Anda di halaman 1dari 8

INFORMASI TENTANG

AKREDITASI SEKOLAH
Oleh:

BADAN AKREDITASI NASIONAL SEKOLAH/MADRASAH

Disampaikan pada Bimbingan Teknis SBI-DPSMK


Cisarua, 8 Mei 2008
Hubungan antar pilar dlm
penjaminan mutu
DASAR LEGAL FORMAL BAN S/M
(UU 20/2003 sisdiknas, PP 19/2005,Permen 29/2005)
 Akreditasi dilakukan untuk menentukan kelayakan program
dan/atau satuan pendidikan pada jalur pendidikan formal
dan non-formal pada setiap jenjang dan jenis
pendidikan[Pasal 60 ayat (1)]
 Pemerintah melakukan akreditasi pada setiap jenjang dan
satuan pendidikan untuk menentukan kelayakan program
dan/atau satuan pendidikan [Pasal 86 ayat (1)]
 Akreditasi merupakan bentuk akuntabilitas publik dilakukan
secara obyektif, adil, transparan, dan komprehensif dengan
menggunakan instrumen dan kriteria yang mengacu
kepada Standar Nasional Pendidikan [Pasal 86 ayat (3)]
 Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-S/M)
adalah badan evaluasi mandiri yang menetapkan kelayakan
program dan/atau satuan pendidikan jenjang pendidikan
dasar dan menengah jalur formal dengan mengacu pada
standar nasional.[Permen No.29/2005, Pasal 1 ayat (1)]
DASAR LEGAL FORMAL BAP S/M
DI TINGKAT PROVINSI

 Dalam melaksanakan akreditasi, BAN-S/M dibantu oleh


Badan Akreditasi Provinsi Sekolah/Madrasah (BAP-S/M)
yang dibentuk oleh Gubernur
[PP No. 19/2005, Pasal 87 ayat (2)]

 Badan Akreditasi Provinsi Sekolah/Madrasah yang selanjutnya


disebut BAP-S/M adalah badan evaluasi mandiri di provinsi
yang membantu BAN-S/M dalam pelaksanaan akreditasi
[Permen No. 29/2005, Pasal 1 ayat (2)]

 Dalam pelaksanaan akreditasi, BAN-S/M dibantu oleh Badan


Akreditasi Provinsi Sekolah/Madrasah (BAP-S/M).
[Permen No. 29/2005, Pasal 7 ayat (4)]
MENAG MENDIKNAS

DITJEN DITJEN DITJEN BALITBANG BAN-S/M BSNP


PENDAIS MANDIKDASMEN PMPTK
GUBERNUR

KANWIL DISDIK LPMP BAP-S/M


DEPAG PROV
BUPATI/
WALIKOTA Asesor
KANDEP
DISDIK Unit Pelaksana
KAB/KOT Akreditasi BAP-S/M
KAB/KOTA

MADRASAH SEKOLAH
DATA SEKOLAH YANG TELAH DI AKREDITASI
∑ (2004- TOTAL
JENJANG ∑ SEKLH ∑ MADRSH Prkt 2004 2005 % HASIL ABC 2006 2007
2005) 04/05/06

A 274 406 680 21,23

B 682 992 1.674 52,26 3.076


TK 50.083 10.712 7.699 10.775 9.580
C 198 524 722 22,54

TT 51 76 127 3,97 127

A 437 740 1.177 11,34

B 1.713 3.998 5.711 55,06 10.148


SD 147.793 22.610 29.173 39.321 28.868
C 806 2.454 3.260 31,43

TT 26 198 224 2,17 224

A 680 823 1.503 33,46

B 1.000 1.314 2.314 51,51 4.451


SMP 22.274 12.498 4.251 8.702 7.150
C 220 414 634 14,11

TT 20 21 41 0,92 41

A 331 372 703 45,85

B 269 371 640 41,75 1.522


SMA 8.899 4.918 1.880 3.402 2.060
C 61 118 179 11,68

TT 9 2 11 0,72 11

A 320 441 761 30,99

B 634 702 1.336 54,41 2.401


SMK 5.665 - 1.916 4.317 3.040
C 118 186 304 12,38

TT 10 44 54 2,22 54

A 3 4 7 7,07

B 21 43 64 64,65 98
SLB 1.248 - 292 390 226
C 6 19 25 25,25

TT 0 3 3 3,03 3

JUMLAH 235.962 50.738   7.889 14.265 22.154   21.696 45.211 66.907 50.924
*) Data Madrasah yang telah diakreditasi belum diperoleh
INFORMASI TERAKHIR

 Sedang disiapkan Instrumen Akreditasi SMK


diharapkan 2008 selesai. Percepatan Juli 2008 sudah
diuji coba.
 Penyusun instrumen dari Unsur BAN S/M, Unsur
DPSMK, Unsur PMPTK, Unsur Pakar Psikometri.
 Ada kerjasama Simbiose Mutualistis antara BAN
S/M dengan DPSMK
 Mohon dukungan teknis untuk penyiapan Evaluasi
Diri Sekolah Menengah Kejuruan
PENGEMBANGAN SMK
 Menuju ketercapaian Standar Nasional Pendidikan
mencakup 8 aspek yaitu:
1. standar isi, [Permen No. 22/2006]
2. standar proses, [Permen No. 41/2007]
3. standar kompetensi lulusan, [Permen No. 23/2006]
4. standar tendik (Permen 12-13-16/2007)
5. standar sarana dan prasarana,
6. standar pengelolaan (Permen No 19/2007)
7. standar pembiayaan, dan
8. standar penilaian pendidikan.

Anda mungkin juga menyukai