Anda di halaman 1dari 24

FISIOLOGI

CEKAMAN
Oleh:

HENDRA FAJRI
1110212069
MUHAMMAD WAHYU
FADLAN
1210212033

A. PENDAHULUAN
Pada prinsipnya, setiap tumbuhan memiliki
kisaran tertentu terhadap faktor lingkungannya.
Hukum toleransi Shelford
setiap organisme mempunyai suatu minimum dan
maksimum ekologisnya,yang merupakan batas bawah
dan batas atas dari kisaran toleransi organisme itu
terhadap
kondisi
factor
lingkungannya
(Dharmawan,2005)

B. PENGERTIAN FISIOLOGI
CEKAMAN
Cekaman (stress) : Tumbuhan yang sering
menghadapi kondidi ekstrim atau kondisi yang
tidak menguntungkan untuk pertumbuhan dan
perkembangannya
Kondisi yang menyebabkan perubahanproses
fisiologi dari keadaan normal yang berakibat
merugikan.
Akibat yang ditimbulkanoleh cekaman
bervariasi,tergantung pada :
Intensitas cahaya
Lama perlakuan
Jenis tumbuhan

TANGGAPAN TANAMAN
TERHADAP CEKAMAN
Cekaman adalah perubahan fisiologi yang
terjadi apabila suatu spesies dihadapkan
pada kondisi yang tidak menguntungkan
dan menginduksi alarm response berupa
respon defensif maupun respon adaptif
terhadap stimulus
Avoidance
Tolerance
Indikator yang paling peka
fotosintesis dan alokasi biomassa

terhadap

KLASIFIKASI CEKAMAN
Abiotik
Fisik

Biotik
kimia

Kekeringan

Polusi Udara

Kompetisi

Suhu

Logam Berat

Alelopati

Radiai

Pestisida

Herbivor

Flooding

Toksin

Penyakit

Angin

pH tanah

Jamur Patogen

Medan Magnet

Salinitasi

Virus

RESPON TANAMAN TERHADAP


CEKANAM

RESPON TANAMAN TERHADAP SUHU

Suhu Panas

Dampak

Respon

Panas berlebihan dapat mengganggu dan


akhirnya membunuh suatu tumbuhan dengan
cara mendenaturasi enzim-enzimnya dan
merusak metabolismenya dalam berbagai cara

1. Transpirasi
2. Penutupan stomata
3. Sintesis protein kejut panas
(stress
respone
protein)
=
membantu menstabilkan dan
memperbaiki bagian protein yang
denaturasi

MELOCACTUS
CURVISPINUS YANG
HIDUP DI GURUN
PASIR ATAU
LINGKUNGAN YANG
KEKEKURANGAN
AIR (DAERAH

Suhu Dingin
Dampak

Respon

Perubahan ketidakstabilan membrane


sel karena hilangnya cairan dan
pembentukan kristal yang dapat
merusak sel
1. Perubahan komposisi lipid
membran,contoh : meningkatkan
proporsi Asam lemak tak jenuh
untuk menghambat pembekuan
2. Perubahan komposisi zat terlarut
sel-sel hidup memungkinkan
sitosol mendingin dibawah 0 C
tanpa pembekuan

SUHU DINGIN
1.

2.

3.

4.

5.

Perubahan suhu berpengaruh pada komposisi


asam lemak
Asam lemak sebagai struktur utama membran
menjaga fluiditas membran yang tinggi pada
suhu rendah
Pada tumbuhan yang hidup disuhu rendah, kadar
asam lemak jenuh lebih tinggi
Lipid yang penting dalam membran :
fosfolipid,glukolipid,sulfolipid.sterol
Pada suhu dingin
anthocyanin
Komposisi asam lemak yangterbentuknya
berbeda merupakan
yang mengubah
warna,dimana
suatu bentuk adaptasi tumbuhan
terhadap
suhu
produksi klorofil terhenti
lingkungan
sebagai upaya persiapan
menghadapi musim dingin

Respon terhadap
cekaman air
Kelebihan Air
Menghambat respirasi, permeabilitas
Dampak
akar, penyerapan air dan hara,
penyamatan N, menghambat pasokan
O2 bagi akar dan mikroorganisme,dan
menghambat laju difusi
Secara fisiologis:
Respon

Melakukan pergantian dari respirasi


aerobik menjadi fermentasi anaerobik.
Mengurangi kanduktansi stomata dan
fotosintesis
Secara struktural :
Pembentukan aerenkim, pemanjangan
internodus dan petiole, pembentukan akar
adventif dan perubahan porositas akar.

