: *)

a) dapat mencegah penjiplakan atau peniruan oleh


pesaing/kompetitor
b) dapat memperoleh pengembalian investasi secara adil
c) dapat meningkatkan nilai komersil
d) dapat dilisensikan
e) dapat mendorong kompetisi yang adil dan praktek dagang
yang jujur
*) Looking Good: Designs for Small and Medium-sized Enterprises An Introduction to Industrial,
(World Intellectual Property Organization: Geneva Switzerland) Booklet WIPO Publication No.
498(E) second edition pg. 4-5

21

SUBYEK & OBYEK PERLINDUNGAN DESAIN INDUSTRI


Mengapa Hak Desain Industri Perlu Dilindungi

22

SUBYEK & OBYEK PERLINDUNGAN DESAIN INDUSTRI


Pengertian Hak Desain Industri

Hak Desain Industri adalah cabang dari HKI, khususnya termasuk


kelompok hak milik industri (industrial property)

Hak Desain Industri adalah hak yang diberikan di berbagai negara


berdasarkan suatu sistem pendaftaran untuk melindungi fitur-fitur orisinal,
ornamental dan non-fungsional pada suatu produk yang dihasilkan dari
aktivitas desain. (WIPO)

Hak Desain Industri adalah hak eksklusif yang diberikan oleh negara Republik Indonesia kepada Pendesain
atas hasil kreasinya untuk selama waktu tertentu melaksanakan sendiri, atau memberikan persetujuannya
kepada pihak lain untuk melaksanakan hak tersebut. (Ps. 1 Angka 5 UU 31/2000)

23

SUBYEK & OBYEK PERLINDUNGAN DESAIN INDUSTRI


Subyek Hak Desain Industri

Hak Desain Industri diberikan oleh negara kepada pendesain.

Pendesain seorang atau beberapa orang yang menghasilkan Desain


Industri

Pendesain hak moral

Pemegang Hak Desain Industri hak ekonomi

Pemegang Hak Desain Industri pendesain itu sendiri atau pihak lain
yang mendapatkan persetujuan dari pendesain (melalui pendaftaran atau
pengalihan hak)

Pihak lain yang mendapatkan persetujuan dari pendesain orang


atau badan hukum

24

SUBYEK & OBYEK PERLINDUNGAN DESAIN INDUSTRI


Subyek Hak Desain Industri
Yang dianggap sebagai Pendesain dan Pemegang Hak:

Hubungan kerja (di lingkungan swasta) orang yang membuat


Desain Industri, kecuali jika diperjanjikan lain antara kedua pihak
Pendesain mendapat pesanan dari pihak lain orang yang
membuat Desain Industri, kecuali jika diperjanjikan lain antara
kedua pihak
Dalam hubungan dinas (pemerintahan) Instansi terkait, kecuali
jika diperjanjikan lain antara kedua pihak

Ps. 7 UU No. 31/2000

25

SUBYEK & OBYEK PERLINDUNGAN DESAIN INDUSTRI


Desain Industri
Dunia akademis Desain Industri = Product Design
Beberapa fungsi dikaitkan dengan mendesain produk:

a) Fungsi teknik keamanan dan kesehatan bagi pemakai, serta


keandalan dan teknologi produk.
b) Fungsi fisik siapa pemakai produk
c) Fungsi psikologis latar belakang sosial dan kondisi pemakai, nilai
simbolis, pengaruh model, pengaruh kegunaan produk, dan sifat produk.
d) Fungsi estetis proporsi bentuk, warna-warna produk dan sebagainya
berdasarkan apresiasi keindahan selera yang disenangi oleh orang
yang melihatnya.
e) Fungsi ekonomis harga yang terjangkau dengan kualitas yang baik
dan tahan lama.
f) Fungsi sosial pengaruh dari produksi produk terhadap masyarakat
mis. sumber bahan dan energi, pencemaran lingkungan dsb.
26

SUBYEK & OBYEK PERLINDUNGAN DESAIN INDUSTRI


Desain Industri
Pengertian Desain Industri

a) Sehari-hari diartikan keseluruhan produk baik bentuk


maupun fungsinya. Dalam dunia bisnis Desain Industri
diartikan pengembangan produk baik fitur-fitur estetika
maupun fungsinya dipertimbangkan terhadap pemasaran
produk, biaya produksi, kemudahan dalam transportasi,
penyimpanan, perbaikan, dan pembuangannya.
b) WIPO (HKI) hanya dihubungkan dengan aspek
ornamental dan estetika dari suatu produk atau dengan kata
lain hanya terkait dengan penampilan dari suatu produk.

