Anda di halaman 1dari 39

Eksplorasi merupakan suatu/serangkaian

pekerjaan/tindakan yang dilakukan dalam


rangka mencari menemukan, dan menggali
sumberdaya alam, dalam hal ini adalah air
bawah tanah.

Sebagaimana halnya
penelitian/penyelidikan atau riset,
kegiatan eksplorasi perlu dilakukan
secara bertahap

Tahapan yang Dilaksanakan


dalam Eksplorasi
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.

Existing data collection


Preliminary existing data analysis
Field Works
Field data analyses
Environmental Study
Well site location
Boring , logging
Tests: aquifer, pumping, ect
Construction

3.

Field Works

Geologic mapping/checking

- Surface
- Subsurface
Hydrogeologic mapping
- Surface
- Subsurface
Groundwater sampling
- Springs
- Wells
Laboratory
- Petrology
- Sedimentology
- Physics, chemistry, & biology of
groundwater

Aquifer Properties:
Lithology, Petrology
Field data & lab
Porosity,
hydraulic conductivity,
transmissivity
Groundwater quality:
Physics
Chemistry
Biology

data analysis

Environmental study
Physical environment
Social
Culture
Economic
etc

1. Investigasi Permukaan
2. Investigasi Bawah

Permukaan

Investigasi Permukaan
1. Metode Geologi
2. Penginderaan Jauh
3. Metode Geofisika

1. Metode Geologi
Analisis

dan

Interpretasi

Topografi,
Analisis Peta Geologi
Evaluasi terhadap Data Hidrologi,

Peta

2. Penginderaan Jauh
Interpretasi Foto Udara
Interpretasi Citra Satelit
Interpretasi Citra Radar

Foto Udara

3. Metode Geofisika
Metode Electric Resistivity
Metode Seismik Refraksi
Metode Gravity

2. Investigasi Bawah
Permukaan
Test Drilling
Geophisical Logging

Resistivity Logging
Spontaneous Potential Logging
Radiation Logging
Temperature Logging
Miscellaneous Logging

2.1. Test Drilling (uji


pemboran)
Mengetahui variasi litologi secara

vertikal, dengan analisis cutting


atau coring
Untuk mengetahui permukaan
airtanah

2.2. Geophisical Logging


Penggunaan alat pada suatu lubang bor yang

bekerja untuk merekam sifat-sifat fisik semua


parameter batuan
Hasilnya berupa interpretasi karakteristik
formasi, kuantitas airtanah, kualitas airtanah
dan pergerakannya, atau struktur fisik yang
ada di dalam lubang bor

2.3. Resistivity Logging


Mengukur tahanan listrik media di

sekitar alat, dengan mengalirkan


arus listrik dan elektrode potensial.

2.4. Spontaneous Potential


Logging
Mengukur potensial listrik alami yang

dijumpai di dalam lapisan bumi


Pengukuran biasanya dalam milli volt yang
didapat dari pencatatan potensiometer
yang dihubungkan dengan dua buah
elektrode

2.5. Radiation Logging


Natural-Gamma Logging:
Gamma-gamma Logging:
Neutron Logging:

2.6. Temperature
Logging
Mengukur variasi temperatur airtanah

yang terkandung di dalam batuan


secara vertikal, dengan alat pengukur
berupa sejenis termometer

2.7. Miscellaneous
Logging
Television Logging
Acoustic Logging

JARING ALIRAN (FLOW NET)


TERDIRI DARI:

GARIS-GARIS EKUIPOTENSIAL
GARIS-GARIS ALIRAN
SALING BERPOTONGAN
TEGAK-LURUS
Garis ekuipotensial

GARIS EKUIPOTENSIAL:
GARIS YANG MENGHUBUNGKAN
TITIK-TITIK YANG MEMPUNYAI
TOTAL HEAD SAMA

JARING ALIRAN DAPAT


DIGUNAKAN UNTUK:
MENGETAHUI ARAH ALIRAN
MENG-ESTIMASI VOLUME AIR YANG MENGALIR

PADA SUATU AKIFER, BERDASARKAN RUMUS


DARCY: q = k.b.w (dh/dl)
q = vol air yang bergerak dlm satu sel
k = konduktivitas hidrolika
b = jarak garis ekuipotensial
w = jarak garis aliran
dh/dl = landaian hidrolika

TOTAL ALIRAN (Q) = n. q


n = jumlah sel yang ada pada suatu aliran

Latihan
Tentukan volume air yang bergerak

di dalam suatu akifer perhari, apabila


diketahui:
Luas penampang akifer = 70 x 40 m2
K = 0,02 m/detik
dh/dl = 0,075

GERAKAN AIRTANAH MELALUI


BIDANG PERLAPISAN

Bila aliran melalui lapisan dengan harga K


berbeda, maka garis aliran akan dibiaskan
sesuai dg rumus

tan 1 K1

tan 2 K 2

1
2
3

1, 2, 3 = sudut bias pada lapisan 1, 2, 3


K1, K2, K3 = konduktivitas lapisan 1, 2, 3

TUGAS
DALAM SUATU SISTEM AKIFER, TERDAPAT

DUA PERLAPISAN BATUAN, MASING-MASING


TERDIRI DARI PASIR HALUS DI BAGIAN ATAS,
DAN PASIR KASAR DI BAGIAN BAWAH.
KEDUDUKAN PERLAPISAN ADALAH
HORIZONTAL.
PERBANDINGAN HARGA K (KONDUKTIVITAS
HIDROLIKA) ANTARA PASIR HALUS DAN PASIR
KASAR ADALAH 2 : 3.
ALIRAN AIR TANAH PADA LAPISAN PASIR
HALUS MEMBENTUK SUDUT 40o TERHADAP
BIDANG PERLAPISAN.
GAMBARKAN JARING ALIRANNYA