Anda di halaman 1dari 12

KANKER OVARIUM

Kanker Ovarium
Ovarium (Indung Telur) adalah dua organ

kecil - yang masing-masing terdapat di sisi


rahim. Sel telur wanita berasal dari ovarium.
Ovarium memproduksi hormon estrogen dan
progesteron.
Kanker ovarium adalah jenis kanker yang
dimulai di ovarium.
Kanker ovarium sering tidak terdeteksi
sampai telah menyebar di dalam panggul
dan perut.
Kanker ovarium adalah penyebab paling
umum kematian kanker dari tumor ginekologi
di Amerika Serikat.

PATOFISIOLOGI
Kanker ovarium sering dihubungkan dengan wanita

dengan
angka
melahirkan
yang
rendah
dan
infertile/tidak subur. Hal ini berkaitan dengan proses
ovulasi dalam ovarium. Pada lapisan korteks, gamet
mengalami perkembangan untuk menjadi matang dan
siap dilepaskan ke rahim dalam hal ini terjadi setiap
bulannya.
Teorinya, perubahan epitel korteks secara terus
menerus untuk mematangkan gamet dapat memicu
terjadinya mutasi spontan yang pada akhirnya
menimbulkan kanker pada ovarium. Pada wanita yang
hamil proses ini terhenti untuk 9 bulan sehingga
resiko kanker semakin turun.

Menopa
use
yang
terlalu
lambat

Melahirk
an
pertama
usia >35
tahun

Menstru
asi
terlalu
awal

Faktor
genetik
(Gen
BRCA 1
2)

FAKTO
R
RESIK
O

Tidak
pernah
melahirk
an

Riwayat
kanker
payudar
a

Sindrom
Lynch II

Tempat metastasis adalah sebagai berikut;


peritoneum (85%),
pelvis dan nodus limfe aorta (80%),
omentum (70%),
ovarium kontralateral (70%),
nodus limfe mediastinum atau supraklavikula (50%),
hati (35%),
pleura (33%),
paru (25%),
uterus (20%),
vagina (15%),
tulang (15%),
limpa (5-10%),
ginjal (5-10%),
adrenal (5-10%),
kulit (5-10%),
vulva (1%)
dan otak (1%).

GEJALA KANKER OVARIUM


Kanker ovarium pada stadium

dini tidak memberikan


keluhan.
Keluhan yang timbul
berhubungan dengan
peningkatan massa tumor,
penyebaran tumor pada
permukaan serosa dari kolon
dan asites.
Gejala lain yang sering timbul
adalah mudah lelah, perut
membuncit, sering kencing
dan nafas pendek akibat efusi
pleura dan asites yang masif.

Keganasan ovarium diketahui


setelah stadium+ Perubahan
lanjut.menstruasi.
Gejala
dan tanda keganasannya
:
+ Rasa sakit atau yaitu
sensasi
nyeri saat bersenggama
(dyspareunia).
+ Gangguan pencernaan yang
menetap, seperti: kembung,
mual.
+ Obstruksi pada vesica
urinaria (poliuria sampai
dengan anuria) atau rektum
(obstipasi dan konstipasi).
+ Massa tumor di pelvis. Tumor
memiliki bagian padat, ireguler
dan terfiksir ke dinding panggul,
bila tanda-tanda tersebut ada
maka keganasan perlu dicurigai.
+ Tumor cepat membesar
+ Berbenjol-benjol
+ Terdapat asites
+ Tubuh bagian atas kering,
sedangkan bagian bawah terjadi

Diagnosis didasarkan atas 3 tanda dan gejala


yang biasanya muncul dalam perjalanan
penyakitnya yang sudah agak lanjut.

Gejala
hormonal
yang dihubungkan
bermanifestasi
Gejala
desakan
yang
Gejala
diseminasi/penyebaran
yang
sebagai
defeminisasi,
maskulinisasi
atau
diakibatkan
oleh implantasi
peritoneal
dengan
pertumbuhan
primer
dan
hiperesterogenisme;
intensitas
gejala ini
dan
bermanifestasi
adanya
ascites.
infiltrasi
ke jaringan
sekitar.
sangat bervariasi dengan tipe histologik
tumor dan usia penderita.

Pemeriksaan penunjang
USG Ginekologi
Laboratorium darah
CT-Scan (Computed Tomography Scanning)

dan MRI (Magnetic Resonance Imaging).


Laparoskopi
Parasentesis cairan asites
Tumor marker

TATALAKSANA
Operasi
Radiasi
Kemoterapi
Untuk memastikan

keberhasilan penanganan
dengan radioterapi atau
kemoterapi, lazim
dilakukan lapatotomi
kedua (second-look
laparotomi), bahkan
kadang sampai ketiga
(third-look laparotomi).

Komplikasi

Obstruksi usus merupakan komplikasi yang sering terjadi pada kasus


tingkatan lanjut yang dikelola dengan melakukan reseksi usus sekali
atau beberapa kali untuk membuat by pass bila kondisi penderita
mengizinkan.
Prognosis 1,2,10-12
Angka kelangsungan hidup 5 tahun (Five years survival rate)
penderita kanker ovarium stadium lanjut hanya kira-kira 20-30%.
Prognosis dari tumor ovarium tergantung dari beberapa hal antara
lain :
Stadium
Jenis histologis
Derajat diferensiasi tumor
Residu tumor
Free disease interval

TERIMA KASIH