27

SUBYEK & OBYEK PERLINDUNGAN DESAIN INDUSTRI


Desain Industri
Ciri-ciri pokok desain industri (WIPO), yaitu:

a) visibility (dapat dilihat dengan mata)


b) special appearance (penampilan khusus memperlihatkan
perbedaan dengan produk lain sehingga menarik bagi
pembeli atau pengguna produk)
c) non-technical aspect (hanya melindungi aspek estetika dari
produk dan tidak melindungi aspek fungsi teknis dari
produk)
d) embodiment in a utilitarian article (diterapkan pada barang
yang memiliki kegunaan)

28

SUBYEK & OBYEK PERLINDUNGAN DESAIN INDUSTRI


Desain Industri
Contoh 1: Termasuk Karya Desain Industri
Sepeda Anak

a) Dapat dilihat - Ok
b) Penampilan khusus - Ok
c) Gabungan aspek teknis &
estetis - Ok
d) Diterapkan pada barang - Ok

29

SUBYEK & OBYEK PERLINDUNGAN DESAIN INDUSTRI


Desain Industri
Contoh 2: Bukan Karya Desain Industri
Gear

a) Dapat dilihat - Ok
b) Penampilan khusus - Ok
c) Gabungan aspek teknis &
estetis No *)
d) Diterapkan pada barang - Ok
*) Hanya aspek teknis (engineering design)

30

SUBYEK & OBYEK PERLINDUNGAN DESAIN INDUSTRI


Desain Industri
Contoh 3: Termasuk Karya Desain Industri
Jam Meja

a) Dapat dilihat - OK
b) Penampilan khusus - OK
c) Gabungan aspek teknis &
estetis OK
d) Diterapkan pada barang - OK

31

SUBYEK & OBYEK PERLINDUNGAN DESAIN INDUSTRI


Desain Industri
Contoh 4: Bukan Karya Desain Industri
Gambar

a) Dapat dilihat - Ok
b) Penampilan khusus - Ok
c) Gabungan aspek teknis &
estetis No *)
d) Diterapkan pada barang - No
*) Hanya aspek estetis (pure artistic)

32

SUBYEK & OBYEK PERLINDUNGAN DESAIN INDUSTRI


Desain Industri
Contoh 5: Termasuk Karya Desain Industri
Kaos

a) Dapat dilihat - Ok
b) Penampilan khusus - OK
c) Gabungan aspek teknis &
estetis - OK
d) Diterapkan pada barang - OK

33

SUBYEK & OBYEK PERLINDUNGAN DESAIN INDUSTRI


Perbedaan Desain Industri Dengan Paten, Merek, dan Hak Cipta
MEREK
acersebagai

simbol dagang
barang
DESAIN
INDUSTRI Desain
yang tampak/
penampilan luar
Pocket PC

Produk Pocket
PC

HAK CIPTA
Program
Komputer yang
dipakai pada
Pocket PC

PATEN Invensi
teknologi berupa
alat/komputer dalam
ukuran kecil yang
dapat dimasukkan ke
dalam saku

34

SUBYEK & OBYEK PERLINDUNGAN DESAIN INDUSTRI


Kreasi Desain Industri

Kreasi yang diterapkan pada suatu produk yang dapat berwujud


dua dimensi dan/atau tiga dimensi.
The appearance of a product may result from effects applied to the
surface of the product (twodimensional features), from the shape
of the product (threedimensional features), or - as is most usual from a combination of both types of features. *)
*) Standing Committee On The Law Of Trademarks, Industrial Designs And Geographical Indications,
Geneva 9th Session, November 11 15, 2002, Industrial Design And Their Relation With Works Of
Applied Arts And Three-Dimensional Marks,

35

KREASI 3 DIMENSI: BENTUK


Kreasi wujud/geometri 3 dimensi atau outline
dari bentuk produk

BENTUK PADA
DESAIN PRODUK
KALENG

BENTUK PADA
DESAIN PRODUK
KOTAK KEMASAN

36

KREASI 3 DIMENSI: KONFIGURASI


Kreasi susunan bentuk (terdiri lebih dari 1 bentuk)

Contoh:

B2

B3

B2
B1

B1
B2

B3
B1

MIS:
KONFIGURASI
PRODUK KALENG

B2

B3

B1

B3
Konfigurasi keduanya berbeda,
walaupun pembentuknya
adalah bentuk-bentuk yang
sama (B1, B2, B3) yang pada
akhirnya secara keseluruhan
kreasi desainnya (bentuk &
konfigurasi) menjadi berbeda

37

KREASI 2 DIMENSI: KOMPOSISI GARIS


Kreasi 2 dimensi berupa komposisi garis yang diterapkan pada produk

Contoh:
Gambar
G-1

Gambar
MIS: PRODUK
KALENG

G-2

Komposisi garisnya berupa


gambar G-1 dan G-2

Sapu tangan dengan motif/gambar

38

KREASI 2 DIMENSI: KOMPOSISI WARNA


Kreasi 2 dimensi berupa komposisi warna yang diterapkan pada produk

Contoh:
Warna W-1:
kuning

PRODUK A

PRODUK B

Warna W-2:
hijau
Warna W-3:
merah
MIS: PRODUK
KALENG
Komposisi warnanya terdiri
dari warna W-1 (kuning), W2 (hijau), dan W-3 (merah)

