Anda di halaman 1dari 72

TRACTUS URINARIUS

dr. Dian. Y. Lestari

Disorder of Kidney
Congenital
Malformasi, ectopic, cysta, dysplasia

Acquired

Glomeruli disease
Tubulointersitial disease
Renal calculi
Neoplasma

Primary
Acute diffuse post streptococcal
Lipoid nephrosis or minimal change
IgA nephropathy

Secondary
SLE, Diabetes, Hypertension etc

Immune, Toxic, metabolic

Cyst Disease of Kidney


Simple cyst
Adult policystic kidney disease
Childhood polycystic kidney disease

Pathogenesis

Clinical Syndrome

Nefritic syndrome
Nefrotic syndrome
Acute Renal Failure (RPGN)
Chronic Renal Failure

Nefritic Syndrome
Penyakit yang memacu respon peradangan
proliferatif (sel endotel, sel mesangial/epitel)
Hematuria (macros/micros)
Oliguria & azotemia
Hipertensi

Patofisiologi :
Proliferasi sel radang dlm glomeruli + infiltrat
lekositik merusak dinding kapiler
pelepasan sel darah merah kelainan
hemodinamik laju GFR menurun
oliguri, retensi cairan, azotemia

Diffuse Proliferative GN
Post Streptococcal.

Rapidly Progressive GN (or Crescentic)


Post Streptococcal, Goodpastures,

Focal Glomerulonephritis
Primary: Bergers disease (IgA Nephritis)
Secondary IgA nephritis, Henoch Schonlein
purpura, SBE, Coeliac Disease etc

RPGN / GN Cresentic
Menurunnya fungsi ginjal dg cepat &
progresif
Oliguri berat gagal ginjal
Sindrom RPGN :
Pasca infeksi (streptococcus)
GN disertai penyakit sistemik
RPGN Primer / idiopatik

Macroscopis
Ginjal membesar, pucat
Perdarahan ptechie
Glomeruli necrosis focal, proliferasi
difuse/focal, proliferasi mesangial

Microscopis
Bulan SABIT (cresentic) pada glomeruli
ok proliferasi dari sel-sel epitel parietal
kapsula bowman & infiltrasi monosit dan
macrofag

normal

kresntik

Post Streptococcal GN
1-4 weeks following streptococcal infection
by nephritogenic strains (time for Ab
formation)
Immune mediated
Granular deposits of IgG,IgM & C3 in GBM,
(subepithelial location common)

normal

inflamasi

Diffuse Proliferative GN:


Enlarged hypercellular
glomeruli.
Hyperplasia of epithelium
& endothelium. Cell
Swelling.
Inflammatory cells.
Collapsed capillaries.
Obstruction to blood flow.

NEFROTIC SYNDROM
Penyakit yang mempengaruhi keutuhan
dinding kapiler glomeruus (MBG)

Edema generalisata
Proteinuria masif (> 4 g/hari)
Hipoalbuminemia (< 3 g/100ml)
Hiperlipidemia & hiperlipiduria

NEFROTIC SYNDROM

Lipoid nefrosis
Nefropati membranosa
Glomerulosis segmental focal
Glomerulonefritis Proliferasi membranosa
(MPGN)

Disease Renal intersitium & tubulus


Nefritis intersitial tubulus (TIN) pyelonefritis
akut
cronik

Nekrosis tubuler akuta

PYELONEFRITIS AKUT
Infeksi bakteri E. coli >>>
proteus, klebsiella, pseudomonas
Jalur ascending, hematogen
Predisposisi
Hamil
Batu
Tumor

- BPH
- DM
-Vesicouretral reflek

microscopis
macroscopis

Ginjal N / >>
Batas jelas
Kekuningan
microabcess

Necrosis suppuratif
Necrosis papila renalis
(necrotizing pyelonefritis|)

microabces

Papila
necrosi
s

Cronic Pyelonefritis
Pembentukan jaringan parut intersitial
parenkim ginjal yang disertai pembentukan
jaringan parut & deformitas sistem pelvis
calyces
PN kronis obstructive
nefropati refluks

Nefropati refluks
Paling sering
Unilateral / bilateral
Macroskopis : mengecil tidak sama rata
jaringan parut yang tdk rata
Micros : chronic inflammation, fibrosis,
tubular atrophy

ACUTE TUBULAR NECROSIS


Destruksi sel tubulus dan supresi akut fungsi
ginjal
Penyebab ARF
Reversible
Etiologi : trauma berat, pancreatitis acut,
septikemia

TUMOR GINJAL
Ca sel ginjal
Wilms tumor
Tumor calyces & pelvis

Ca Sel Ginjal

80 90% tumor ganas ginjal


2 % kanker pada dewasa
Dekade V VII
L:P=2:1
Adeno Ca dari sel sel tubulus

macroscopis

Besar, massa bulat , diameter 3 15 cm


Irisan : kuning abu-abu putih
Lunak, kistik
Perdarahan (+)
Batas jelas

microscopis

Sel bervacuol (lemak / jernih)


Selaput dinding sel (+)
Inti kecil terdesak ke basal
Sel podosit mirip tubulus dengan inti bulat,
kecil, teratur
Anaplasia (+)
Mitosis >>
Sel datia (+)
Stroma <<; perdarahan (+)

Gejala klinis
Trias:
Hematuria tanpa nyeri
Demam lama
Nyeri tumpul pinggang

Kadang :
Polisitemia
Hipercalcemia, hipertensi, cushing syndroma,
feminisasi / masculinisasi

Metastasis
Hematogen (paru & tulang)
Diagnosis : CT scan, Sonografi, Arteriografi
Prognosis :
Metastasis (-) : 5 ysr 70%
Invasi lokal : 5 ysr 15 20%

WILMS TUMOR
Kanker ke-3 pada anak < 10 th
Penyebab utama kematian pada anak
Isi : mesoderm

macroscopis
Massa bentuk bulat, sangat besar
Irisan :
Daerah miksomatik, lunak spt daging ikan
Jaringan hialin abu2 padat spt tulang rawan
Necrotik yang hemorrhagik

microscopis
Khas :
Glomerulus primitif / abortif
Capsula bowman tidak terbentuk
Tubulus primitif terkurung stroma sel
spindle
(+) jaring mesoderm : otot lurik (>>), otot
polos, tulang rawan, dll

Gejala klinis
Massa tumor teraba di abdomen
Kadang : panas / nyeri abdomen
Prognosis : 2 ysr 90%

Tumor Pengumpul Urin


Calyces renalis, pelvis renalis, Ureter, VU,
Urethra
Epitel transitional pola mirip morfologinya
4 pola :

Ca papiloma papiler
Ca papiler invasif
Ca datar non invasif
Ca datar invasif

Gejala klinis

Hematuria tanpa nyeri


L:P=2:1
Dekade V VII
Predisposisi

Sigaret, kontak beta-naftilamin


Sistitis kronis
Skistosomiasis
siklofosfamid

Prognosis :
5 ysr 57%
Invasif : 5 ysr < 20 %