Anda di halaman 1dari 9

DESTILASI

VAKUM

1. Pengertian
Memisahkan dua komponen
yangtitikdidihnya sangat tinggi.
Distilasi yang dioperasikan dibawah tekanan
vakum / kondisi tertutup.
Distilasi yang tekanan operasinya 0,4 atm
(300 mmHg absolut).
Biasanya digunakan jika senyawa yang ingin
didestilasi tidak stabil, dengan pengertian
dapat terdekomposisi sebelum atau
mendekati titik didihnya atau campuran
yang meiliki titik didih di atas 150 C.

2. Prinsip
Prinsip ini didasarkan pada hukum fisika dimana zat cair
akan mendidih dibawah titik didih normalnya apabila
tekanan pada permukaan zat cair itu diperkecil atau vakum.
Menurunkan tekanan diatas permukaan cairan dengan
bantuan pompa vakum, maka cairan yang didistilasi akan
mudah menguap, karena cairan ini akan mendidih dibawah
titik didih normalnya.
Proses destilasi vakum pada sistem vakum proses
berlangsung dibawah kondisi normal 30 35 mmHg
dengan tujuan menurunkan titik didihnya.
Cairan diuapkan pada tekanan rendah, jauh dibawah titik
didih dan mudah terurai.

3. Fungsi dan tujuan Destilasi


Vakum
Untuk menurunkan titik didih pada
minyak berat atau long residu
sehingga menghasilkan produk
produknya.
Sangat berguna untuk senyawa yang
mendidih di luar temperatur
dekomposisi pada tekanan atmosfer
dan yang karenanya akan terurai
oleh setiap usaha untuk merebus
mereka di bawah tekanan atmosfer.

4. Alat yang digunakan


a) Kolom stripper
b) Heat Exchanger
c) Condensor
d) Separator
e) Furnace
f) Cooler
g) Perpipaan
h) Instrumentasi
i) Jet Ejektor

5. Produk yang dihasilkan


pada destilasi vakum
Produk Hight Vacum Gas Oil
( HVGO )
Produk Light Vacum Sloop ( LVS )
Produk Light Vacum Gas Oil
( LVGO )
Produk Parafine Oil Distillate
( POD )
Produk bottom kolom HVU

6. Treatment Destilasi Vakum


Proses distillasi dengan tekanan
dibawah tekanan atmosfer, bertujuan
untuk mengambil minyak midle
distillate yang tidak terambil diproses
CDU, dengan cara menarik ( vacum )
produk tersebut dari long residue

7. Proses Destilasi Vakum