Desain kaleng Produk A dan Produk


memiliki komposisi warna berbeda,
walaupun mempunyai 3 warna yang
sama (W1-kuning,W2-hijau, W3- merah)

39

GABUNGAN BEBERAPA KREASI 3D & 2D


BENTUK &
KONFIGURASI

3D

KOMPOSISI
GARIS &
WARNA

2D

BENTUK,
KONFIGURASI,
& KOMPOSISI
GARIS

BENTUK,
KONFIGURASI,
KOMPOSISI
GARIS DAN
WARNA

2D+3D

40

CONTOH-CONTOH KREASI DESAIN INDUSTRI


Produk 3D

Produk Gabungan
2D & 3D

Bentuk & Konfigurasi Kursi


Bentuk, Konfigurasi
dan Komposisi garis/
warna pada mobil
mainan

Produk 2D

Komposisi garis & warna


berupa pola pada kertas

Komposisi garis berupa pola


pada kain

41

CONTOH-CONTOH PRODUK
DESAIN INDUSTRI
Mobil

Motor

Televisi

42

CONTOH-CONTOH PRODUK
DESAIN INDUSTRI
Set Article

Handphone

43

CONTOH-CONTOH PRODUK
DESAIN INDUSTRI
Pakaian

Bentuk: Model dari pakaian secara


keseluruhan
Konfigurasi: ornamen 3 dimensi yang
melekat pada pakaian
Komposisi garis: ornamen 2 dimensi seperti:
pola, gambar tanpa warna
Komposisi warna: pola warna yang
diterapkan pada pakaian (lebih dari satu
warna)
Sumber: Publikasi WIPO

44

CONTOH-CONTOH PRODUK
DESAIN INDUSTRI
Bagian dari Pakaian

Sepatu

Sumber: Publikasi WIPO

45

CONTOH-CONTOH PRODUK
DESAIN INDUSTRI
Pakaian Dalam

Kain/ Bahan

Sumber: Publikasi WIPO

46

PENERAPAN KREASI
DESAIN INDUSTRI PADA PRODUK
Bentuk Produk

PRODUK PITCHER
Kegunaan untuk wadah dan penyajian
air minum

Bentuk Produk terdiri


dari badan dan
gagang

BENTUK
PITCHER

Konfigurasi
BENTUK &
KONFIGURASI
PITCHER
Relief
Penambahan
komposisi garis

BENTUK,
KONFIGURASI &
KOMPOSISI
GARIS PITCHER

Gambar Bunga
Penambahan
komposisi warna

BENTUK,
KONFIGURASI,
KOMPOSISI
GARIS &
KOMPOSISI
WARNA
PITCHER

47

SUBYEK & OBYEK PERLINDUNGAN DESAIN INDUSTRI


Produk dalam Desain Industri

Kreasi DI + Produk = Obyek Perlindungan Hak DI


Produk adalah berbagai barang hasil industri
atau kerajinan tangan, termasuk bagian-bagian
yang ditujukan untuk dipasang pada suatu
produk kompleks...
Produk kompleks adalah produk yang disusun
dari berbagai komponen yang dapat diganti dan
memungkinkan dibongkar-pasang terhadap
produk.
Sumber: Article 3 (b) & (c) of Council Regulation (EC) No
6/2002 of 12 December 2001 on Community designs; Official
Journal L 003 , 05/01/2002.

Produk
Kompleks

(komponen 1
grill)
(komponen 2
Lampu Depan)
A00200402656 (komponen 3 - Lampu
Belakang)

48

SUBYEK & OBYEK PERLINDUNGAN DESAIN INDUSTRI


Produk dalam Desain Industri
Klasifikasi Produk Desain Industri

Klasifikasi produk desain industri secara internasional


Locarno Classification (International Design
Classification/IDC)
Terdiri dari 32 kelas. Sebagai contoh produk kursi termasuk
dalam kelas 06-01, produk botol termasuk dalam kelas 09-01,
dan produk sepatu termasuk kelas 02-04.
Indonesia belum menjadi anggota Locarno Agreement,
namun menggunakan klasifikasi Locarno. (penjelasan Ps. 13
UU No. 31/2000)

A00200402656 (komponen 3 - Lampu


Belakang)

