Anda di halaman 1dari 23

FORKLIFT

Mades Darul Khairansyah

Bagian- Bagian Forklift

Bagian- Bagian Forklift


Mast
Mast adalah bagian utama terkait dengan fungsi
kerja sebuah fork dalam forklift. Mast adalah satu
bagian yang berupa dua buah besi tebal yang
terkait dengan hydrolic system dari sebuah
forklift. Mast ini berfungsi untuk lifting dan tilting.
Carriage
Carriage merupakan bagian dari forklift yang
berfungsi sebagai penghubung antara mast dan
fork.

Bagian- Bagian Forklift


Counterweight
Counterweight merupakan bagian penyeimbang
beban dari sebuah forklift. Letaknya berlawanan
dengan posisi fork.
Fork
Adalah bagian utama dari sebuah forklift yang
berfungsi sebagai penopang untuk membawa dan
mengangkat barang. Ada berberbagai macam
jenis fork, sesuai dengan kebutuhan.

Forklift

Side Shift Fork


Forks can be shifted from side to side

Hinged Fork
85 degree range of motion for cradling and
dumping loads.

Full Rotating Fork


Forks rotate a full 360 degrees.

Hydraulic Fork Shifter


Fork position is controlled by control lever
in operator's
compartment.

Full Rotating Paper Roll


Clamp
Clamps large rolls of paper and rotates 360
degrees.

Bale Clamp
Clamps load directly from both sides,
eliminating the need for a pallet.

Full Rotating Grab Fork


Clamp
Two sets of forks can rotate 360 degrees.
Perfect for
swapping pallets.

Full Rotating Pallet Fork


Clamp
Forks move laterally to provide width
adjustment or clamping function.

Side Shifting Drum Clamp


Securely clamps drums for sure and fast
handling.

Side Shifting Block Clamp


Clamps and transports a stack of blocks
without a pallet.

Carton Clamp
Large arms securely clamp cartons for
transport.

Load Stabilizer
Upper retainer helps hold unstable loads in
place for transport.

Crane Arm
A quick solution for suspended loads.

Tahapan Pengoperasian
Pada proses pengoperasian forklift memiliki
empat tahapan yaitu :
1. Tahapan pengecekan awal,
2. Tahapan pengemudian,
3. Tahapan pengangkutan dan peletakkan beban,
4. Tahapan pengisian baterai.

Potensi Bahaya
Potensi Bahaya pada Pengoperasian Forklift
1. Tahapan pengecekan awal tahapan ini mempunyai
potensi bahaya terjepit, terjatuh, terselip, tertimpa
benda dan kontak dengan bahan
2. Tahapan pengemudian tahapan ini mempunyai potensi
bahaya kontak dengan bahan, terselip, terkejut,
tertabrak dengan benda-benda sekitar dan terjadi
kerusakan mesin
3. Tahapan pengangkutan dan peletakkan beban tahapan
ini mempunyai potensi bahaya tertimpa,
terjepit,tersandung, dan menabrak benda-benda sekitar
4. Tahapan pengisian baterai tahapan ini mempunyai
potensi bahaya kontak dengan bahan , terjepit, arus
listrik , dan tertimpa.

Upaya Minimalisir Potensi Bahaya pada


Pengoperasian Forklift
1. Tahapan pengecekan awal pengedalian bahaya yang
dilakukan perusahaan yaitu membersihkan tangan,
menggunakan APD (gloves,helmet,safety shoes),
membersihkan tumpahan oli, menyediakan lap
pembersih, adanya warning sign , melakukan
pengecekan rutin, dan perbaikan jika terjadi kerusakan
dan melakukan pekerjaan sesuai prosedur (SOP)
2. Tahapan pengemudian pengendalian bahaya yang
dilakukan perusahaan yaitu membersihkan tangan dan
sepatu sebelum pengoperasian, menyediakan lap
pembersih, safety briefing, training, warning sign,
membersihkan jalur dari benda-benda yang tidak
diinginkan , memberikan sign rute forklift dan
melakukan pekerjaan sesuai SOP

Upaya Minimalisir Potensi Bahaya pada


Pengoperasian Forklift
3. Tahapan pengangkutan dan peletakkan barang
pengendalian yang dilakukan perusahaan yaitu
menggunakan APD (helmet dan safety shoes),
adanya
warning
sign,
training,melakukan
pengecekan beban dan melakukan pekerjaan
sesuai prosedur (SOP)
4. Tahapan pengisian baterai pengendalian yang
dilakukan perusahaan yaitu menggunakan APD
(gloves, safety shoes dan kacamata) , membilas
segera dengan air bersih, pengecekan rutin ,
mengeringkan tangan, safety awareness dan
melakukan pekerjan sesuai SOP

Terima Kasih