Anda di halaman 1dari 23

Diagnosa dan

Tatalaksana
Campak

Pendahuluan
Campak = morbili = measles = rubeola
Usia rentan:
1.<12 bulan
2.1-4 tahun
3.5-14 tahun

Epidemiologi
Global: >20.000 penularan / tahun
Thn 2010: 139.300
Indonesia:
Urutan ke-5 dari 10 pnykt utama bayi
(0,7%)
Urutan ke-5 dari 10 pnykt utama 1-4 thn
(0,77%)

Etiologi
Measles virus
Paramyxovirus
RNA Virus
140 nm
Suhu 25C ~ aktif
34 jam
Rusak dengan sinar
UV

Patogenesis
Hari
Manifestasi
0
Virus morbili dalam droplet kontak dengan permukaan epitel
nasofaring atau kemungkinan konjungtiva
1-2
2-3
3-5

Infeksi pada sel epitel dan multiplikasi virus


Penyebaran infeksi ke jaringan limfatik regional
Viremia primer
Multiplikasi virus morbili pada epitel saluran nafas di tempat
infeksi pertama, dan pada RES regional maupun daerah yang

jauh
5-7 Viremia sekunder
7-11 Manifestasi pada kulit dan tempat lain yang bervirus,
11-

termasuk saluran nafas


Virus pada darah, saluran nafas dan organ lain

14
15-

Viremia berkurang lalu hilang, virus pada organ menghilang

Manifestasi Klinis
Stadium Inkubasi
Selama 12-14 hari (hari ke 0-9 pasca
infeksi)
Tidak tampak gejala sakit

Manifestasi Klinis
Stadium Prodromal
Selama 2 5 hari (hari ke 9-14 pasca
infeksi)
Gejala utama: demam hingga 39,4 40,6C
Cough, Coryza, Conjungtivitis
Koplik Spot (hari ke-101 infeksi)
Muncul 1-2 hari sebelum timbulnya ruam
Hilang dalam 12-18 jam kemudian

Manifestasi Klinis
Stadium Erupsi
Hari ke-14 pasca infeksi
Ruam makulopapular muncul saat puncak
demam
wajah badan ekstremitas ( 2-3 hari)
awal: kemerahan putih (penekanan)
akhir: kecoklatan

Diagnosis Kerja
Gejala Klinis
Demam & 3C: cough, coryza, conjungtivitis
Ruam makulopapular khas campak
Patognomonik: Koplik Spot
Pemeriksaan Lab
Hematologi
Tes antibody
Tes virology (jarang)

Diagnosis Banding
Karaterist
Roseola
Scarlet
Erupsi
Campak
Rubella
ik
Infantum
Fever
Obat
Warna
coklat
merah
merah
merah tua
ruam
kemerahan
muda
muda
leher - blkg
telinga leher tubuh muka dada Menyerupai
Onset
muka leher dada muka penyakit
ruam
seluruh
wajah perut ekstremitas
eksantema
tubuh
ekstremitas
punggung akut lain,
ekstremitas
dari
tampilan
simultan
sulit
Penyebar
dgn
3 hari
1-2 hari
1-2 hari dibedakan
an ruam
perbaikan
klinis
Ruam
hari ke 5-6,
menghila deskuamas hari ke-3
hari ke-3 hari ke 3-4

Diagnosis Banding
Karateristi
Campak
k

Roseola
Scarlet
Erupsi
Infantum
Fever
Obat
Ruam
ruam
timbul
ruam
timbul
ruam
setelah
timbul 12
setelah
timbul
demam jam setelah
Tidak
demam
setelah
Masa
tinggi 3-4
demam, mempunya
tinggi 3-4
demam
prodromal
hari,
batuk, &
i gejala
hari,
ringan
kemudian
muntah prodromal
konjungtivi serta lemas
demam
selama 2
tis, batuk- 1-4 hari
turun
hari
pilek
drastis
Pembesara Lesi timbul
Pembesara Strawberry
Tanda
n KGB
bbrp hari n KGB (blkg tongue,
patognom Koplik Spot
oksipital,
2 mgg
telinga &
tonsilitis
onik
Nagayana's
mulai
oksipital) eksudativa
Spot
terapi
GASRubella