49

SUBYEK & OBYEK PERLINDUNGAN DESAIN INDUSTRI


Kebaruan Desain Industri

Secara umum, Ps. 25 (1) TRIPs menyatakan DI baru apabila:


tidak sama secara signifikan dengan desain yang telah ada
sebelumnya, atau
bukan kombinasi dari desain yang sudah dikenal sebelum tanggal
penerimaan.
Menurut Ps. 2 (2) UU No. 31/2000:
Desain Industri dianggap baru apabila tidak sama dengan
pengungkapan sebelumnya (sebelum tanggal penerimaan)

A00200402656 (komponen 3 - Lampu


Belakang)

50

SUBYEK & OBYEK PERLINDUNGAN DESAIN INDUSTRI


Kebaruan Desain Industri
D

Diagram Skala Perbandingan Dua Desain Industri

B
C

A
1

A= Tidak sama (skala <7)


B= Mirip (skala 7-9)
C= Identik dengan perbedaan detil imateril (skala antara 9-10)
D= Identik/sama persis (skala 10)

VS

A.Tidak Sama (skala <7)

VS

C. Identik dengan perbedaan detil imateril (skala antara 9-10)

10

VS

B.Mirip (skala 7-9)

VS

D. Identik/sama persis (skala 10)

A00200402656 (komponen 3 - Lampu


Belakang)

51

Pakaian Dalam

52

Pakaian Dalam

53

Pakaian Dalam

54

Pakaian Dalam

55

Pakaian Dalam

56

Pakaian Dalam

57

SUBYEK & OBYEK PERLINDUNGAN DESAIN INDUSTRI


Kebaruan Desain Industri

3 penyebab tidak barunya suatu Desain Industri:


1. Telah diketahui umum sebelum tanggal penerimaan (publicly
known design), yang artinya telah diketahui masyarakat
sebelum tanggal penerimaan permohonan.
2.Telah diajukan pendaftarannya terlebih dahulu oleh pihak lain
(asas first to file)
3.Masa perlindungan Desain Industrinya telah habis (public
domain design).

A00200402656 (komponen 3 - Lampu


Belakang)

58

SUBYEK & OBYEK PERLINDUNGAN DESAIN INDUSTRI


Kebaruan Desain Industri

Dalam pemeriksaan kebaruan desain industri biasanya dilakukan


dengan tahapan sebagai berikut:
1. Mencari kreasi-kreasi yang sudah umum (common points) dan
kreasi-kreasi yang berbeda (different points) dari kedua produk,
dimana desain industri tersebut diterapkan.
2. Menilai kreasi-kreasi yang sudah umum (common points) dan
kreasi-kreasi yang berbeda (different points) terhadap kedua
bentuk barang, terkait dengan desain yang diterapkan dari titik
pandang keseluruhan dan bagian dari bentuk/desain.
3. Memutuskan kesamaan antara kedua desain industri tersebut
mengacu pada kesan estetis yang dihasilkan oleh kedua produk
tersebut.

A00200402656 (komponen 3 - Lampu


Belakang)

59

SUBYEK & OBYEK PERLINDUNGAN DESAIN INDUSTRI

Permohonan
1 Februari
2002

Pembanding
Pembanding
1
2
12 Februari
1 Januari
2001
2001
1. Mencari common points & different
points

1. Bentuk dasar dari


kaos kaki

2. Keberadaan dan perletakan


pola (satu pola binatang pada
bagian atas)

3. Detail dari ornamen (bentuk


kelim/ pelipit

1. Bentuk dari pola


(burung atau
beruang)

2. Menilai
A. Yang dianggap tidak baru:
1) Bentuk kaos kaki lazim dalam bentuk
dasar kaos kaki
2) Penempatan ornamen pola binatang lazim
dalam perletakan ornamen pada kaos kaki
3) kelim/ pelipit pada bagian atas dan bawah
kaos kaki lazim dalam kreasi desain kaos
kaki
B. Yang dianggap baru:
1)Kreasi ornamen pola binatang beruang

3. Memutuskan
Kreasi Desain Industri yang
dapat diberikan perlindungan
hanya sebagian konfigurasi
(digambar dengan garis utuh),
yaitu pada kreasi ornamen
berupa pola binatang beruang.
Kreasi Desain Industri lainnya
pada produk tidak dapat
diberikan perlindungan, karena
sudah tidak baru (digambar
dengan garis putus-putus)

A00200402656 (komponen 3 - Lampu


Belakang)

60

CONTOH DESAIN INDUSTRI YANG BARU


A. Produk sama: Armatur
Lampu

BARU
Prior Arts/ Pengungkapan
Sebelumnya

B. Produk sama: Kursi

Desain Industri yang


dimohonkan

C. Produk berbeda:
penutup velg

BARU

BARU
Prior Arts/
Pengungkapan
Sebelumnya

Desain Industri
yang
dimohonkan

jam dinding

Prior Arts/
Pengungkapan
Sebelumnya

Desain Industri
yang
dimohonkan

61

CONTOH DESAIN INDUSTRI TIDAK BARU


Produk sama: Stop Kontak

vs.
TIDAK BARU
Prior Arts/ Pengungkapan Sebelumnya

Contoh: Stop Kontak A dan


Stop Kontak B memiliki
desain casing yang sama
dengan komposisi lubang
steker yang berbeda
dinyatakan tetap memiliki
kesamaan, karena komposisi
lubang steker hanya sematamata tujuan teknis atau
fungsi

