Anda di halaman 1dari 43

REAKSI FISI DAN REAKSI

FUSI
MUHAMMAD NAUFAL HAWARI
NENG SRI MULKIYATUL A.
SUCI ASYIAH
VENTI ROSMAYANTI
WIDI SRI MULYANI

REAKSI FISI
Reaksi pembelahan nuklida menjadi dua atau lebih
nuklida yang baru

Proses Reaksi Fisi


Neutron berkecepatan tinggi
mendekati nuklida uranium-235

1
0n

235
92U

bergerak

Neutron berkecepatan tinggi


mendekati nuklida uranium-235

1
0n

235
92U

bergerak

Neutron berkecepatan tinggi


mendekati nuklida uranium-235

1
0n

235
92U

bergerak

Neutron bertumbukan dengan nuklida


uranium
yang
kemudian
menangkap
neutron tersebut.

1
0n

235
92U

Uranium-235 kemudian berubah menjadi


uranium-236 setelah menangkap neutron

236
92U

Nuklida
uranium-236
yang
terbentuk
sangatlah tidak stabil.
Uranium-236 kemudian bertransformasi
untuk menjadi lebih stabil

Uranium-236 kemudian berpisah menjadi 2


pecahan dan mengemisikan neutron.
1
0n
141
56Ba
1
0n
92
36Kr
1
0n

1
0n
141
56Ba

1
0n

92
36Kr
1
0n

1
0n
141
56Ba

1
0n

92
36Kr
1
0n

1
0n
141
56Ba

1
0n

92
36Kr
1

Penemuan Reaksi Fisi Nuklir


1. Eksperimen Fermi (1934-1936)
Penembakan neutron lambat terhadap senyawa
uranium menghasilkan unsur-unsur transuranium (Z
> 92). Unsur yang termasuk seperti unsur
Neptunium (Z=93) dan plutonium (Z=94).

2. Eksperimen Juliot dan Savitch (1934-1938)


sifat kimia dari unsur aktif yang dihasilkan dari
interaksi U+n lebih mendekati sifat Lantanium
(Z=57) daripada Actinium (Z=89)
3. Eksperimen Hahn dan Strassman (1934-1938)
unsur yang diperoleh lebih mirip barium (Z=56)
daripada Radium (Z=88)

FRAGMEN FISI DAN DISTRIBUSI


MASSA
Fragmen
fisi : bukan merupakan pasangan yang identik tetapi

1 dari 30 kemungkianan pasangan yang terjadi
Massa fragmen : 85 s/d 105 (ringan) dan
130 s/d 150 ( berat)
Contoh pasangan fragmen :

Distribusi Massa
Gambar kemungkinan hasil fusi dan fragmen hasil fissi
sebagai fungsi massa

TEORI FISI
1. Distorsi Bentuk Inti
distorsi inti diakibatkan oleh osilasi inti yang
terjadi jika inti menangkap neutron atau partikelpartikel lain.
2. Energi Fisi (Ef) dan Penghalang Fisi (Eb)
Ef > Eb , reaksi Fisi berlangsung spontan

JENIS REAKSI FISI


1. Fisi Spontan
fisi spontan terjadi pada nuklida-nuklida berat
A>240,
2. Fisi dengan neutron energi tinggi
fisi U-235 dapat berlangsung dengan neutron
termal, dengan jumlah produk yang banyak dan
berlangsung dengan neutron cepat 1 MeV

3. Fotofisi
Reaksi fisi pada inti-inti berat
dengan
menggunakan foton X berenergi 6,3 MeV
4. Evaporasi
inti fisi tereksitasi dan memiliki neutron banyak
dibandingkan
dengan
fragmen
hasil,
akan
melepaskan atau mengevaporasi sejumlah neutron.
5. Spallasi
neutron, proton, partikel alfa dievaporasi dari inti
yang tereksitasi menghasilkan produk inti yang jauh
lebih kecil dari inti yang semula.

Reaksi Berantai
Reaksi berantai ada 2 yaitu reaksi berantai tak
terkendali (contoh:bom atom) dan reaksi berantai
terkendali (contoh:reaktor atom)

Reaksi Berantai Tak Terkendali

Reaksi
berantai
tak
terkendali
dapat
menghasilkan energi yang sangat besar. Untuk
satu pembelahan inti rata-rata energi yang
dibebaskan 208 MeV. Reaksi berantai tak
terkendali terjadi ketika neutron yang dihasilkan
(rata-rata 2,5 neutron) dari setiap pembelahan inti
menumbuk inti lain dan proses ini berlanggsung
terus-menerus, energi yang terlepas akan terjadi
sangat cepat sehingga terjadi ledakan (seperti
dalam bom atomik).

Reaksi Berantai Terkendali

Reaksi berantai terkendali dilakukan


dengan cara membatasi jumlah neutron
yang membelah inti dalam lingkungan inti
atau mengkondisikan tiap pembelahan inti
menyumbang hanya satu neutron yang
akan menyebabkan pembelahan satu inti
lainnya.

REAKSI FUSI
Reaksi Fusi adalah reaksi penggabungan dua
inti atom yang ringan menjadi inti atom yang
lebih berat ,
disertai pelepasan energi yang sangat besar.

H
H
+
1
1

Energy
He
n
+
+
2
0

The Fusion Process

2
1H

3
1H

The Fusion Process

2
1H

3
1H

The Fusion Process

2
1H

3
1H

The Fusion Process

2
1H
3
1H

The Fusion Process

The Fusion Process

The Fusion Process

The Fusion Process

The Fusion Process

1
0n
4
2He

EN
ER
GY

The Fusion Process

1
0n
4
2He

EN
ER
GY

The Fusion Process

1
0n

4
2He

EN
ER
GY

The Fusion Process


1
0n

4
2He

EN
E

RG
Y

Energi ikat inti


Energi ikat adalah
energi yang
dikeluarkan ketika
proton dan neutron
berikatan menjadi inti
Semakin besar energi
ikat pernukleon dalam
atom, semakin stabil
atom yang
terbentuknya.

EB= m x 931 MeV/sma

Syarat Terjadinya Reaksi Fusi


Suhu Tinggi yaitu sekitar 1.108 OC
ketika dua inti berdekatan terdapat gaya tolak yang
dihasilkan , gaya tolak tersebut harus digerakkan
dengan kelajuan yang sangat tinggi, sehingga
akibatnya energi kinetik yang sangat tinggi. Hal ini
berarti memerlukan suhu yang tinggi pula.

Contoh Reaksi Fusi

Senjata nuklir

Reaksi
fusi di
matahari

Bom nuklir
Hiroshima &
Nagasaki

Unsur-unsur yang ada di matahari


Unsur

Lambang Unsur

Hidrogen
Helium
Oksigen
Karbon
Neon
Besi
Nitrogen
Silikon
Magnesium
Sulfur
Nikel

H
He
O2
C
Ne
Fe
N
Si
Mg
S
Ni

Persen dari
Matahari
76,4
21,8
0,4
0,2
0,1
0,1
0,08
0,07
0,07
0,05
0,01

Reaksi Fusi di
Matahari
Reaksi Atom Hidrogen membentuk Atom helium
1
1
2 + + + v + 0,42 MeV
x2
1H + 1H
1H
1
2
3
x2
1H + 1H
2He + + 5,5 MeV
3
3
4
1
2He + 2He
2He + 2(1H ) + 12,8 MeV
4 1H1

He4 + 2++ 2 + 2v + 24,64 MeV

Reaksi Fusi Pada


Bom Hidrogen