Anda di halaman 1dari 42

emeriksaan Neurolog

Tujuan

Menentukan letak Lesi


3 kemampuan dasar, meliputi:
- Skill
- Penilaian
- Makna/arti

PEMERIKSAAN
Macam :MENINGEAL
1.
2.
3.
4.
5.
6.

SIGN

Kaku kuduk
Kernig
Brudzinski I / Leher
Brudzinski II / Tungkai
Brudzinski III / pipi
Brudzinski IV / S.PUBIS

Kondisi (+) : iritasi pada meningen

1. Kaku KUDUK
Px tidur telentang, tanpa bantal
Putar kepala ke kanan kiri
Flexikan kepala sampai dada
Positif (+) : saat fleksi kepala
Leher kaku (tahanan),
kepala tidak menyentuh dada
Atau dada ikut terangkat
Makna : iritasi meningen

2. Tanda KERNIG :
Px tidur telentang
Flexikan sendi panggul & Lutut 90
Mendadak tungkai diextensikan

Positip (+) Ada tahanan gerakan dan nyeri,


Sudut di lutut tidak mencapai 135
Makna : iritasi meningen

Tanda BRUDZINSKI Leher ( I )


tidur telentang, tanpa bantal
Flexikan kepala mendadak
Positif (+) :
Kedua Tungkai flexi
Makna : iritasi meningen

Tanda Brudzinski I / Leher

anda BRUDZINSKI Tungkai ( II )


- Px tidur telentang
- Flexikan salah satu tungkai pd sendi
panggul & lutut maksimal
Positif (+) : Tungkai seberangnya flexi
Makna : iritasi meningen

BRUDZINSKI III

(Brudzinski s Check

sign)

cara : Pasien tidur terlentang


tekan pipi kiri kanan dengan
kedua
ibu jari pemeriksa tepat di bawah
os
zygomaticum
test + : fleksi reflektorik kedua siku
Maknanya: iritasi meningen

BRUDZINSKI IV

(Brudzinski symphisis

sign)

Cara : Pasien tidur terlentang


Tekan simpisis pubis dengan kedua
ibu jari tangan pemeriksa
Test +
lutut .

: fleksi reflektorik kedua sendi

Maknanya : iritasi meningen

Reflek
Fisiologis dan
Patologis

Jenis Refleks
1. Refleks dalam

(muscle stretch

reflex)

refleks tendon, refleks periostal,


refleks
miotatik atau refleks fisiologis

2. Refleks superfisial.
Refleks ini timbul karena
terangsangnya kulit atau mukosa,
yang mengakibatkan berkontraksinya
otot yang ada di bawahnya atau
disekitarnya.

Teknik Pengetukan
1.Sikap Anggota gerak simetris
Peninggian reflex bilateral
belum tentu patologis

Asimetri :suatu proses


patologis

2. Pengetukan tepat pada


tendon

Teknik Pengetukan

Interpretasi Refleks
1.Jawaban reflek (intensitas)
2.Adakah perluasan area reflek
3.Selalu kita bandingkan kanan
dan kiri
4.Adakah klonus

Hasil refleks dapat dibagi atas


beberapa tingkat
(Negatif) : Tidak ada refleks sama sekali
+1
: Hanya ada kontraksi otot
+2
: Ada gerakan sendi (jawaban normal)
+3
: Ada gerakan sendi dan ada
perluasan
Refleks (tempat memberikan respon
biasanya bertambah luas).
+4
:Hiperaktif, sering disertai klonus,
sering
Merupakan indikator suatu penyakit.

