Anda di halaman 1dari 16

DYSARTHRIA

GANGGUAN BICARA
Fisiologi Proses Bicara

Di dalam otak terdapat 3 pusat yang mengatur


mekanisme berbahasa.
pusat bahasa reseptif tersebut adalah area 41 dan 42
disebut area wernick, merupakan pusat persepsi
auditoro-leksik yaitu mengurus pengenalan dan
pengertian segala sesuatu yang berkaitan dengan bahasa
lisan (verbal).
Area 39 broadman adalah pusat persepsi visuo-leksik
yang mengurus pengenalan dan pengertian segala
sesuatu yang bersangkutan dengan bahasa tulis.
Sedangkan area Broca adalah pusat bahasa ekspresif
Struktur fungsional
organ pengucapan
Laring
Laring merupakan penghubung antara
faring dan trakea, didisain untuk
memproduksi suara (fonasi)
Didalam faring ini terdapat pita suara
yang dapat menghasilkan gelombang
suara yang nantinya akan di modifikasi
oleh resonator dan articulator yang
kemudian dihasilkan suara yang
seperti kita ucapkan sehari-hari
Vocal Tract

Vocal tract bertindak sebagai filter dengan frekuensi


yang diinginkan, berkorespondensi dengan
resonansi akustik dari vocal tract
Voiced Sounds (Suara)

contohnya huruf vokal (a,i,u,e,o), diproduksi dengan


meningkatkan tekanan udara di paru-paru dan
menekan udara untuk bergerak ke glottis (lubang
antara vocal cords), sehingga vocal cords bergetar.
Artikulasi dan Resonansi

Artikulasi adalah proses


penghasilan suara dalam
berbicara oleh pergerakan bibir,
mandibula, lidah, dan mekanisme
palatopharyngeal dalam kordinasi
dengan respirasi dan phonasi
Patofisiologi Gangguan Bicara secara umum
Lingkungan Kerusakan Otak

Sos-ek rendah.
1.Kerusakan
Neuromuskuler junction. Emosi
Tekanan Keluarga. 2.Sensoris motoris.
Keluarga bisu. 3.Serebral Palsi.
4.Masalah Persepsi.

Masalah Pendengaran Gangguan Bicara Perkembangan


Terlambat
Kongenital. Ekspresif.
Didapat. Reseptik.
v

Keluarga Perkembangan
Hubungan Sosial
1Cemas.
1Gangguan Komunikasi
2Kurang Pengetahuan.
Intelegensia verbal.
3Koping Keluarga tak efektif.
2Gangguan Bermain.
3Isolasi sosial.
4Interaksi sosial.
Definisi Dari Dysarthria

Dysharthia atau gangguan bicara terdiri dari masalah-


masalah artikulasi, masalah suara, masalah kelancaran
bicara,(gagap), afasia( kesulitan dalam menggunakan
kata-kata, biasanya akibat cedera otak) serta
keterlambatan dalam bicara
Dysarthria adalah ganguan bicara yang mencakup
artikulasi yang tidak sempurna yang disebabkan oleh
kehilangan control otot setelah cedera system saraf
pusat maupun saraf tepi (kamus dortland)
Biasanya saraf yang mengalami kerusakan adalah : N.
V, N. VII, N. IX, N. X, dan N. XII
Maping etiologi dysarthria

Alcohol intoxication
Dementia
Facial trauma
Head cancer surgery
Head trauma
Multiple sclerosis (MS)
Myasthenia gravis
dysarthria
Neck cancer surgery
Nervous system (neurological)
disorders affecting the brain
Neuromuscular disease
Parkinson's disease
Stroke
Dll…
Macam – macam Dysarthria

Dyarthria spastic ( akibat kerusakan bilateral pada UMN)


Flaccid ( akibat bilateral atau unilateral kerusakan LMN)
Ataxic ( akibat rusaknya cerebellum )
Unilateral upper motor neuron ( menimbulkan gejala
yang lebih ringan dibandingkan dengan kerusakan UMN
bilateral )
Hyperkinetik dan hypokinetik ( akibat rusaknya bagian
pada basal ganglia, seperti parkinsonism )
Dan dysarthria campuran ( dimana lebih dari satu tipe
dysarthria yang muncul sebagai manifestasi )
Gejala Dan Tanda-Tanda Dari Dysarthria
Bicaranya pelan seperti Perubahan pada kualitas
berbisik vocal ("nasal" speech“)
Pelannya kecepatan Tidak bisa atau
berbicara rendahnya control pada
Berbicara dengan cepat saliva
dengan kualitas seperti Kesulitan mengunyah
mengomel dan menelan
Terbatasnya gerak lidah,
bibir dan janggut
 intonasi yang tidak
normal ketika bicara
Cara Mendiagnosa Terjadinya
Dysarthria
Dysarthria dapat di diagnose oleh
dokter dengan basic pathologist pada
tanda-tanda gangguan bicara pada
seseorang dan kelemahan pada otot-
otot untuk bicara.
Penatalaksanaan Dari Dysarthia
Penatalaksanan yaitu dengan mengatasi penyebab utama dari
dysarthria
pengobatan symptomnya disesuaikan dengan gejala yang muncul
Treatment yang bisa digunakan untuk dysarthia seperti :

1. memelankan kecepatan bicara


2. memperbaiki breath support sehingga seseorang bisa bicara
lebih keras
3. Menguatkan otot-otot bicara
4. Meningkat pergerakan dari mulut, lidah dan bibir
5. Memperjelas atau memperbaiki articulation sehingga
pembicaraan tampak lebih jelas
6. Berlatih bicara dengan keluarga
terimakasih

Anda mungkin juga menyukai