Anda di halaman 1dari 32

Anatomi Veteriner I

ORGANA GENITALIA FEMININA


(ALAT KELAMIN BETINA)
Terdiri dari :

1. Ovarium : menghasilkan sel telur (ovum)


2. Tuba Fallopii (oviduct) : - saluran sel telur
- tempat fertilisasi terjadi
3. Uterus : perlekatan embrio, terbentuk fetus
4. Vagina : jalan kelahiran (keluarnya fetus)
5. Vulva : ujung akhir tractus genitalia sekaligus
tempat keluarnya urine
6. Clitoris
7. Glandula mammaria
1. OVARIUM

 Terletak di daerah sublumbalis dan terfixir dibag. anterior


oleh mesovarium dan di caudal oleh lig. ovari proprium.
 Bentuk : tgt spesies hewan
Kuda : kacang
Sapi, kb, db, anjing : oval.
Babi : bulat.
 Ovarium babi,anjing & kuda berada di dalam bursa ovari
 Ukuran : tgt spesies hewan, hewan muda lebih besar drpd
hewan tua, biasanya ovarium kanan lbh besar drpd yg kiri
 Memiliki :

2 facies : facies lateralis et medialis

2 margo : margo mesovarium et liber


Kuda : margo liber ditandai adanya
lekukan menuju lekuk sempit yg disebut
fossa ovari

2 extremitas :
Extremitas tubaria yg berhadapan dgn
ujung fimbria dr tuba Fallopii
Extremitas uterina : terikat dgn cornua
uteri oleh lig. ovarii proprium
Letak :

Kuda : ventral L4 atau L5

Sapi : margo lateralis apertura pelvis cranialis

Babi : bervariasi, margo lateralis apertura pelvis


cranialis atau cauda dari ren

Anjing : caudal atau menyentuh ujung caudal ren


atau ventral L3 atau L4 atau antara costae terakhir
dan crista iliaca
 Mikroskopik : ovarium terbagi menjadi beberapa bagian
yaitu (dari superficial ke propundal):

1.Epitel germinativum : sel epitel pipih atau kuboid


2.Tunika albuginea : sebagai kulit ovarium
3.Zona parencymatosa/ cortex : terdiri folikel-folikel yg
mengandung sel telur.
4.Zona vasculosa/medulla : banyak terdpat pembuluh darah
dan syaraf.

Kec pada kuda : zona parencymatosa berada dibag.


Medula dari ovarium, sedangkan zona vasculosa terdapat
di bagian lateral atau superficial.
2. TUBA FALLOPII (OVIDUCT)
suatu saluran yang menyalurkan ovum dari ovarium ke uterus
Cranial : berhubungan dgn ovarium disebut extremitas
ovarica yg berbentuk corong yg disebut infundibulum tubae
uterinae dan terdapat fimbrae ovarica dan lubang disebut
ostium abdominale tubae
Kuda : berkelok-kelok dari cranial cornua uteri hingga ke
ovarium
Pemamak biak : tuba tdk terlalu berkelok-kelok,
Kuda : fimbrae sangat subur & berhubungan dgn bursa
ovarica
Pemamah biak : fimbrae tidak terlalu subur dan brhub bebas
dgn bursa ovarica
Caudal :

Kuda : menyempit dan berhubungan dgn cornua uteri yg


disebut extremitas uterina .
Pemamah biak : extremitas uterina tidak menyempit tapi
lebar spt corong.

Sedangkan pintu menuju cornua uteri yg sangat sempit


disebut ostium uterinum tubae

Alat penggantung disebut mesosalphinx yg mrp lipatan


peritoneum
Dinding tuba Fallopii dibentu oleh 4 lapisan (superficial ke
profundus) :

1. Lapis serosa
2. Adventitia mrp jaringan fibrosa
3. Lapis muscularis ---- otot licin sirkuler & longitudinal
4. Selaput lendir. Sangat tipis dan berlipat-lipat. Epitelnya
terdiri dari selapis sel-sel silindris yg bersilia
3. UTERUS
• Letak: sebagian besar dalam
cavum abdominis, sebagian
kecil dalam cavum pelvis
(kuda), sapi, babi, anjing 
dalam cavum abdominis
• Terdiri dari: cornua uteri,
corpus uteri, cervix uteri
• Cornua uteri: dalam cavum
abdominis
Sapi: spiral
Babi: panjang, berkelok-kelok,
dapat ditarik
Kuda: cekung ke dorsal
Anjing: pendek
Uterus merupakan suatu organ yg dibentuk oleh lapisan2
otot.
Cranial : berhubgn dgn tuba Fallopii
Caudal : berhubgn dgn vagina

Macam-macam bentuk uterus

1. Uterus duplex : kelinci


Ditandai adanya 2 buah uterus, 2 buah cervix dan 1 buah
vagina
2. Uterus bicornis : terbagi atas
a.Uterus bicornis subsepticus : terdpt pd pemamah biak, babi
& anjing

