Anda di halaman 1dari 22

Metode Penelitian

Oleh :
Sri Nabawiyati Nurul Makiyah

MASALAH

PEMBUKTIAN
(OBSERVASI
EMPIRIK)

HIPOTESI
S

RANCANGAN PENELITIAN
OPERASIONALISASI
INSTRUMENTASI

DAT
A

VARIABE
L

PENGUKURA
N

Interpretasi : hipotesis DITERIMA atau DITOLAK

Meliputi :

Variabel Penelitian
Model/Jenis Penelitian
Rancangan Penelitian
Teknik pengumpulan data
Analisis data
+ : subyek penelitian; alat dan
bahan penelitian; cara penelitian;
bagan alir (flow chart) penelitian.

Ad. 1.
Variabel

Variabel bebas (variabel pengaruh /


perlakuan/kausa/treatment/dll)
Variabel tergantung (variabel
terpengaruh/tak bebas/efek/tergantung/dll)
Variabel perantara (variabel penghubung)
Variabel pendahulu
Variabel prakondisi
Variabel terkendali
Variabel tak terkendali

Contoh
:

Tuberkulosis paru terjadi karena masuknya


mikobakteri tuberculosis pada individu yang
lemah fisiknya, sedangkan pada individu
yang kuat fisiknya mikobakteri tersebut
tidak dapat menyebabkan tuberculosis paru.
Variabel bebas = mikobakteri tuberculosis;
Variabel tergantung = tuberculosis paru;
Variabel prakondisi = kelemahan tubuh.

a.

a.

b.

c.

Ad.2 .Model
Penelitian

Penelitian Eksperimental dan


non-eksperimental.
Penelitian
Epidemiologik
(Intervensi & Survei)
Penelitian
Evaluatif
(Reviu
Program & Trial)
Penelitian laboratorium

Lanjutan
Jenis penelitian lain
(penelitian klinik, studi
kasus, penelitian lapangan)
penggambaran dari
suatu aspek saja (subyek,
tempat penelitian) dalam
penelitian .

Rancangan Penelitian Kedokteran &


Kesehatan Berdasarkan Klasifikasi
Penelitian
Desain
1.
Observasional
(noneksperimental)

2. Eksperimen

Jenis

Contoh

Deskriptif

Laporan Kasus dan Seri Kasus, Studi


Kasus, Survei angka kematian,
kesakitan, dll
Distribusi frekuensi

Analitik

Cross sectional
Kasus kontrol
Kohort

Laboratorium Biomedik
Klinik
Trial Klinik
Epidemiologi Intervensi Komunitas
k

Ad. 3. Rancangan
Penelitian

Rancangan dengan variabel


eksperimental tunggal
Rancangan dengan variabel
eksperimental ganda
(rancangan faktorial)

Ad.1 Rancangan dengan


variabel
eksperimental
tunggal
Dibagi 2 berdasarkan sejauh mana

sumber-sumber invaliditas dapat


dikendalikan :
Rancangan eksperimental murni
(true experimental design)
Rancangan eksperimental semu
(quasi experimental design)

Rancangan eksperimental
murni (true experimental
design)

Rancangan eksperimental sederhana


(posttest only control group design)
Rancangan eksperimental ulang
(pretest-posttest only control group
design)
Rancangan eksperimental Solomon
(Solomon four groups design)

Rancangan eksperimental
sederhana (posttest only control
group design)
X O-1
R : -----------------(-) O-2

Rancangan eksperimental
semu (quasi experimental
design)

(i)

(ii)

(iii)

(iv)

Rancangan eksperimental ulang non


random (non-randomized pretest-posttest
only control group design)
Rancangan eksperimental seri (time series
design)
Rancangan eksperimental seri ganda
(multiple time series design)
Rancangan eksperimental sample-seri
(equivalent time samples design)

Rancangan eksperimental seri (time series


design)
O O O O (x) O O O O

Biasanya digunakan untuk menguji


suatu obat atau prosedur
pengobatan tertentu pada
penyakit-penyakit yang kronis
sifatnya, sehingga observasi ulang
yang berulang kali dapat dilakukan.
Interpretasi efek perlakuan
diketahui dengan melihat fluktuasi
hasil pengukuran.

Ad. 4. Teknik
pengumpulan data

1.

2.

Data ada 2 :
Literal (historik) : dari anamnesis,
catatan yang ada (data sekunder)
Observasional :pemeriksaan
klinik, pemeriksaan laboratorium,
pemeriksaan langsung yang lain.

Ad. 5. Analisis
data

Data yang akan di analisis statistik


berdasarkan tingkat pengukuran
(level of measurement) variabel.
Ada 2 macam variabel yaitu
variabel diskrit dan variabel
kontinum.

Variabel diskrit (variabel nominal) adalah


variabel yang variasinya tidak
menunjukkan suatu urutan atau
kesinambungan. Tiap variasi berdiri
sendiri secara terpisah.
Contoh : golongan darah, jenis penyakit,
Variabel kontinum adalah variabel yang
jenis kelamin, suku, konstitusi tubuh,dll.
variasi nilainya merupakan perurutan atau
ada kontinuitas satu dengan yang lain.

Berdasar sifat kontinuitas


variasi ini, variable kontinum
dibagi
menjadi
3
macam,
Variabel
ordinal
yaitu Variabel
:
interval

Variabel rasional

Lanjuta
n

Setelah kita mengetahui tingkat


pengukuran dari variabel-variabel
penelitian yang akan kita lakukan,
maka kita dapat menentukan
analisis statistik yang akan kita
gunakan berdasarkan tingkat
pengukuran dari data kita tadi.

Contoh penulisan
alat,bahan,subyek
Subyek penelitian
penelitian
Duapuluh lima ekor tikus putih (Rattus norvegicus)
galur Wistar jantan berumur 2 bulan dengan
berat 120-150 gram diperoleh dari UPHP UGM
Bahan penelitian
Ekstrak brotowali (Tinospora crispa), aquades,satu
set bahan untuk pembuatan preparat histologi.
Alat penelitian
Alat infusa, alat-alat gelas, alat bedah, kandang
tikus, timbangan, sonde oral tikus, mikroskop
Olympus, mikrometer.

Contoh penulisan cara


penelitian
: subyek, alat & bahan
1.
Persiapan
2.
3.
4.
5.
6.

7.
8.

Aklimatisasi hewan uji


Pembuatan ekstrak
Pengelompokan hewan uji
Perlakuan pada hewan uji
Pengukuran berat badan tiap 5
hari
Pembuatan preparat histologi
Analisis statistik

Semoga bermanfaat..