Anda di halaman 1dari 25

ANALISIS JALUR dan

ANALISIS FAKTOR
BEUTY MONICASARI
ERNA NOVIANISARI
KHAULAH ADILLA FITRI
RIANTI UTAMI
YUSUF HIDAYATULLAH

FKIP PENDIDIKAN MATEMATIKA


UNSWAGATI

ANALISIS JALUR

Model Path Analysis digunakan untuk

menjelaskan pola hubungan antar variabel


dengan tujuan mengetahui pengaruh
langsung maupun tidak langsung dari
seperangkat variabel bebas (eksogen) terhadap
variabel terikat (endogen)

Manfaat analisis jalur


1.
2.
3.
4.

Penjelasan fenomena yang dipelajari.


Prediksi nilai variabel terikat berdasarkan
variabel bebas (bersifat kualitatif)
Faktor determinan : Variabel bebas mana yang
berpengaruh dominan terhadap varibel terikat
Pengujian Model : baik konsep yang sudah ada
maupun pengembangan konsep baru

Asumsi-Asumsi
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Hubungan antar variabel bersifat linier, adaptif,


dan normal.
Hubungan kausal satu arah.
Variabel terikat berskala interval atau rasio.
Menggunakan probability sampling
Observed variables diukur dengan valid dan
reliable
Model dispesifikasikan dengan benar berdasar
teori dan konsep yang relevan

Model Path Analysis


1

31
31

r1212

3
2

32
32

Correlated

31

21
1

31

32

Mediated

32

Independent

Konsep

Model Struktural
X1

1
YX

r12
r13

X2

YX2
YX3

r23

X3

ZX1

ZY
ZX3

Persamaannya :
Y=PYX1X1+PYX2X2+PYX3X3+ 1
Z=PZX1X1+PZX3X3+PZYY+ 2

Sub Struktur 1
X1

1
YX

r12
r13

X2

Konsep

YX2

YX3

r23

X3

Persamaannya :
Y=PYX1X1+PYX2X2+PYX3X3+ 1
Z=PZX1X1+PZX3X3+PZYY+ 2

Konsep

Sub Struktur 2
X1

1
YX

r13

ZX1

Y
YX3

X3

ZY
ZX3

Persamaannya :
Y=PYX1X1+PYX2X2+PYX3X3+ 1
Z=PZX1X1+PZX3X3+PZYY+ 2

Contoh
Hipotesis :

Diduga kemampuan siswa dan motivasi


siswa berkontribusi secara simultas dan
signifikan terhadap hasil belajar siswa
1
Kempuan siswa
(X1)

yx1

r12
motivasi siswa
(X2)

yx2

y
Hasil belajar siswa
(Y)

Analisis Jalur

Contoh
Penelitian : Kontribusi Kemampuan siswa dan Motivassi siswa
terhadap hasil belajar siswa

Analisis Jalur

Langkah 1 :

Hipotesis & Persamaan Struktural

Hipotesis : Kemampuan siswa dan motivasi siswa


berkontribusi secara simultan dan
signifikan terhadap hasil belajar siswa

Struktur :

Y=YX1X1+ YX2X2 + Y 1

Analisis Jalur

Langkah 2 :

Hitung koefisien jalur (1)

a. Gambar Diagram Jalur

Y=YX1X1+ YX2X2 + Y +1
1

Kemampuan siswa
(X1)

yx1

r12
Motivasi siswa
(X2)

yx2

y
Hasil belajar siswa
(Y)

Langkah 2 :Hitung koefisien jalur (2)

b. Hitung koefisien korelasi & regresi (SPSS)

angkah 2 :Hitung koefisien jalur (3)

Langkah 3 :Hitung koefisien jalur scr simultan

ANOVAb
Model
1

Regression
Residual
Total

Sum of
Squares
1170,257
237,743
1408,000

df
2
9
11

Mean Square
585,129
26,416

F
22,151

Sig.
,000 a

a. Predictors: (Constant), Motivasi Kerja (X2), Kemampuan Pegawai (X1)


b. Dependent Variable: Produktivitas Kerja (Y)