Penatalaksanaan
Campak tanpa komplikasi
Pengobatan simtomatik
Vitamin A (single dose):
Usia <6 bulan 50.000 IU
Usia 6-12 bulan 100.000 IU
Usia >12 bulan 200.000 IU

Penatalaksanaan
Indikasi rawat inap
Hiperpireksia (suhu >39,5C)
Dehidrasi
Kejang
Asupan oral sulit
Komplikasi (+)

Komplikasi
Komplikasi
Bronkopneum
onia
OMA

Ensefalitis

Terapi
Ampisilin 100 mg/kgBB/hari IV (4 dosis)
Kloramfenikol 75 mg/kgBB/hari IV (4 dosis
TMP 4mg/kgBB/hari (2 dosis)
Kloramfenikol 75 mg/kgBB/hari
Ampisilin 100 mg/kgBB/hari
Dexamethason 1 mg/kgBB/hari (3 dosis)
Dosis 0,5 mg/kgBB/hari (sampai kes. )
Tappering off u/ terapi > 5 hari
Reduksi kebutuhan cairan (3/4), koreksi elektrolit &
gas darah

SSPE
Enteritis

Tidak ada terapi


Atasi dehidrasi

Pencegahan
Pencegahan tingkat awal Edukasi
Pencegahan tingkat pertama Imunisasi
Pencegahan tingkat kedua Cegah
komplikasi
Pencegahan tingkat ketiga Rehabilitasi

Imunisasi Campak
Jenis Vaksin
Monovalen (Vaksin Campak)
Kombinasi dengan mumps dan rubella
(MMR)
Syarat penyimpanan vaksin
Suhu 2C - 8C ( 4C)
Terhindar sinar matahari

Imunisasi Campak
Vaksin Campak
Dosis 0,5 ml; SC / IM
Pemberian usia 9 bulan, kemudian usia 2
thn & saat masuk SD

Imunisasi Campak
KIPI Vaksin Campak
Demam >39,5C
5-15% kasus, h+5/6 pasca imunisasi
selama 5 hari
Ruam
5% kasus, h+7-10 pasca imunisasi selama
2-4 hari
Reaksi KIPI berat: Ensefalopati
Risk: 1 : 1.000.000.000 dosis vaksin

Imunisasi Campak
MMR
Dosis 0,5 ml; SC / IM
Pemberian usia 15 bulan, kemudian usia
5 tahun
Digunakan dalam 1 jam setelah +pelarut
Bila telah imunisasi campak, MMR tetap
diberikan
Bila belum imunisasi campak, MMR
dapat diberikan

Imunisasi Campak
KIPI MMR
Demam >39,4C (komponen measles)
5% kasus, h+7-12 pasca imunisasi
selama 1-2 hari
Meningoensefalitis (komponen
mumps)
1/1.000.000 kasus
Trombositopeni (komponen rubella)

Imunisasi Campak
KIPI MMR
Malaise, demam, atau ruam
Usia 1-2 thn, h+7 pasca imunisasi selama 1-2
hari
Kejang demam
0,1% anak, h+6-11 pasca imunisasi
Ensefalitis
<1/1.000.000 kasus, h+6-11 pasca imunisasi
Pembesaran kelenjar parotis
1% anak sampai usia 4 thn

Prognosis
Campak tanpa komplikasi: baik
Campak dengan komplikasi: sesuai
komplikasi

Kesimpulan
Campak
Etio: Virus RNA, F: Paramyxovirus & G:
Morbilivirus
Gejala: Fever, Cough, Coryza,
Conjungtivitis,
Rash (Koplik Spot)
Th/: Simtomatik, Vit. A
Pencegahan: Vaksinasi Campak