Desain Industri yang dimohonkan

Produk sama: Keranjang

Contoh: Keranjang Belanja


A memiliki kesamaan
dengan Keranjang Belanja
B, walaupun memiliki
perbedaan warna.

vs.
TIDAK BARU
Prior Arts/ Pengungkapan Sebelumnya

Desain Industri yang dimohonkan

62

SUKSES DENGAN DESAIN


INDUSTRI

Model th 2000-an
Kijang Innova

Model th 1990-an
Kijang Kapsul

Model th 1980-an
Kijang Super

MOBIL TOYOTA KIJANG


Model th 1970-an
Kijang Kotak

63

PRODUK KESELURUHAN & KOMPONENNYA TERKAIT KEBARUAN

Didaftarkan bersamaan dengan tanggal penerimaan yang sama


Lampu Mobil

Mobil

BARU
Tanggal Penerimaan: 1 Maret 2007

Tanggal Penerimaan: 1 Maret 2007

Didaftarkan komponen terlebih dahulu sebelum produk keseluruhannya


Lampu Mobil

Mobil

BARU
Tanggal Penerimaan: 1 Maret 2007

Tanggal Penerimaan: 1 April 2007

64

64

PRODUK KESELURUHAN & KOMPONENNYA TERKAIT KEBARUAN

Hindari pendaftaran produk keseluruhan terlebih dahulu, karena


akan menghilangkan kebaruan desain industri komponennya

Mobil

Lampu Mobil

TIDAK BARU
Tanggal Penerimaan: 1 Maret 2007

Tanggal Penerimaan: 1 April 2007

65

65

SUBYEK & OBYEK PERLINDUNGAN DESAIN INDUSTRI


Kebaruan Desain Industri
Subyek Yang Mempertimbangkan Kebaruan

Pada dasarnya subyek yang mempertimbangkan


kebaruan informed user (pengguna yang mengerti
desain), dimana ia sebagai:
orang yang mengerti desain (design expert), dan juga
pengguna akhir (final consumer) dari produk yang
sedangkan diperbandingkan.
Dalam proses pendaftaran, Pemeriksa dianggap sbg
informed user
A00200402656 (komponen 3 - Lampu
Belakang)

66

SUBYEK & OBYEK PERLINDUNGAN DESAIN INDUSTRI


Keterkaitan Hak Desain Industri dengan HKI Lainnya
Contoh Keterkaitan Desain Industri dengan Hak Cipta
HAK CIPTA

Seni Lukis Motif

HAK DESAIN INDUSTRI

Tas

Kain

Penjelasan gambar: Seni lukis motif dilindungi melalui Hak Cipta. Apabila diterapkan dalam
suatu produk misalnya kain atau tas, maka perlindungan keseluruhan produk digabung dengan
ornamen motif merupakan obyek perlindungan hak Desain Industri. Apabila motif yang
diterapkan pada produk tersebut adalah Hak Cipta milik pihak lain, maka untuk melaksanakan
hak Desain Industri tersebut harus seizin dari pemilik Hak Cipta atas motif tersebut.

A00200402656 (komponen 3 - Lampu


Belakang)

67

SUBYEK & OBYEK PERLINDUNGAN DESAIN INDUSTRI


Keterkaitan Hak Desain Industri dengan HKI Lainnya
Contoh Keterkaitan Desain Industri dengan Paten
PATEN

Teknologi Kamera

HAK DESAIN INDUSTRI

Penampilan Kamera

Penjelasan gambar: Teknologi kamera dilindungi melalui Hak Paten. Apabila


teknologi kamera yang diterapkan pada produk tersebut adalah Hak Paten
milik pihak lain, maka untuk melaksanakan hak Desain Industri tersebut harus
seizin dari pemilik Hak Paten atas teknologi kamera tersebut.
A00200402656 (komponen 3 - Lampu
Belakang)

68

SUBYEK & OBYEK PERLINDUNGAN DESAIN INDUSTRI


Keterkaitan Hak Desain Industri dengan HKI Lainnya
Contoh Keterkaitan Desain Industri dengan Merek
MEREK

Simbol Dagang

DESAIN
INDUSTRI

Produk Tas Koper

Penjelasan gambar: Merek Dagang Louis Vitton dilindungi melalui Hak Merek.
Apabila merek dagang Louis Vitton yang diterapkan pada produk tas koper
tersebut adalah Hak Merek milik pihak lain, maka untuk melaksanakan hak
Desain Industri tersebut harus seizin dari pemilik Hak Merek atas merek dagang
Louis Vitton tersebut.