H0 : yx1= yx2=0
Ha : yx1= yx20
H0 : Kemampuan siswa dan motivasi siswa tidak berkontribusi secara
simultan dan signifikan terhadap produktivitas siswa
Ha : Kemampuan siswa dan motivasi siswa berkontribusi secara simultan dan
signifikan terhadap hasil belajar siswa

Nilai F = 22,151 sig. 0,00 <0,05 berarti H0 ditolak Ha diterima

Langkah 4 :Hitung koefisien jalur scr individu (1)

H0 : yx1=0
Ha : yx1>0
H0 : Kemampuan pegawai tidak berkontribusi secara simultan dan signifikan
terhadap produktivitas kerja
Ha : Kemampuan pegawai berkontribusi secara simultan dan signifikan
terhadap produktivitas kerja

Nilai t = 2,845 sig. 0,019 <0,05 berarti H0 ditolak Ha diterima

Langkah 4 :Hitung koefisien jalur scr individu (2)

H0 : yx2=0
Ha : yx2>0
H0 : Motivasi Pegawai tidak berkontribusi secara simultan dan signifikan
terhadap produktivitas kerja
Ha : Motivasi Pegawai berkontribusi secara simultan dan signifikan terhadap
produktivitas kerja

Nilai t = 2,763 sig. 0,022 <0,05 berarti H0 ditolak Ha diterima

Analisis Jalur

Memaknai Hasil Analisis Jalur (1)

Y=YX1X1+ YX2X2 + Y1
Y=0,510 X1+0,495X2+0,411 1
1

KOORDINASI
(X1)

yx1= 0,51

r12= 0,645
MOTIVASI KERJA
(X2)

yx2=0,495

y =0,411
PRODUKTIVITAS
KERJA
(Y)

Y 1 R y2. x1. x 2 1 0,831 0,169 0,411

Analisis Jalur

Memaknai Hasil Analisis Jalur (2)

Kontribusi Kemampuan siswa (X1) yang secara langsung


mempengaruhi hasil belajar siswa(Y) = 0,512=0,2601 =
26,01 %
Kontribusi Motivasi siswa (X2) yang secara langsung
mempengaruhi hasil belajar siswa(Y) = 0,4952=0,2450 =
24,50 %
Kontribusi Kemampuan siswa(X1) dan Motivasi siswa(X2)
secara simultan yang secara langsung mempengaruhi
hasil belajar siswa (Y) = 0,831=83,1 %. Sisanya 16,9%
dipengaruhi faktor lain yang tidak dapat dijelaskan dalam
penelitian ini.

ANALISIS FAKTOR

Pengertian Analisis Faktor


Analisis faktor merupakan salah satu teknik analisis
statistika multivariate, dengan menitik beratkan
pada data yang mempunyai hubungan yang sangat
erat secara bersama-sama pada segugus variabel,
tanpa membedakan antara variabel tergantung atau
variabel endogen Y dan variabel bebas atau variabel
eksogen X, cara ini disebut sebagai metode antar
ketergantungan (independence methods).

Kegunaan Faktor Analisis


Untuk mengidentifikasi underlying dimensions
(factor) yang dapat menjelaskan korelasi
sekumpulan variaber
2. Untuk mengidentifikasi variabel baru, yang dapat
digunakan untuk analisis lainnya (e.g., to
regression)
3. Untuk mengidentifikasi satu atau beberapa
variabel dari variabel yang banyak jumlahnya.
4. Mengkonfimasi kontruksi suatu variabel laten
1.

Langkah Analisis
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.

Buka file Hatco.sav


Dari mene utama SPSS pilih anylize, lalu sub menu
data reduction, lalu pilih factor
Tampak dilayar tampil windows factor analysis
Pada kotak variabel isikan variabel X1 sampai X5
pilih descriptive dan aktifkan semua pilihan yang ada
Pilih continue
Pilih rotation dan aktifkan pilihan varimax
Pilih continue dan abaikan lainnya lalu OK
Output SPSS