Aerenkim (kanan),
dan
akar
adventif(kiri)
merupakan
struktur
yang
dibentuk
ketika
menghadapi
cekaman
minim
oksigen

Respon terhadap
cekaman air
Kekurangan Air
Mengganggu
morfologis,
Dampak

aktifitas fisiologis maupun


sehingga
mengakibatkan
terhentinya pertumbuhan. Defisiensi air yang
terus menerus akan menyebabkan perubahan
irreversibel(tidak dapat balik) dan pada
giliran tanaman akan mati (haryati,2008)

Cekaman kekeringan dapat dibagi menjadi tiga


kelompok
Cekaman Ringan :
jika potensi air
daun menurun 0.1
Mpa

Cekaman Sedang :
jika potensi air
daunmenurun
1.2s/d 1.5 Mpa

Cekaman Berat :
jika potensi air
daun menurun >1.5
Mpa

RESPON TANAMAN TERHADAP STRESS


KEKURNGAN AIR (PERUBAHAN MORFOLOGI
TANAMAN

MEKANISME CEKAMAN KEKERINGAN

RESPON TERHADAP CEKAMAN


SALITASI
Stress garam terjadi dengan terdapatnya salinitas atau
konsentrasi garam-garam terlarut yang berlebuhan
dalam tanaman (NaCl, NaSO4, CaCl2, MgSO4, MgCl2)
Konsentrasi
garam

Dampak

Potensial air
0,05-0,1 Mpa
1. Penurunan potensial air tanag menyebabkan tanah
kekurangan air
2. Racun bagi tumbuhan
3. Menghambat pembesaran dan pembelahan
sel,produksi protein serta penambahan biomass
tanaman
4. Jehilangan integritas membran,kerusakan
lamell,kekacauan organel sel, dan akumulasi
kalsium oksalat dalam sitoplasma,vakuola,dinding
sel dan ruang antar sel
5. Akumulasi reactive oxygen spesies (ROS)

1.

2.
3.

Respo
n

Menghasilkan zat terlarut kompatibel,yaitu senyawa organik


yang menjaga potensial air larutan tanah,tanpa menerima
garam dalam jumlah yang dapat menjadi racun
Pada tanaman halofit : memompa garam keluar dari tubuh
melewati epidermis daun
Laju respirasi meningkat dan pengurasan cadangan
karbohidrat

Pengaruh salinitas
terhadap tanaman
padi

Pengaruh salinitas
tanah terhadap
tanaman sorgum

RESPON TERHADAP CEKAMAN


CAHAYA
Perbedaan tanaman toleran dan intoleren
1. Tumbuhan cocok ternaung menunjukkan laju fotosintesis
yang sangat rendah pada intensitas cahaya tinggi
dibandingkan tumbuhan cocok terbuka
2. Laju fotosintesis tumbuhan cocok ternaung mencapai
titik jenuh pada intensitas cahaya yang lebih rendah
dibanding tumbuhan cocok terbuka
3. Laju fotosintesis tumbuhan cocok ternaung lebih tinggi
dibandingkan tumbuhan cocok terbuka pada intensitas
cahaya yang sangat rendah
4. Titik kompensari cahaya untuk tumbuhan cocok
ternaung lebih rendah dibandingkan tumbuhan cocok
terbuka

RESPON TERHADAP CEKAMAN


CAHAYA

RESPON TERHADAP CEKAMAN


HERBIVOR
1.
2.

Asama amino non protein berfungsi sebagai


pertahanan terhadap herbivor.
Beberapa protein tanaman (inhibitor protease
berfungsi menghambat proses pencernaan
herbivor, misalnya inhibitor -amilase.

Dionaea
muscipula

Cannavalia
ensiformis

Terima
kasih