Anda di halaman 1dari 36

PEMERIKSAAN OBSTETRIK

DAN GINEKOLOGI
PRESENTAN:
DAVE ORLANDO GUMAY
REZA IZUL FATAH
NITA ANDRIANI
PRESEPTOR:
NEILVY RATNADEWI, DR., SP.OG

Bagian Obstetri dan Ginekologi


Progam Pendidikan Profesi Dokter
Universitas Islam Bandung
RS Muhammadiyah Bandung

Pemeriksaan
Ginekologi

Gejala/keluhan ginekologi:
1.
Perdarahan per vaginam
2.
Gangguan haid
3.
Keputihan / discharge
4.
Massa / benjolan
5.
Nyeri

Anamnesis
Identitas:
IDENTITAS PASIEN
Nama
Umur
Paritas (GPA)
Alamat
Agama
Status pernikahan
Pendidikan
Pekerjaan

IDENTITAS SUAMI PASIEN

Nama
Umur
Paritas (GPA)
Alamat
Agama
Status pernikahan
Pendidikan
Pekerjaan

Anamnesis
2. Keluhan Utama:

Keluhan yang membawa pasien berobat


Durasi, onset, beratnya keluhan
Contoh:

Nyeri haid yang hebat sejak 4 bulan yang


lalu
Haid yang banyak sejak 2 minggu yang
lalu

Anamnesis
3. Riwayat Penyakit Sekarang

HPHT: kalau bisa siklus tiga bulan terakhir


Deskripsi lebih detail dari keluhan utama:
onset, durasi, periodesitas, beratnya
gejala
Gejala-gejala lain
Pengobatan yang telah dilakukan,
membaik atau tidak ?

Anamnesis: perdarahan

Hubungan dengan siklus haid: menorrhagi,


metrohagi
Banyaknya: ganti pembalut/hari,
Lamanya
Prapubertas anovulasi
Usia reproduksi komplikasi kehamilan, KB
Post coital bleeding
Kanker ?
Perdarahan pada usia menopause
Apakah pernah terjadi sebelumnya

Anamnesis: keputihan
Fisiologis

menjelang, sesudah haid,


hamil, kontrasepsi hormonal
Patologis infeksi, benda asing, alergi,
keganasan
Deskripsi: encer, seperti nanah
(puluren), bercampur darah ?
Warna, disertai gatal atau tidak, bau
Pemakaian obat-obat, tampon,
pembalut
Riw. Infeksi sebelumnya

Anamnesis: nyeri
Lokasi
Waktu

munculnya nyeri: berhubungan


dengan siklus haid ? Nyeri saat koitus
Sifat rasa nyeri: kolik, panas
Penyebaran rasa nyeri ke daerah lain
Lamanya
Hal-hal yang menambah/mengurangi
rasa nyeri: obat, posisi

Anamnesis
4. Riwayat Ginekologi

Menstruasi: HPHT, usia menarkhe (>8 th),


lama haid (3 7 hari), siklus haid (21 35
hari), jumlah (< 80 cc), nyeri
Pada wanita menopause(mati haid): usia
berhenti haid, sudah berapa lama tidak
haid, gejala menopause lain (ggn tidur,
hot flahes), penggunaan hormon
Perdarahan di luar siklus
Pap smear ? Hasil, pengobatan

Anamnesis: riwayat ginekologi

Gangguan berkemih dan BAB


Penggunaan kontrasepsi: lama, jenis
Riwayat infeksi ginekologi: faktor resiko,
pengobatan
Riwayat operasi ginekologi: op. kista,
pengangkatan rahim, KET

Anamnesis
5. Riwayat Obstetri

Gravida
Paritas: aterm, preterm, cara persalinan
Abortus

Anamnesis
6. Riwayat Penyakit Lain

Penyakit sistemik: DM, jantung, kelainan


pembekuan darah
Riw. Alergi (sulfa, penisilin)
Pengobatan (baik yang diresepkan dokter atau
pengobatan sendiri), riw. Operasi
Merokok, alkohol

