Anda di halaman 1dari 25

Tutorial Skenario 2

Kelompok 9 :
Annisa Aulia R
Fadel M Yasin
Mardhiati
Rahma Dania AJ
Adela Tamara
Putri Chari N
Diyah Ayu Rizki TD
Kamelia Ramadhani S
Raudatul Izzah
Shaula Chintyasari
M.Zainal Fikri
Robiansyah

Skenario
Seorang ibu tiba-tiba merasa cemas ketika anaknya demam
dan terus menangis. Ketika melihat pada mulut anaknya,Ibu
melihat ada perkembangan pada gusi anak tersebut. Lalu Ibu
membawa anaknya ke dokter gigi dan menjelaskan bahwa si
anak sedang mengalami fase pertumbuhan gigi.

Definisi Pertumbuhan Gigi


Fase
pertumbuhan
gigi
merupakan
proses
yang
berkesinambungan namun memiliki karakteristik yang dapat
dibedakan melalui tahap-tahapnya, yaitu tahap bud, cup,
dan bell. Masing-masing tahap menjelaskan bentuk dari
organ epitel enamel yang merupakan bagian dari
perkembangan gigi.
( Nasution MI. Morfologi Gigi Desidui Dan Gigi Permanen.
Medan: USU Press; 2008.)

Fase Pertumbuhan Gigi


Teeth develop as ectodermal appendages
from epithelial and mesenchymal tissues.
Tooth organogenesis is regulated by an
intricate network of cell cell signaling
during all steps of development. The dental
hard tissues, dentin, enamel, and cementum,
are formed by unique cell types whose
differentiation is intimately linked with
morphogenesis.
Teeth are initiated from two tissue
components: the surface epithelium and the
underlying mesenchyme. The dental
mesenchyme derives from cranial neural
crest cells that migrate into the frontonasal
process and first branchial arch. The first
sign of tooth development is the formation of
the dental lamina. Dental lamina appears as a
thickening of the oral epithelium adjacent to
condensation of ectomesenchyme. Not all will appear at
the same time. The first to develop are those of the
anterior mandible region. At this early stage the tooth
buds have already determined their crown morphology.

Click icon to add picture

1. Bud stage is represented by the first epithelial invasion into the ectomesenchyme
of the jaw. The supporting ectomesenchymal cells are packed closely beneath and
around the epithelial buds.

2. Cap stage
Condensation of the ectomesenchyme immediately
subjacent to the tooth bud caused by lack of
extracellular matrix secretion by the cells thus
preventing separation. Histodifferentiation begins
at the end of cap stage.
Epithelial outgrowth called Enamel Organ because
it will eventually form the enamel
Dental Papilla: Ball of condensed
ectomesenchymal cells (it will form dentin and
pulp). The peripheral cells adjacent to the inner
dental epithelium will enlarge and later
differentiate into odontoblasts

Enamel knots are clusters of nondividing epithelial


cells visible in sections of molar cap stage. Enamel
knot precursor cells are first noted by expression
of
p21 gene expression

Beginning of histodifferentiation within the enamel organ


forming the stellate reticulum. The pheripheral epithelial cells
are differentiating into the inner and outer enamel epithelia

3. Bell stage

Dental lamina
Outer dental
epithelium
Inner dental
epithelium
Dental papilla
Dental follicle
Cervical loop
Continued growth leads to bell stage, where the enamel organ
resembles a bell with deepening of the epithelium over the
dental papilla
Continuation of histodifferentiation (ameloblasts and
odontoblasts are defined) and beginning of

Outer dental epithelium


Stellate reticulum
Stratum intermedium
Inner dental epithelium
Dental papilla

Inner dental epithelium


Outer dental epithelium

Cervical loop

Formation of Permanent Dentition

Successional tooth bud

The tooth germs that give rise to permanent incisors, canines and premolars form
as a result of further proliferative activity within the dental lamina, lingual to the
deciduous tooth germ
The developing permanent molars have no deciduous predecessor and their tooth
germs originate from the dental lamina that extends posteriorly beneath the oral
epithelium after the jaws have grown

