Anda di halaman 1dari 29

OSTEOARTHRITIS

Ilmi nur hidayati


1120221173
Coass Radiologi RST dr. Soedjono Magelang

OSTEOARTHRITIS
Adalah suatu penyakit degeneratif
yang umum, terjadi pada sendi dan
berciri khas hilangnya kartilago sendi
dan adanya formasi tulang baru.
Osteoarthritis paling sering terjadi
pada sendi yang menahan berat
badan seperti panggul, lutut, dan
tumit, serta sendi sendi pada jari.

Patofisiologi
Osteoarthritis mula mula ditandai
dengan penyempitan celah sendi
karena penipisan tulang rawan sendi
dan pembentukan osteofit. Erosi terus
menerus pada cortek di sendi ini
menimbulkan lesi seperti kista
subkondral dekat sendi.

Gejala klinis
Nyeri
kekakuan pada sendi saat tidak
digunakan atau setelah digunakan
untuk aktifitas
Gerakan sendi tidak licin dan disertai
krepitasi
Pembengkakan di sekitar jaringan
sendi

Pemeriksaan tambahan
Pemeriksaan laboratorium
biasanya tidak disertai kelainan
Pemeriksaan radiologi
modalitas yang digunakan foto polos
tulang, CT scan, MRI, US

Foto polos
Merupakan pemeriksaan inisial untuk
megkonfirmasi diagnosis
Osteoarthritis
Gambaran pertama biasanya
kerusakan masih minimal, ada
penyempitan space sendi.
Gambaran progresif subluksasi dan
osteofit, bone spur, lipping, formasi
kista

CT scan
Jarang digunakan untuk
mendiagnosis Osteoartritis
biasanya digunakan untuk melihat
malalignment pada sendi
patellofemoral dari kaki dan sendi
ankle. Dan juga dapat digunakan
untuk mengevaluasi oseus pada
colum veterbra.

Transverse CT scan image obtained through the lower lumbar


spine shows sclerosis of the facet joints.

Transverse CT scan image obtained through the superior


aspect of the hip reveals joint narrowing, osteophyte
formation, and subchondral cysts typical of osteoarthritis.

MRI

USG

Radiograph shows erosive OA in distal (arrowhead) and


proximal (arrow) interphalangeal joints.b|Ultrasound image
of distal interphalangeal joint with osteophyte (asterix),
effusion (arrow) and synovitis (arrowhead) and power Doppler
signal (circled). Abbreviation: OA, osteoarthritis.

Strengths

Limitations

MRI

Ultrasound

Radiography

Visualize all tissues of the


joint

Quick to perform

Quick and inexpensive to


perform

Enable assessment of the


joint as a whole organ

Readily available

Readily available

Contrast-enhanced imaging
provides additional
information, especially for
synovitis

Enable real-time dynamic


imaging

No radiation Color

Doppler adds information on


vascularity

Excellent anatomical
resolution

No radiation

Can image deep-seated


structures

Suitable for imaging of


superficial structures and
small joints of hand

Long imaging time

Poor anatomical resolution

May be contraindicated in
some patients

Limited imaging of intraarticular structures of the


tibio-femoral joint

Need expert input to utilize


the technique adequately,
especially choice of pulse
sequences

Subchondral bone not


depictable due to sound
extinction at the subchondral
plate

Need to be aware of artifacts


during interpretation of image

Cannot visualize cartilage,


meniscus, bone marrow
lesions, synovitis, effusion, or
ligaments
Reproducibility of positioning
and alignment of the joint
relative to X-ray beam may
be problematic

TERIMAKASIH