69

DESAIN INDUSTRI YG MENDAPATKAN PERLINDUNGAN

Desain Industri yang memiliki kebaruan. [Ps.2 (1) UU


31/2000]
Kebaruan DI apabila pada tanggal penerimaan tidak
sama dengan pengungkapan sebelumnya. [Ps.2 (2) UU
31/2000]
Kebaruan DI berbeda secara signifikan atau bukan
kombinasi dari fitur-fitur Desain Industri yang sudah
diketahui sebelumnya. [Ps. 25 (1) TRIPs]
Dasar penilaian adalah kesan estetis. [Ps.1 Angka 1 UU
31/2000]
Menghindari intellegent imitation dan slavish imitation
confusion between product.
70

DESAIN INDUSTRI YG MENDAPATKAN PERLINDUNGAN


Spion
Bodi

Mobil Perusahaan
A
(Terdaftar 2002)

Stiker
Bodi

Mobil Perusahaan
B (Permohonan
2003)

Hasil akhir:
Perusahaan B desain mobilnya akan
ditolak karena tidak baru.
Jika Perusahaan B ingin mendapatkan
perlindungan, asesoris berupa spion dan
stiker masing-masing dapat didaftarkan
secara tersendiri sebagai satu DI.

Baru atau Tidak Baru?

71

DESAIN INDUSTRI YG TIDAK MENDAPATKAN PERLINDUNGAN


Bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang
berlaku, ketertiban umum, agama, atau kesusilaan. (Ps. 4 UU
31/2000)
Desain Industri yang kreasinya semata-mata fungsi atau teknis
(engineering design). (Tidak sesuai Ps. 1 UU 31/2000, Ps. 25 (1)
TRIPs)

(A)

(B)

(C)

Ruang Piston
Mesin A

Dari gambar, tentunya piston yang paling sesuai untuk dipakai pada
ruang piston mesin A adalah piston C. Seseorang tidak mungkin memilih
piston lain (A atau B), hanya karena ia senang dengan bentuk dan
konfigurasinya. Jika ia memilih piston A dan B, maka mesin A tidak akan
dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Oleh sebab itu desain piston
tersebut dapat dikategorikan masuk ke dalam desain yang semata-mata
fungsi atauengineering design.

72

SISTEM PERLINDUNGAN BERSIFAT KONSTITUTIF

Hak Desain Industri diperoleh melalui


Pendaftaran
Tanpa pendaftaran tidak ada
perlindungan
Perlindungan bersifat teritorial, hanya
berlaku di Indonesia

73

PROSEDUR PENDAFTARAN HAK DESAIN INDUSTRI


PENGAJUAN PERMOHONAN

3 bln +
1 bln

MEMENUHI PERSYARATAN MINIMUM:


Mengisi formulir pendaftaran
Membayar biaya pendaftaran
Gambar & Uraian Desain Industri

MENDAPATKAN TANGGAL PENERIMAAN

DIANGGAP DITARIK KEMBALI

Tidak dilengkapi/
tidak diperbaiki
Tidak lengkap/ada
kesalahan

PEMERIKSAAN ADMINSTRATIF
(Ps.10 s/d Ps.17 UU No.31/2000)
diperbaiki/dilengkapi

3 bln

PUBLIKASI PERMOHONAN
(3 bulan)

MELENGKAPI/
MEMPERBAIKI
PERMOHONAN

PEMERIKSAAN SUBSTANTIF
berdasarkan Oposisi
(Ps.26 UU No.31/2000)

Ada
Oposisi

6 bln

Tidak ada Oposisi


Baru & tidak
bertentangan dg
moralitas &
ketertiban umum

30 hari

DIDAFTAR

SERTIFIKAT

Tidak baru & /


bertentangan dg
moralitas & ketertiban
umum

DITOLAK
DAFTAR UMUM DI
74

74

SISTEM PERLINDUNGAN BERSIFAT KONSTITUTIF


Jenis Permohonan Desain Industri

1. Satu DI

2. Sebagian DI

3. Seperangkat Barang

75

Contoh Pendaftaran
DI Partial
Kipas Angin

No.1193550

No.1109325
No.1279363

No.1126510
No.1253996

76

76

CONTOH PENDAFTARAN DESAIN PRODUK


KESELURUHAN DAN KOMPONENNYA

A00200402654 (komponen 1 grill)

A00200402655 (komponen 2 Lampu Depan)


A00200402653 (Produk Utuh)

Kesemua desain didaftar


pada tanggal yang sama
(tanggal penerimaannya
sama)

A00200402656 (komponen 3 - Lampu Belakang)

77

77

1. LEMBAR GAMBAR & URAIAN DESAIN INDUSTRI


(YANG DIMINTAKAN PERLINDUNGAN KESELURUHAN BAGIAN)
JUDUL DESAIN INDUSTRI

Kursi Santai
KETERANGAN GAMBAR & PENJELASAN
DESAIN
Gb.1 Perspektif Kursi santai yang
memperlihatkan bentuk dan konfigurasi dari
desain kursi tersebut.
Gb.2 Tampak Muka Kursi Santai.

