Anda di halaman 1dari 15

Pokok Bahasan

Hukum Biot-Savart

KELOMPOK 8
Rosihan G1D010
Syahril Hidayat G1D013042
Ade Syaputra G1D013018

HUKUM BIOT-SAVART
Tahun 1920an Jean-Baptiste Biot dan
Felix Savart melakukan eksperimen untuk
menentukan gaya yang bekerja pada kompas oleh
suatu kawat berarus.

Hasilnya adalah sebagi berikut

Hasil percobaan
Jean-Baptiste Biot & Felix Savart
dB adalah medan magnetik yang diproduksi oleh
potongan kecil kawat
ds adalah vektor panjang dari potongan kecil kawat yang
searah dengan arah arus
r adalah vektor posisi dari potongan kawat ke titik dimana
medan magnetik ingin diukur
I adalah arus dalam kawat
adalah sudut antara ds & r

Hasil Percobaan Biot & Savart

dB tegak lurus ds
dB tegak lurus r
|dB| berbanding terbalik |r|2
|dB| sebanding dengan arus I
|dB| sebanding dengan |ds|
|dB| sebanding dengan sin

Hukum Biot Savart


Semua hasil di atas dapat disimpulkan dalam suatu hukum yang
dikenal sebagai Hukum Biot-Savart

Masukkan konstanta :

dimana 0 adalah permeabilitas ruang hampa

Menghitung medan magnetik dengan Hukum Biot-Savart

Kita dapat menggunakan hukum Biot-Savart untuk


menghitung medan magnetik oleh suatu kawat berarus
B = dB1+dB2++dBi atau B =dB

Medan magnetik dari suatu kawat lurus

Gaya magnetik dari suatu loop arus melingkar


Tinjau suatu loop kawat melingkar dengan jarijari R yang terletak pada
bidang-yz dan membawa arus I, seperti pada gambar. Tentukan medan
magnetik di titik aksial P yang terletak pada jarak x dari titik pusat cincin

Gaya magnetik dari suatu loop arus melingkar

Contoh medan magnetik yang lain


Pusat loop kawat dengan jari-jari R

Pusat lilitan kawat berjari-jari R dengan N lilitan

Pada suatu jarak a dari kawat lurus panjang

Gaya magnetik antara dua kawat sejajar

THE END