Anda di halaman 1dari 19

Serat dari group ke-2

1. Serat periosteogingival: menghubungkan


periosteum pada tulang alveolar ke
attached gingiva
2. periosteogingival. Serat membantu
pelekatan gingiva ke tulang alveolar.
3. Serat interpapilar: terlihat pada
interdental gingiva pada arah fasiolingual
dan mendukung papilla gingiva.
4. Serat transgingiva: terlihat didalam dan
disekeliling gigi pada attached gingiva.
Serat transgingiva menjaga letak baris
gigi dan lengkung gigi.
5. Serat sirkuler: memanjang dari
sementum pada permukaan distal dan
melebar kebukal dan lingual sekitar gigi
selanjutnya masuk ke permukaan mesial.
6. Serat intergingiva: terlihat didalam
attached gingiva yang berdekatan
dengan dasar dasar membrane yang
memanjang ke mesiodistal. Serat
intergingiva membantu menopamh dan

Serat dari group ke-2


6.

7.

8.

Serat semisirkular:
memanjang dari permukaan
mesial pada gingiva ke
permukaan distal pada gigi
yang sama dengan bentuk
setengah lingkaran.
Serat oxytalan: terlihat pada
seluruh struktur jaringan
penghubung periodonsium.
Fungsi dari serat ini masih
belum diketahui.
Serat elastin: serat elastin
hanya terdapat pada jaringan
penghubung pada gingiva dan
ligament periodontal. Serat
elastin juga banyak terdapat
pada jaringan penghubung
pada permukaan alveolar.

Matrix ekstraselular
Dihasilkan oleh fibroblast dan diikuti
oleh sel mast dan komponen lainnya
yang berasal dari daerah matriks,
merupakan medium yang
didalamnya sel jaringan penghubung
dan penting untuk menjaga fungsi
jaringan penghubung

Tabel 2.2:Drainase darah, saraf, dan limfatik gingiva


Pasokan Darah

Drainase Vena

Draniase Limfatik

Inervasi Persarafan

Terutama dari cabang arteri alveolar yang

Drainase vena menyertai pasokan arteri

Limfa diserap dari cairan jaringan melalui

Saraf memiliki pusat trofik di ganglion

melewati septa interdental

dinding tipis ke kapiler limfa, lalu ke pembuluh semilunar, dan dibawa ke periodonsium via
yang lebih besar, dimana banyak di sekitar

nervus trigeminal dan akhir percabangannya

pembuluh darah terkait

Arteri alveolar interdental perforasi melalui

Gingival labial dan lingual region insisif

Gingiva bagian labial insisif maksila, kaninus

puncak alveolar ke ruang interdental memasok

mandibula mengalir ke nodus limfa submental

dan premolar disarafi oleh cabang superior

interdental papilla dan gingiva bukal/lingual

nervus intraorbital

Pada gingival cabang ini beranastomosis dengan

Gingiva palatal maksila mengalir ke nodus limfa Gingiva bukal region molar maksila disarafi

cabang dangkal yang memasok mukosa oral dan

servikal dalam

oleh cabang nervus gigi posterior superior

Gingiva bukal dan lingual maksila dan gingival

Gingiva palatal disarafi oleh nervus palatine atas

vestibula dan margin gingiva sebagai contoh


arteri bukal, mental dan palatine

bukal dan lingual mandibula mengalir ke nodus kecuali area incisor, yang mana disarafi oleh
limfa submandibular

nervus nasopalatinus

Gingiva lingual disarafi oleh nervus sublingual


Bagian labial incisor mandibula dan kaninus
disarafi oleh nervus mentalis dan bagian bukal
molar disarafi oleh nervus bukalis

Gigi di mandibula termasuk ligament


periodontalnya disarafi oleh nervus alveolaris
inferior, dimana maksila oleh plexus alveolaris
superior

Jaringan pendukung gigi


Ligamen periodontal
Definisi:
Jaringan prndukung gigi
teridiri dari ligament
periodontal, sementum dan
tulang alveolat. Ligament
periodontal merupakan
struktru jaringan yang
berada di sekitar akar dan
menghubungkan ketulang

Struktur:
Struktur
Ruang ligamen periodontal
memilik bentuk seperti jam
pasir dan paling sempit
pada pertengahan akar.
Lebar PDL sekitar 0.25mm
+- 50%.

Periodontal ligamen sel dibagi


atas:

Periodontal ligamen sel


dibagi atas:

Komponen Ekstraseluler

Serat serat periodontal

Substansi Dasar:
Ruang antara sel, serat, pembuluh
darah dan saraf didalam ruang
periodontal ditempati oleh substansi
dasar. Substansi dasar terbuat dari
dua kelompok substansi utama;
glikosaminoglikan seperti asam
hyaluronik dan proteoglikan; dan
glikoprotein seperti fibronektin dan
laminin. Ia juga mengandung air yang
tinggi (70%).