GB.1

Gb.3 Tampak Samping Kanan Kursi Santai


(Tampak Samping Kiri Pencerminannya.
Kegunaannya sebagai tempat duduk untuk
santai
KLAIM
GB.2

GB.3

Bentuk dan konfigurasi

78

2. LEMBAR GAMBAR & URAIAN DESAIN INDUSTRI


(YANG DIMINTAKAN PERLINDUNGAN TIDAK KESELURUHAN BAGIAN)
JUDUL DESAIN INDUSTRI
Pegangan pada Badan Perahu
KETERANGAN GAMBAR & PENJELASAN
DESAIN
Gb.1 Perspektif Perahu, yang memperlihatkan
bentuk dan konfigurasi pegangan pada badan
perahu yang diperlihatkan dengan garis utuh.
Sedangkan garis putus-putus tidak termasuk
yang dimintakan perlindungan.
Gb.2 Tampak Atas, garis putus-putus tidak
termasuk yang dimintakan perlindungan.

GB.1

Gb.3 Detail Profil Pegangan pada badan perahu


tersebut
Kegunaannya sebagai bagian perahu yang
merupakan pegangan pada samping badan
perahu
GB.2

GB.3

KLAIM
Bentuk dan konfigurasi

79

3. LEMBAR GAMBAR & URAIAN DESAIN INDUSTRI


(PRODUK MEMPUNYAI VARIASI BENTUK & KONFIGURASI)
JUDUL DESAIN INDUSTRI
Mainan Robot
KETERANGAN GAMBAR & PENJELASAN
DESAIN
Gb.1 Tampak Muka
Gb.2 Tampak Belakang
GB.1

GB.2

GB.3

Gb.3 Tampak Samping Kanan (Samping Kiri


Pencerminannya)
Gb.4 Tampak Atas
Gb.5 Tampak Bawah

GB.4

GB.5

Gb. 6 Gambar Variasi perubahan Bentuk dan


Konfigurasi dari Mainan berbentuk robot
menjadi mobil
Kegunaannya sebagai mainan untuk anak-anak

GB.6

KLAIM
Bentuk dan konfigurasi

80

4. LEMBAR GAMBAR & URAIAN DESAIN INDUSTRI


(PRODUK MEMPUNYAI PANJANG YANG TAK TERDEFINISIKAN)
JUDUL DESAIN INDUSTRI
Sealing Penyambung Panel
KETERANGAN GAMBAR & PENJELASAN
DESAIN
Gb.1 Tampak Samping Kiri
Gb.2 Tampak Depan
GB.1

GB.2

GB.3

Gb.3 Tampak Samping Kanan


Gb.4 Tampak Atas
Gb.5 Gambar referensi dalam penggunaan
Gb. 6 Tampak Bawah
Panjang bahan produk tidak terdefinisikan

GB.4

GB.5

GB.6

Kegunaannya sebagai bahan sealing untuk


menyambung panel

KLAIM
Bentuk dan konfigurasi

81

5. LEMBAR GAMBAR & URAIAN DESAIN INDUSTRI


(PRODUK BILA ADA PROFIL KHUSUS DENGAN GAMBAR POTONGAN)
JUDUL DESAIN INDUSTRI
Bemper Mobil
KETERANGAN GAMBAR & PENJELASAN
DESAIN
Gb.1 Tampak Depan

GB.1

Gb.2 Tampak Belakang


GB.2

Gb.3 Tampak Atas


Gb.4 Potongan A-A
Gb.5 Potongan B-B

GB.3

Gb.6 Potongan C-C


Gb.7 Potongan D-D
Kegunaannya sebagai Bumper pada mobil

GB.4

GB.5

GB.6

KLAIM
Bentuk dan konfigurasi
GB.7

82

6. LEMBAR FOTO & URAIAN DESAIN INDUSTRI


(PRODUK YANG DIREPRESENTASIKAN DENGAN FOTO)
JUDUL DESAIN INDUSTRI
Kursi
KETERANGAN GAMBAR & PENJELASAN
DESAIN
Gb.1 Tampak Depan
Gb.2 Tampak Belakang
Gb.3 Tampak Samping Kiri (Samping Kanan
Pencerminannya)

GB.1

Kegunaannya sebagai Tempat untuk Duduk


KLAIM
Bentuk dan konfigurasi

GB.2

GB.3

83

7. LEMBAR FOTO & URAIAN DESAIN INDUSTRI


(PRODUK BERUPA SET ARTICLE)

