Anda di halaman 1dari 33

FORMULASI DAN

TEKNOLOGI SEDIAAN
STERIL

Kelompok 5 3FA2

Dini Dwi D.
(21121242)
Faizal Raka A. (21121059)
Hendrik A.
(21121062)
Ira Eka U. (21121064)
Lunatul F. A.
(21121067)
Nur Anita R. (21121075)
Rano Hermawan (21121078)
Vita Suci J.
(21121088)

Steril
Bebas dari
mikroorganisme baik
bentuk vegetatif, nonvegetatif (spora), patogen
ataupun non-patogen.

Tujuan dibuat steril?


Berhubungan langsung dengan darah
Menghindari infeksi sekunder

Sediaan steril
sediaan parenteral dalam volum besar
sediaan parenteral dalam volum kecil
sediaan mata/optalmik

Sterilisasi
Sterilisasi adalah proses
untuk mendapatkan kondisi
steril.
Macam-macam sterilisasi :
1. Secara fisika
a. Pemanasan (Kering, Basah, Langsung)
b. Penyinaran
c. Penyaringan
2. Secara Kimia

Cara Sterilisasi
Menurut FI ed IV
1.
Sterilisasi uap
2.
Sterilisasi panas kering
3.
Sterilisasi gas
4.
Sterilisasi dengan radiasi ion
5.
Sterilisasi dengan penyaringan
6.
Sterilisasi dengan cara aseptic

Cara Sterilisasi
Sterilisasi Uap
AUTOCLAVE

Cara Sterilisasi
Sterilisasi Panas Kering
OVEN

Cara Sterilisasi
Sterilisasi Panas Kering
OVEN

Cara Sterilisasi
Sterilisasi Gas

Cara Sterilisasi
Sterilisasi Radiasi Ion
Radioisotop Cobalt-60 atau Cesium-137
Electron beam

Cara Sterilisasi
Sterilisasi Filtrasi

Pemilihan Cara Sterilisasi


1. STABILITAS (sifat fisika kimia)
2. EFEKTIVITAS (hasil maksimal)
3. WAKTU (bentuk zat, sifat zat, jenis zat)

Klasifikasi ruangan steril


menurut CPOB

Tabel jumlah partikel

Gambar denah ruang teril

Pakaian steril

Syarat-syarat sediaan steril


Steril
Isotonis
Isohidris
Bebas pirogen
Kejernihan
Stabil baik secara fisika, kimia, maupun mikrobiologi

Syarat-syarat sediaan steril


Aman (tidak toksik)
Tidak terjadi reaksi antar bahan dalam
formula

Penggunaan wadah yang sesuai


Sesuai antara bahan obat yang ada dalam
wadah dengan etiket

Tonisitas
Tekanan
Osmosis

Sifat
Larutan

Hipotonis
Isotonis
Hipertonis

SEDIAAN
PARENTERAL

Larutan atau suspensi

injeksi hipodermis

SEDIAAN
PARENTERAL

HARUS STERIL ?
Masuk ke sirkulasi ke dalam cairan tubuh

Sediaan Parenteral Volume


Besar
Berupa larutan,
Intravena tetes demi tetes
Contoh
- Infus dextrosa :
nutrisi dasar
- Infus ringer

Sediaan Parenteral Volume


Kecil
Single dose atau multiple dose

Cara Pemberian

Sediaan Mata/Optalmik
Tetes mata :
meneteskan obat pada
selaput lendir mata
disekitar kelopak atau
bola mata

CONTOH
Visine, Cendo, Insto
Braito

Xitrol

SALEP MATA
Salep steril untuk pengobatan mata
menggunakan dasar salep yang cocok.

obat dapat mempertahankan kontak


dengan mata dan jaringan disekelilingnya
tanpa tercuci oleh cairan air mata.

Contoh Salep Mata


GENTAMICIN, TERRA-CORTRIL,
PIBAKSIN

Sediaan steril lainnya


Radiopharmaceutical

Radioaktif

Larutan
Irigasi

Topikal,
membersihkan luka
terbuka

Larutan Dialisis
Peritonial

Menghilangkan
senyawa toksik

Pertanyaan
1.
a.
b.
c.
d.
e.

Salah satu cara sterilisasi secara fisika


Pendinginan
Pemanasan
Pembekuan
Penguapan
Pengenceran