Anda di halaman 1dari 12

METODE PEWARNAAN

UMUM

Mikroteknik
Fakultas Biologi
STRUKTUR SEL &
AFINITASNYA THD
ZAT WARNA
PENDAHULUAN
 SEL MEMP. BAGIAN-2, SATU DG YG
LAINNYA MEMP SIFAT YG BERBEDA
 INTI > BERSIFAT ASAM DRPD
SITOPLASMA
 PERLU PEWARNAAN TERTENTU
SESUAI DG SIFAT-2 BAGIAN SEL
 DI DLM SITOPLASMA SEL > DARI 85
% ADL AIR
Bahasan sifat-2 organel
 Miktokhondria (I dipelajari
o/Altman,1894)
 Benda (1898), nama lain
mitokhondria=khondriosoma
 Apparatus golgi, I diketemukan o/
Lavalette St Gorge
 Sentriola, adl bulatan kecil terletak pd
sitoplasma, hanya terlihat pd sel yg
hidup
NUKLEUS

 Nukleusstruktur terbesar dlm sel, di


dlmnya tdp plasmosoma &
karyosomaplasmosoma=nukleolus
 Tdd : selaput inti, cairan inti,
plasmosoma, karyosoma
 Plasmosoma, sifat ke arah basa,
terpulas baik dg zw.asam
 Karyosoma, sifat ke arah asam,
terpulas baik dg zw. Basa
 Scr keseluruhan nukleus bersifat asam,
afinitasnya besar thd zw basa
Pewarna Umum Nuklei
 Bila 2 pewarna kromatin, methyl green –
pyroninkaryosoma & kromosom terwarnai
o/ methyl green; plasmosoma terwarnai o/
pyronin
 Pewarna umum nukleus adl hematoxylin,
carmine dll (zw sintetis)hematoxylin
bukanlah pewarna, dia tdk dpt memberikan
warna hrs di + oksidator
 Hematoxylin hematein, struktur kimia yg
mgd cincin quinonoid (chromopore), sbg
pembawa warnashg substansi tsb
berwarna
Mordant Haematoxylin buatan Dobell
 Metode u/mewarna nuklei, tepatnya
umum u/ mewarnai kromosom, tdd :
#Lart mordant, iron alum 1% (dlm
alkohol 70%)
#Lart pewarna, hematein 1% (dlm
alkohol 70%)
#Lart pendeferensiasi, hidrochloric acid
0.1% (dlm alkohol 70%)
Haematoxylin jenis lain dg mordant

 Acid Alum Haematoxylin buatan Ehrlich, dg


mordant amonium alum berlebihan +
(aquadest; alkohol;glycerin;glacial acetic acid)
 Haemalum Mayer, dg mordant potassium
alumunium sulfat + (aquadest; sodium iodat)
 Haematoxylin Ehrlich (1886), dg potassium
alumunium sulfat berlebihan + (alkohol absolut;
aquadest; glycerol; glacial acetic acid)
 Haematoxylin Harris (1900), dg
amonium/potassium alum + (alkohol absolut;
aquadest; mercuric oxide)
Pewarna lain nuclei
 Carmine
 Calestin-Blue B
 Safranin
 Methyl green – Pyronin, untuk warnai DNA,
Pyronin spesifik u/ RNA
 Acetocarmineu/mempelajari mitosis,
konsentrasi DNA bertambah
 Aceto-orceinmewarnai mitosis sel
 Teknik Papaniculaouu/seks kromatindg
cresyl violet 1%teknik Barrseks kromatin
ada yg menyebut Barr-body
Pewarna Sitoplasma
asam nukleat
 Sitoplasma bersifat acidophyl, terpulas dg zw.
Yg bersifat asam, ttp RNA sendiri bersifat
basophyl
 Material basophyl pd sel tumor, sel yg belum
dewasa/sel embrional
 RNA dg pewarna methyl green-pyronin; gallo
cyanin
 Gallocyanin (u/pewarna asam
nukleat)tdd.chrome alum; aquadest;
gallocyanin
Pewarna Mitokhondria
Dg teknik supravital
Dg teknik fiksasi

 Lazim dg pewarna dichrome dan


trichromemisal Masson trichrome dg
fiksatif formalin lart.Helly
 Juga dg Phosphotuncstic Acid
Haematoxylin (PTAH) buatan Mallory sgt
baik u/memperlihatkan mitokhondria
 Metode Regaud menurut Almann-Kuhl
(cain)
 Tes Acid Hematin dari Baker
 Anniline –acid fuchsin-Methyl green
Pewarna Apparatus Golgi
•Metode impregnasi perak
•Metode osmifikasi
 Metode Impregnasi perak :
prosedur da Fanometode Cobalt
nitrate da Fano
prosedur Aoyamametode
Cadmium chloride
 Metode Osmifikasi
metode Mann-Kopsch-Weighl