Anda di halaman 1dari 28

MODUL 1

Kelompok III

SKENARIO 1
Seorang laki-laki umur 50 tahun, mengunjungi
dokter oleh karena berat badan menurun
yang dialami sejak 3 bulan terakhir. Penderita
juga mengeluh akhir-akhir ini selalu merasa
lemas, lelah dan selalu mengantuk

PERTANYAAN
Anatomi dan
fisiologi
sistem
endokrin
Patomekanis
me setiap
gejala

penatala
ksanaan

Pertanya
an

Penyakit
yang
menyebabka
n penurunan
BB

DS

Langkah
diagnostik

DD

ANATOMI SISTEM ENDOKRIN

FISIOLOGI

Insulin hormone
Thyroid hormone

Ganggu
an
endokri
n

Maligna
nsi
BB
menur
un

Diabetes
melitus

Ganggu
an
endokri
n

tirotoxicos
is

Differensial diagnosa

Tirotoxico
sis

DM type 2

DD

Mekanisme berat badan menurun


- DM
Defek
Defek sekresi
sekresi insulin
insulin atau
atau resistensi
resistensi insulin
insulin

Ketidak
Ketidak mampuan
mampuan metabolisme
metabolisme glukosa
glukosa (sebagai
(sebagai sumber
sumber
energi
untuk
sel
dan
jaringan)
energi untuk sel dan jaringan)
Tubuh
Tubuh memecahkan
memecahkan cadangan
cadangan energi
energi dari
dari otot,
otot, hepar,
hepar,
dan
adiposa
dan adiposa
(( Glikogenolisis,
Glikogenolisis, lipolisis,
lipolisis, dan
dan proteolisis
proteolisis ))

Massa
Massa otot
otot berkurang
berkurang

Penurunan
Penurunan berat
berat badan
badan

- Tirotoxicosis
Peningkatan sekresi hormon tiroid
Peningkatan laju metabolisme (basal
metabolisme rate) dan aktivitas motorik
Merangsang peningkatan sintesis
struktur protein
Massa otot berkurang
Penurunan berat badan

DIABETES MELITUS

Definisi

Diabetes melitus merupakan suatu sindrom


dengan terganggunya metabolisme
karbohidrat, lemak dan protein yang
disebabkan oleh berkurangnya sekresi insulin
atau penurunan sensitivitas jaringan
terhadap insulin.

Klasifika
si

Etiologi

Diabetes type 1 disebabkan kurangnya


sekresi insulin
Diabetes type II disebabkan oleh penurunan
sensitivitas jaringan target terhadap efek
metabolik insulin.

Diabetes
Diabetes
Diabetes
Diabetes

melitus type 1 (IDDM)


melitus type II (NIDDM)
gestasional
type lain

Sumber : buku ajar fisiologi kedokteran Guyton dan


Hall edisi 11

-DM type I
= destruksi sel beta, umumnya menjurus ke defisiensi
insulin absolut
a. melalui proses immunologik
b. idiopatik
-DM type 2
= bervariasi mulai dari predominan resistensi insulin
disertai defisiensi insulin relative sampai yang
predominan gangguan sekresi insulin bersama
resistensi insulin.

Gejala DM

Normal, DM type I, DM type II

Diabetes mellitus
type 1
Diabetes mellitus
type 2

TIROTOKSIKOSIS

Definisi : istilah tirotoksikosis menandai


temuan klinis, fisiologik, dan biokimiawi yang
dihasilkan saat jaringan terpajan terhadap,
memberikan respon terhadap, hormon tiroid
yang berlebihan.
Tidak
berkaitan
dengan
hiperfungsi
thyroid

Berkaitan
dengan
hipefungsi
thyroid
Variasi
tirotoksiko
sis

Berkaitan
dengan
hiperfungsi
thyroid
Tidak
berkaitan
dengan
hiperfungsi
thyroid

Produksi TSH yang


berlebihan (jarang)
Stimulator thyroid
abnormal (peny. Graves,
tumor trofoblas)
Autonomi thyroid intrinsik
Kelainan penyimpanan
hormon (tiroiditis
subakut, tiroiditis kronik
dengan tirotoksikosis
sementara)
Sumber hormon
ekstratiroid
Sumber : prinsip prinsip ilmu penyakit
dalam Harrison edisi 13

Langkah diagnostik

Pemeriksaan penunjang
- lab : GDS, GDP, TTGO
GDS 200 mg/dl
GDP 126 mg/dl
Diabetes Mellitus
TTGO 200 mg/dl
Radioimunoassay
Tirotoxicosis
Kadar TSH
Scan tiroid
Ultrasonografi

Langkah diagnostik DM dan TGT

Diagnosis sementara

Treatment

DIABETES MELITUS type 2


- pendekatan non farmakologi
- terpai medikamentosa

Pada kondisi saat kebutuhan insulin sangat


meningkat, maka pengelolaan farmakologis
umumnya memerlukan terapi insulin.

Sumber : buku ajar ILMU pENYAKIT DALAM jilid III edisi V

Oral Hypoglycemic Drugs Available in Indonesia


Initial
Maximal
Frequency
Initial dose
dose
Maximal dose
dose
Frequency of
of
mg/day
mg/day
administration
mg/day
mg/day
administration /day
/day
Sulphonylurea
Sulphonylurea
Glibenclamide
Glibenclamide
Gliclazide
Gliclazide
Glipizide
Glipizide ::
Gliquidone
Gliquidone
Chlorpropamide
Chlorpropamide
Glimepiride
Glimepiride

Meglitinide
Meglitinide
Repaglinide
Repaglinide
Nateglinide
Nateglinide

80
80
55
30
30
0,5
0,5

2,5
2,5

50
50

240
240
20
20
120
120
66

1.5
1.5 mg
mg
120
120 mg
mg

15-20
15-20

500
500

11 XX

88 mg
mg
360
360 mg
mg

Metformin
500
3000
Metformin
500
3000
Alpha
Alpha glucosidase
glucosidase inhibitor
inhibitor
Acarbose
50
300
Acarbose
50
300
Derivat
Derivat Thiozolidindiones
Thiozolidindiones
Pioglitazone
Pioglitazone
Roziglitazone
Roziglitazone

1-2
1-2 XX
2-3
2-3 XX
11 XX

Fix
Fix Dose
Dose (( Campuran
Campuran ))
Glucovance
1,25/250
Glucovance
1,25/250

1-2
1-2 XX

11 XX

1-3
1-3 X
X

3X
3X
3X
3X

33 XX

2,5/500
2,5/500

1-2
1-2 xx

KOMPLIKASI (50% of type 2 diabetes patients have complications at the time of diagnosis)

MICROVASCULAR

MACROVASCULAR

Retinopathy,
glaucoma or
cataracts

Cerebrovascular
disease

Nephropathy

Neuropathy

Coronary
heart
disease

Peripheral
vascular
disease

UKPDS Group. UKPDS 33. Lancet 1998; 352:837853.