JUDUL DESAIN INDUSTRI


Set Sofa
KETERANGAN GAMBAR &
PENJELASAN DESAIN
GB.1 Perspektif keseluruhan bentuk dan
konfigurasi dari produk yang terdiri dari single
sofa,rilex sofa, double sofa, dan triple sofa
Kegunaannya sebagai Tempat untuk Duduk

GB.1

KREASI DESAIN INDUSTRI YANG


DILINDUNGI
Bentuk dan konfigurasi

84

SISTEM PERLINDUNGAN BERSIFAT KONSTITUTIF


Waktu Yang Tepat Mendaftarkan Desain Industri

Mengingat kita menganut sistem kebaruan, maka pendaftaran hak


desain industri harus dilakukan sebelum dipasarkan.
Jika dipublikasikan atau digunakan sebelum diajukan pendaftaran,
maka permohonan desain industri tersebut akan ditolak karena tidak
baru, kecuali publikasi pada pameran resmi atau digunakan untuk
kepentingan penelitian atau pendidikan paling lama 6 bulan sebelum
tanggal penerimaan permohonan (Ps.3 UU 31/2000)

Proses Produksi

Pemasaran

Pengajuan Pendaftaran
Desain Industri

85

SISTEM PERLINDUNGAN BERSIFAT KONSTITUTIF


Hilangnya Hak Desain Industri

Dicabut oleh pemegang hak sendiri. (Ps. 37 UU 31/2000)


Diajukan pembatalan oleh pihak lain yang berkepentingan.
(Ps. 38 UU 31/2000)
Telah habis masa perlindungannya.
(Ps. 5 (1) UU 31/2000)

86

PEMBATALAN HAK DESAIN INDUSTRI

1. Diajukan ke Pengadilan Niaga jika keberatan dengan putusan


Pengadilan Niaga langsung diajukan kasasi ke MA.
2. Alasan pembatalan Ps. 2 (kebaruan) dan Ps.4 (Moralitas)
3. Putusan Pengadilan Niaga 90 hari sejak gugatan didaftarkan
dan dapat diperpanjang 30 hari, sedangkan Putusan MA 90
hari sejak permohonan kasasi diterima.

(Ps. 38 s.d. 42 UU No. 31/2000 tentang Desain Industri)


87

87

LINGKUP & PENGGUNAAN HAK DI


Lingkup Hak DI

Hak eksklusif untuk melaksanakan Hak Desain Industri


yang dimilikinya dan untuk melarang orang lain yang tanpa
persetujuannya membuat, memakai, menjual, mengimpor,
mengekspor, dan/atau mengedarkan barang yang diberi
Hak Desain Industri. (Ps. 9 (1) UU 31/2000)

88

LINGKUP & PENGGUNAAN HAK DI


Penggunaan Hak DI

89

LINGKUP & PENGGUNAAN HAK DI


Penggunaan Hak DI
Desain Industri
Terdaftar

Produk di
Pasaran

Penggunaan Hak

90

LINGKUP & PENGGUNAAN HAK DI


Lisensi dan Pengalihan Hak Desain Industri

Memanfaatkan hak ekonomi dari Desain Industri


miliknya dilaksanakan sendiri atau dilisensikan dan
dialihkan haknya kepada pihak lain dengan imbalan
tertentu.
Hak Desain Industri dapat beralih atau dialihkan
dengan pewarisan, hibah, wasiat, perjanjian tertulis,
atau sebab-sebab lain yang dibenarkan oleh
peraturan perundang-undangan.

91

PENYELESAIAN SENGKETA

1.Gugatan ganti rugi ke Pengadilan Niaga,


2.Arbitrase, atau
3.Alternatif penyelesaian sengketa (negosiasi,
mediasi, konsiliasi, dan cara lain yang
dibenarkan UU)

(Ps. 46 s.d. 47 UU No. 31/2000 tentang Desain Industri)


92

92

KETENTUAN PIDANA TERHADAP


PELANGGARAN HAK DESAIN INDUSTRI
Barang siapa dengan sengaja dan tanpa hak melakukan salah
satu perbuatan hak dari pemegang hak (membuat, memakai,
menjual, mengimpor, mengekspor dan/atau mengedarkan
barang yang didalamnya terdapat hak Desain Industri)
diancam hukuman:

Penjara paling lama 4 (empat) tahun


dan/atau
Denda paling banyak Rp. 300.000.000,-

93

93

Terima Kasih
DIREKTORAT JENDERAL HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL
Jl. Daan Mogot Km. 24 Tangerang 15119
Telp. : (021) 5524993
Website : http://www.dgip.go.id

Copyright 05-2009 HC, DI, DTLST, & RD

94

94