7. Riwayat Penyakit Keluarga

Riw penyakit di keluarga yang penting: kelainan


bawaan, kelainan pembekuan darah (thalasemi),
kanker payudara, ovarium, DM, ggn kejiwaan
Orang tua, saudara sekandung

Pemeriksaan Fisik
Persiapan:

Penjelasan sebelum memulai


pemeriksaan
Pasien BAK terlebih dahulu
Privasi
Pencegahan infeksi
Alat-alat, lampu, ukuran spekulum yang
sesuai, Alat untuk pap smear

Pemeriksaan fisik umum


Umum:

keadaan fisik secara umum


(baik, sakit ringan, sedang, berat),
kesadaran, berat badan, tinggi badan,
tanda vital (yang berhubungan dgn
keluhan utama)
Secara sistematik diperiksa seluruh
sistem organ mata, tiroid, payudara,
tanda seks sekunder, perut: bentuk,
asites, massa

Pemeriksaan ginekologik
Posisikan

pasien agar nyaman


Letakkan kaki pasien di penyangga kaki
pada meje ginekologik, bila tidak ada
dapat di tepi tempat tidur
Spekulum kalau bisa tidak dingin, pakai
ukuran yang sesuai
Periksa luar, periksa dalam (Inspekulo,
VT, RT)
Perhatikan apakah pasien nyeri/tidak
nyaman pemeriksaan dihentikan

Pemeriksaan ginekologik:
genitalia eksterna
Mons

pubis: rambut
(tanda seks
sekunder, lecet)
Labia minora dan
mayora:

Kelenjar Bartholin
Radang
Benjolan

Pemeriksaan ginekologik:
genitalia eksterna
Klitoris:

klitoromegali
(pembesaran
klitoris)
Uretra: nanah
uretritis GO
Himen
Perineum
Anus: hemoroid

Pemeriksaan ginekologik: periksa


dalam
Sisihkan

labia mayora dengan tangan kiri


Pada pasien dengan keluhan turun
peranakan/prolaps manuver valsava: pasien
disuruh mengedan/batuk

Pemeriksaan ginekologik: periksa


dalam
Jangan

dilakukan pada anak atau Nn


Masukkan spekulum:

Gunakan ukuran terkecil


Beri pelumas (jeli), kalau ingin Pap Smear
jgn diberi pelumas
Sisihkan kedua labia dengan tangan kiri
Jangan mengenai uretra
Masukkan spekulum ke arah belakang
Spekulum dibuka setelah masuk seluruhnya

Pemeriksaan ginekologik: periksa


dalam
Periksa

kondisi

serviks:

Perbatasan endo dan


ektoserviks
Warna
Ulserasi
Tumor
Perdarahan
Keputihan

Pemeriksaan ginekologik: periksa


dalam
Pemeriksaan

pap

smear
Pemeriksaan sekret
vagina
Observasi ke-4
dinding vagina saat
spekulum ditarik
keluar

Pemeriksaan ginekologik: periksa


dalam
Pemeriksaan

bimanual

Beri jeli pada jari telunjuk dan jari tengah


Masukkan jari dengan agak ditekan ke
bagian belakang
Raba daerah forniks
Raba daerah serviks: posisi, ukuran, nyeri
goyang

Pemeriksaan ginekologik: periksa


dalam

Palpasi

uterus: tangan kiri letakkan di dinding


abdomen di atas simfisis pubis
Ukuran, bentuk, nyeri tekan, benjolan

Pemeriksaan ginekologik: periksa


dalam
Palpasi

ovarium: Letakkan tangan kanan


disamping serviks, tangan kiri pada sisi
yang sama di atas perut, tentukan:

Ukuran
Konsisitensi
Nyeri
Mobilitas

Ovarium

sering tidak bisa di raba

Pemeriksaan ginekologik: periksa


dalam
Kadang-kadang

dilanjutkan dengan
pemeriksaan rektal
Pada gadis, tidak dilakukan VT, tapi RT
Jari tengah dimasukkan ke dalam
rektum

TERIMAKASIH