Pembentukan serat ligamen


periodontal

Struktur pada jaringan ikat


Pembuluh Darah
Ligamen periodontal dipasok oleh cabang
cabang yang berasal dari tiga sumber, gigi, arteri
inter-radikular, dan arteri interdental. (gbr. 2.16):
Arteri gigi sebelum memasuki foramen apical
memberi cabang pada PDL, yang juga memasok
pulpa.
Arteri inter-radikular memberi cabang didalam
tulang alveolar yang memasok PDL melalui
piringan kribiform.
Arteri interdental keluar dari puncak tulang
alveolar dan memasok bagian koronal PDL.

Struktur pada jaringan ikat


Pembuluh Limfatik
Pembuluh limfatik terkihat mengikuti
jejak pembuluh darah dalam PDL.
Pasokan Saraf
Dalam gigi yang erupsi, ligamen periodontal yang
berkembang dipasok oleh serabut saraf yang tidak mengalami
myelinasi. Apakah ini berlanjut setelah gigi erupsi tidak
diketahui. Ligamen periodontal terutama dipasok oleh cabang
gigi saraf alveolar melalui perforasi apikal soket gigi atau dari
piring kribriform. Banyak penelitian telah membuktikan bahwa
PDL banyak dipasok oleh mekanoreseptor dimana tubuh sel
terletak di ganglion trigeminal. Reseptor ini memberikan
sensasi sentuhan, tekanan, rasa sakit dan propriosepsi pada

Empat tipe pengakhiran saraf digambarkan seperti:


Akhiran bebas dengan ramifikasi seperti pohon:
paling sering terlihat di sepanjang akar. Mereka
dianggap nosiseptor dan mekanoreseptor.
Sel darah Ruffini: Banyak ditemukan disekeliling
apeks akar dan biasanya merupakan
mekanoreseptor.
Akhiran melingkar: Ditemukan di daerah tengah.
Fungsi dan ultrastrukturnya belum dapat
dipastikan.
Akhiran tipe gulungan berkapsul: Terkait dengan
apeks akar.

Sementikel
Sementikel adalah massa kalsifikasi
melekat atau terpisah dari
permukaan akar. Mereka dapat
berkembang dari kalsifikasi serat
Sharpey dan pembuluh terkalsifikasi
bertrombosis dalam PDL.

Fungsi ligamen periodontal


Fungsi fisik PDL adalah:
Menyediakan perlindungan jaringan lunak untuk melindungi pembuluh
darah dan saraf dari cedera karena tekanan mekanis.
Mentransmisikan kekuatan oklusal ke tulang. Tergantung pada jenis
gaya yang diterapkan, gaya aksial bila diterapkan menyebabkan
peregangan dari serat oblik dari PDL. Transmisi kekuatan tensional ke
tulang alveolar mendorong pembentukan tulang dan bukan resorpsi
tulang. Tapi ketika gaya tipping horisontal diterapkan gerakan gigi
dalam batasan dari PDL. Ketika kekuatan yang lebih besar diterapkan,
perpindahan dari piringan fasial dan lingual mungkin terjadi. Sumbu
rotasi, di gigi berakar tunggal terletak di daerah antara sepertiga apikal
dan tengah akar. Di gigi berakar lebih dari satu, sumbu rotasi terletak
di daerah furkasi.
Melekatkan gigi pada tulang
Menjaga jaringan gingival dalam hubungannya yang baik dengan gigi
Meredam kejutan dan menahan tekanan oklusal.

Fungsi Nutrisi dan Sensorik


Karena PDL memiliki pasokan vaskular yang kaya ia menyediakan nutrisi ke
sementum, tulang dan gingiva. Ligamen periodontal dipasok oleh serabut
saraf yang dapat mengirimkan sensasi sentuhan, tekanan dan rasa sakit ke
pusat-pusat yang lebih tinggi. Bundel saraf mengikuti jalan pembuluh darah
dan memasuki ligamen periodontal dari daerah periapikal melalui saluran
dari tulang alveolar. Bundel ini dibagi menjadi serat mielin tunggal, yang
kemudian kehilangan selubung myelin dan berakhir di salah satu dari empat
jenis berakhirnya saraf. Mereka:
Akhiran bebas, membawa sensasi sakit
Mekanoreseptor seperti Ruffini berlokasi di area apical
Sel darah Meissner juga merupakan mekanoreseptor terletak terutama di
pertengahan akar
Akhiran tekanan dan getaran seperti gulungan, berlokasi terutama di apeks.
Sensasi sakit ditransmisikan oleh saraf dengan diameter yang lebih kecil, suhu
oleh tipe sedang; tekanan oleh serabut besar bermyelin.

Tulang alveolar
Definisi:
Tulang alveolar adalah bagian dari maksila
dan mandibula yang membentuk dan
mendukung socket gigi (alveoli). Ia
terbentuk ketika gigi erupsi, dengan
tujuan untuk menyediakan perlekatan
dengan tulang pada ligament
periodontal yang sedang terbentuk dan
secara bertahap hilang ketika gigi hilang.

Fungsi tulang alveolar


Fungsi Tulang Alveolar
Menyediakan rumah bagi akar gigi
Sebagai jangkar akar gigi ke alveoli
Membantu pergerakan gigi saat
perawatan orthodonti
Membantu menyerap dan
mendistribusikan tekanan oklusal
Memasok pembuluh pembuluh ke PDL