DASAR PEMERIKSAAN REFLEK


Alat & Tehnik :
- Hammer Reflek
- Perhatikan Sikap Px

Reflek BICEPS/BPR duduk

Ibujari kiri pemeriksa palpasi tendon Biceps


Perkusi pd ibu jari pemeriksa
Ibujari pemeriksa merasakan kontraksi tendon Biceps

Reflek TRICEPS / TPR

Perkusi langsung Tendon Triceps

Reflek KNEE / KPR Duduk

Perkusi langsung Tendon Quadriceps

Reflek KNEE /KPR & ACHILLES / APR

Flexi panggul & lutut


Kaki di dorsum flexi

Reflek ACHILLES duduk

Kaki Px di dorsum flexi maksimal tendon tegang


Perkusi langsung Tendon Achilles

CLONUS Achilles

Kaki Px di dorsum flexi maksimal mendadak


ditahan mengikuti gerakan clonus

Reflek

KULIT Dinding Perut / BHR

Kulit perut digores dgn alat yang runcing, arah


dari lateral ke medial, quadran atas / tengah / bwh
Umbilicus bergerak mendekati goresan

Reflek Babinski

Kulit plantar digores dgn alat yang runcing, arah


dari lateral kepangkal ibujari
(+) Ibujari Dorsum flexi ( yang harus ada )
jari2 lain dorsum & mengembang

Reflek Openheim

(+)

Kulit tibia digores dgn phalanx jari 2-3, arah


dari atas ke bawah
(+) Ibujari Dorsum flexi ( yang harus ada )
jari2 lain dorsum & mengembang / FUNNING

Reflek Chadock

(+)

Kulit dorsum Kaki lateral melingkari maleolus


digores kedepan
(+) Ibujari Dorsum flexi ( yang harus ada )
jari2 lain dorsum & mengembang

Reflek Gordon

(+)

pemeriksa Memencet otot Gastroc yg kuat

(+) Ibujari Dorsum flexi ( yang harus ada )


jari2 lain dorsum & mengembang

Reflek Schaeffer

(+)

Pemeriksa Memencet tendon Achillesyg kuat

(+) Ibujari Dorsum flexi ( yang harus ada )


jari2 lain dorsum & mengembang

Reflek Gonda

(+)

Jari kaki ke 4 ditekan di plantarflexi kuat dilepas

(+) Ibujari Dorsum flexi ( yang harus ada )


jari2 lain dorsum & mengembang

Reflek Hoffman

Tangan & jari ke2 di dorsum flexi


Kuku jari ke2 dijepit Ibujari & jari k21, jepitan
digoreskan kedistal dilepas
(+) Folar flexi seluruh jari2 lainnya

Pemeriksaan Profokasi
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Lhermitte
Valsalva
Naffziger
Lasseque
Bragard
OConnel

7. Patrick
8. Kontra Patrick
9. Tinel
10. Phalen
11. Nyeri Neuropatik

Tes Lasseque
(+ ) :

- Nyeri radikuler
- Sudut < 60
Contoh :
Lasseque (-) / (+) 15 S1

Tes Lasseque Silang


(+ ) : - Nyeri radikuler
- Sudut < 60
Contoh :
Lasseque (-) / (+) L5

(+ ) :

- Nyeri radikuler
- Sudut < 60

Contoh :
Bragard (-) / (+) L5

Tes Bragard

(+ ) :

- Nyeri sendi Coxae


Contoh : Patrick (+) / (-)

Tes Patrick

(+ ) :

- Nyeri sendi Coxae


Contoh : Patrick (+) / (-)

Tes Kontra
Patrick

(+ ) :

- Nyeri radikuler

Contoh :
Naffziger (-) / (+) C5

Tes Naffziger

Tes
Lhermitte

Tes Distraksi

Tes Tinel
Perkusi dg Hammer atau jari pd tempat jepitan atau
dibawah jepitan
(+) Nyeri menjalar sepanjang distal jepitan
Carpal Tunnel
Guyon Canal
Sulcus Ulnaris
Pronator teres
Sulcus Spiral Radialis
Pleksus Brachial
Caput Fibula
Sulcus Tibial medial

n.Medianus
n.Ulnaris
n.Ulnaris
n.Medianus
n.Radialis
n.Peroneus
n.Tibialis

Tes Phalen

Kedua tangan di dorsum flexi


(+) Nyeri menjalar ke jari 123

TerimaKasih