Ditandai adanya 2 buah cornua uteri, 1 buah corpus uteri yg terpisah tdk sempurna oleh
suatu septum uteri. Terdapat vagina simplex

b. Uterus bicornis non-septicus : terdpat pd kuda

Ditandai 2 buah cornua uteri, 1 buah corpus uteri yg tdk terpisah, 1 buah cervix uteri & I buah
vagina

3. Uterus simplex : terdpat pd kera & manusia

tdk memiliki cornua uteri, memiliki1 buah corpus uteri, 1 buah cervix & tdk mempunyai septum
uteri
Cornua Uteri

Kuda Tidak terlalu panjang


Sapi, Babi Sangat panjang

Extremitas anterior yg berhbgn dgn Tuba Fallopii :


Kuda : tumpul
Sapi : berbentuk corong
Bgn caudal : diameter makin membesar menuju corpus uteri
Cornua uteri : tidak simetris kanan & kiri
Organ reproduksi kancil : cornua kanan & kiri tidak simetris
Pinggir dorsal : margo mesometricus , tdp alat penggantung
cornua uteri ke daerah sublumbalis
Pinggir ventral : pinggir bebas disebut margo liber
Lig. Intercornuale : lig di antara cornua uteri kanan & kiri

Corpus Uteri

Sapi & Babi Sangat pendek

Facies dorsalis : berhdpn dgn rectum & intestinum


Facies ventralis : berhdpn dgn vesica urinaria
Fundus uteri : ujung cranial corpus uteri
Cervix

Cervix uteri : ujung caudal corpus uteri, berhbgn dgn vagina.


Terdiri dari lapis otot sphincter yg tebal dan keras

Portio vaginalis : bag. Caudal cervix yg menjulur ke vagina


membentuk penonjolan

Canalis cervicalis : sgt sempit, tertutup oleh segumpal lendir


yg kental.

Kuda dan babi : di sentral


Ruminansia : di ventral
Carnivora : di dorsal
Orificium internum uteri : pintu canalis cervicalis menuju
corpus uteri
Orificium externum uteri : pintu canalis cervicalis menuju
vagina
Dinding uterus terdiri atas 3 lapis :
1. Lapis serosa (perimetrium) : plg luar
2. Lapis muscularis (myometrium) : terdiri atas 2 lapis otot
Superficial : berjalan longitudinal
Profundal : berjalan sirkular
Kuda : diantara ke2 lapis otot tsb terdapat lapis vascular
(stratum vasculare) yg berjalan sirkular & obliquus
Sapi : lapis profundal terdiri atas 2 lapis

3. Lapis mukosa (endometrium) : lapis terdalam, terdiri


selapis sel silindris yg sgt pjg & memp. Kelenjar2
(glandulae uterinae)
Sapi :
endometrium memp. cotyledones uterinae (carunculae
uterinae) yaitu suatu penonjolan dari selaput mukosa
uetrus yg berbentuk oval, berjumlah ± 100 buah.
Cotyledone ini merupakan tempat pertautan placenta
fetalis pd hewan bunting.

Cornua & corpus uteri digantung oleh 2 lig yaitu :

1. Lig. Lata uteri

2. Lig. Teres uteri (lig. Genito inguinale)


Tipe plasenta
4. VAGINA
Batas : Dorsal : rektum, anus
Ventral : dasar cavum pelvis
Lateral : M. semimembranosus, lig. Sacro-ischiadicus
Dinding vagina terdiri atas :
• Tunica muscularis
• Selaput lendir : sgt elastis & tdk terdpt kelenjar
Cranial : terdpt fornix vaginae (kantong yg dibentuk oleh portio
vaginalis uteri)
Caudal : berhbgn dgn vulva
Di posterior muara urethra pd vagina (orificium urethrae
externum) terdpt lip. Selaput lendir yg disebut hymen &
menjadi batas antara vagina dan vulva
5. VULVA

Vulva disebut juga vestibulum vaginae atau sinus urogenitalia


krn menyalurkan air seni.
Rima vulvae : pintu sebelah luar vulva berupa celah vertikal
Labia vulvae : batas lateral dari rima vulvae
Commisura dorsalis : tempat pertemuan labia kiri & kanan di
dorsal
Commisura ventralis : tempat pertemuan labia kiri & kanan di
ventral
Clitoris : suatu bulatan kecil di anterior commisura ventralis
(homolog dgn gland penis pd hwn jantan)
6. GLANDULA MAMMARIA

Adalah kelenjar susu yg merupakan modifikasi kelenjar kulit.


Terdiri dari :Corpus mammae dan papilla mammae.
Corpus mammae : jar. Parenkim yg berisi sel-sel yg
membentuk air susu.
Jar. Parenkim terbungkus oleh selubung fibroelastis &
membentuk trabekula ----- shg carpus mammae terbagi mjd
lobi & lobuli
Di dlm lobuli tdpt tubuli secretoris dan alveoli
Tubuli secretori menuju ductus------ sinus lactiferus
/cisterna susu (ruangan besar untuk penyimpanan air
susu) ------ductus lactiferus (yg tdpt di papilla
mammae/puting).

Ductus lactiferus diselubungi otot polos yg


membentuk sphincter

Anda mungkin juga menyukai