Time Line of Human Tooth Development


Age

Developmental Characteristics

42 to 48 days

Dental lamina formation

55 to 56 days

Bud stage; deciduous incisors;


canines and molars

14 weeks

Bell stage for deciduous teeth; bud


stage for permanent teeth

18 weeks

Dentin and functional ameloblasts


in deciduous teeth

32 weeks

Dentin and functional ameloblasts


in permanent first molars

Hard tissue formation starts at the late stages of the bell


stage
Differentiation of cells into odontoblasts and ameloblasts

Dentinogenesis
Dentin is formed by odontoblasts that
differentiate from ectomesenchymal cells of
dental papilla with influence from the inner
Differentiation
of odontoblasts is mediated by expression of signaling
dental
epithelium
molecules and growth factors in the inner dental epithelial cells
2 steps of dentinogenesis:
1. Formation of collagen matrix
2. Deposition of calcium and phosphate
(hydroxyapatite) crystals in the matrix

Amelogenes
is
Ameloblasts
First layer of enamel
Dentin

Odontoblasts

At the same time or soon after the first layer of dentin (mantle dentin) is formed,
the inner dental epithelial cells differentiate into ameloblasts and secrete enamel
proteins. These proteins further will help in the terminal differentiation of
odontoblasts. The ameloblasts will then start laying down organic matrix of
enamel against the newly formed dentinal surface. The enamel matrix will
mineralize immediately and form the first layer of enamel. The formation of
enamel is called amelogenesis.

Apposition
At the same time when the inner
dental epithelium is differentiating,
the undifferentiated
ectomesenchymal cells increase
rapidly in size and ultimately
differentiate into odontoblasts
The increase in size of the papillary
cells leads to elimination of the acellular
zone between dental papilla and inner
dental epithelium
Differentiation of odontoblasts from
ectomesenchymal cells are induced by
influence from the inner dental epithelium

Odontoblasts Dentin

Experiments have shown that if there is


no inner dental epithelium, there is no
Ameloblasts dentin formed
Enamel

http://www.usc.edu/hsc/dental/ohisto/

Dentinogenesis
Dentin is formed by odontoblasts that
differentiate from ectomesenchymal cells of
dental papilla with influence from the inner
Differentiation
of odontoblasts is mediated by expression of signaling
dental
epithelium
molecules and growth factors in the inner dental epithelial cells

http://www.usc.edu/hsc/dental/ohisto
/

Kalsifikasi
Pengendapan garam-garam anorganik kalsium selama

pengendapan matriks oleh endapan dari suatu nidus kecil,


selanjutnya nidus garam-garam kalsium anorganik bertambah
besar oleh tambahan lapisan-lapisan.

Erupsi
Aktif

Pergerakan gigi yang didominasi oleh gerakan ke arah


vertikal sejak mahkota gigi bergerak dari tempat pembentuknya
di dalam rahang sampai mencapai oklusi fungsional dalam
rongga mulut.
Pasif
Pergerakan gusi ke arah apex yang menyebabkan maahkota
klinis bertambah pendek sebagai akibat adanya perubahan
pada perlekatan email epitel di daerah apikal.

Erupsi

Kelainan pada pertumbuhan gigi


Fusion
Fusion merupakan hasil dari dua benih gigi yang sedang berkembang . Fusion merupakan
keabnormalan pada gigi yang terjadi pada tahap cap stage. Fusion adalah hasil dari dua benih gigi
yang berkembang sangat dekat sehingga akan berkontak dan mengalami fusi sebelum terjadinya
kalsifikasi atau dari tekanan yang dihasilkan selama perkembangan menyebabkan kontak dari dua bud
yang bersebelahan.

Gemination
Gemination merupakan keabnormalan pada gigi yang terjadi pada tahap cap stage dan faktor
etiologinya adalah herediter. Gemination terjadi ketika satu benih gigi membelah dan selanjutnya
terjadi invaginasi yang tidak sempurna.

Concrescence
Concrescence merupakan keabnormalan gigi yang terjadi pada tahap aposisi dan maturasi. Faktor
etiologinya adalah injury traumatic atau gigi yang crowded. Concrescence terjadi ketika akar dari dua
atau lebih gigi baik gigi desidui maupun permanen yang mengalami fusi pada sementum.

Waktu erupsi dan jenis gigi desidui


Eruption times for primary and permanent teeth
Primary teeth

Central
incisor

Lateral
incisor

Canine

Maxillary teeth

10mo

11mo

Mandibular teeth

8mo

13mo

First
premolar

Second
premolar

First
molar

Second
molar

19mo

16mo

29mo

20mo

16mo

27mo

Third
molar

Permanent teeth

Central
incisor

Lateral
incisor

Canine

First
premolar

Second
premolar

First
molar

Second
molar

Third
molar

Maxillary teeth

78yr

89yr

1112yr

1011yr

1012yr

67yr

1213yr

1721yr

Mandibular teeth

67yr

78yr

910yr

1012yr

1112yr

67yr

1113 yr

1721yr

Waktu erupsi dan jenis gigi


permanen

Rahang
Atas

Rahang
Bawah

Gigi

Kalsifikasi dimulai Enamel terbentuk

Erupsi

Insisivus sentralis

3 - 4 bulan

4 - 5 tahun

7 - 8 tahun

Insisivus lateralis

10 12 bulan

4 - 5 tahun

8 - 9 tahun

Kaninus

4 - 5 bulan

6 - 7 tahun

11 - 12 tahun

Premolar pertama

1 - 1 tahun

5 - 6 tahun

10 - 11 tahun

Premolar kedua

2 - 2 tahun

6 - 7 tahun

10 - 12 tahun

Molar satu

Pada lahir

2 - 3 tahun

6 - 7 tahun

Molar dua

2 - 3 tahun

7 - 8 tahun

12 - 13 tahun

Molar tiga

7 - 10 tahun

12 - 16 tahun

16 - 21 tahun

Insisivus sentralis

3 - 4 bulan

4 - 5 tahun

6 - 7 tahun

Insisivus lateralis

3 - 4 bulan

4 - 5 tahun

7 - 8 tahun

Kaninus

4 - 5 bulan

6 - 7 tahun

9 - 10 tahun

Premolar pertama

1 - 2 tahun

5 - 6 tahun

10 - 12 tahun

Premolar kedua

2 - 2 tahun

6 - 7 tahun

11 - 12 tahun

Molar satu

Pada lahir

2 - 3 tahun

6 - 7 tahun

Molar dua

2 - 3 tahun

7 - 8 tahun

11 - 13 tahun

Molar tiga

7 - 10 tahun

12 - 16 tahun

16 - 21 tahun

Gejala yang timbul saat erupsi


gigi
Erupsi gigi desidui dapat disertai dengan hipersaliva,sering
memasukkan benda atau jari ke mulut, sering menggigit, rewel,
demam, dan gusi terlihat bengkak.
Kehadiran gigi ini merupakan pertanda juga bahwa usus bayi
sudah mulai siap menerima makanan yang lebih padat dari
sekedar susu. Pada saat gigi dalam proses erupsi (keluar dari
gusi dan mulai terlihat dari luar) bayi sering menunjukkan
macam-macam gejala. Yang ringan berupa kegelisahan, sering
menangis, lalu sedikit panas, dan kadang-kadang juga disertai
diare. Gejala ini muncul karena pada saat itu sedang terjadi
perobekan tulang yang ditembus gigi

Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan gigi


Faktor penunjang :
1. Genetik
.Pada umumnya waktu erupsi gigi anak perempuan lebih
cepat dibandingkan anak laki-laki. Perbedaan ini berkisar
antara 1 hingga 6 bulan. Hal ini disebabkan faktor hormon
yaitu estrogen yang memainkan peranan dalam
pertumbuhan dan perkembangan sewaktu anak perempuan
mencapai pubertas.
2. Jenis Kelamin
3. Faktor Ras
4. Faktor lingkungan

Daftar Pustaka
1. Soewandi w,hidayat e.s.erupsi gigi sulung pada anak dengan

riwayat lahir prematur,berat badan lahir rendah.Jurnal


MKB,volume 46 no.1,maret 2014.
2. Itiinaningsih,W.H.Anatomi Gigi.Jakarta:EGC.1991.
3. Anatomi untuk kedikteran gigi kepala dan leher.Eric W.
Baker.EGC. 2015
4. Luke cascarani. Buku saku Bedah Mulut dan
Maksilofasial.EGC.2014

THANK YOU