Anda di halaman 1dari 18

PENAWARAN,

PERMINTAAN, DAN
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Ramadhany Mardianto Fadly
B01109066
Dan
V. Inggi Setiawan
B01109082

05/17/10 Rini Sulistiawati, SE, M.Si 1


Btas Harga Tertinggi yang
Tidak Mengikat
Kurva 1.1

D S
Batas Harga
$4 Tertinggi

Harga
Ekuilibriu 3
m

0 100 q
Kuantitas
Ekuilibrium
05/17/10 Rini Sulistiawati, SE, M.Si 2
Analisis Kurva 1.1
• Pada saat pemerintah menetapkan
harga tertinggi diatas ekuilibrium
maka batas harga tertinggi
tersebut tidak berpengaruh
terhadap permintaan dan
penawaran.

05/17/10 Rini Sulistiawati, SE, M.Si 3


Batas Harga Tertinggi yang
Mengikat
Kurvap 1.2

D S

Harga
Ekulibriu $3
m

2 Batas Harga Tertinggi

K e ku ra n g a
n

0 75 125 q
Kuantitas Kuantitas
Ditawarkan Diminta

05/17/10 Rini Sulistiawati, SE, M.Si 4


Analisis kurva 1.2
• Pada kurva 1.2 kebalikan dari kurva
1.1 dimana pemerintah
menetapakan batas harga tertinggi
di bawah harga ekuilibrium. Ini
mengakibatkan penawaran menjadi
bekurang dan permintaan
bertambah.

05/17/10 Rini Sulistiawati, SE, M.Si 5


Pengendalian Sewa Dalam
Jangka Pendek
 H a rg a
Sew a
Kurva 2.1
A p a rte m e
S
n

S e w a ya n g
D ike n d a lika n

K e ku ra n g a n

K u a n tita s
A p a rte m e n

05/17/10 Rini Sulistiawati, SE, M.Si 6


Analisis kurva 2.1
• Kurva 2.1 menggambarkan pengaruh
jangka pendek atas pengendalian
sewa, karena penawaran dan
permintaan apartemen relatif
inelastis, batas harga tertinggi
yang diatur undang-undang
pengendaliann sewa hanya
menyebabkan kekurangan suplai
perumahan dalam jumlah sedikit.
05/17/10 Rini Sulistiawati, SE, M.Si 7
Pengendalian Sewa Dalam
Jangka Panjang
 Kurva 2.2
H a rg a S e w a
A p e rte m a n
S
D

S e w a ya n g
D ike n d a lika n

K e ku ra n g a n

0 K u a n tita s a p e rte m e n
05/17/10 Rini Sulistiawati, SE, M.Si 8
Analisis Kurva 2.2
• Kurva 2.2 menggambarkan pengaruh
jangka panjang dari pengendalian
sewa. Karena penawaran dan
permintaan apertemen lebih
elastis, pengendalian sewa
menyebabkan kekurangan suplai
dalam jangka yang cukup besar.

05/17/10 Rini Sulistiawati, SE, M.Si 9


Harga Dasar yang Tidak
Mengikat

P Kurva
3.1 D S

P
E ku ilib riu $
m 3

2 H a rg a D a sa r

0 10 Q
Q0
e ku ilib riu
m
05/17/10 Rini Sulistiawati, SE, M.Si 10
Analisis Kurva 3.1
• Gambar pada kurva 3.1 pemerintah
menetapkan harga dasar di bawah
harga ekuilibrium, sehingga harga
dasar tidak memberikan pengaruh.
Harga pasar menyesuaikan diri
menuju keseimbangan penawaran
dan permintaan.

05/17/10 Rini Sulistiawati, SE, M.Si 11


Harga Dasar yang Mengikat
 P
Kurva 3.2
D S u rp lu s S

$
4 H ra g a
D a sa r

H a rg a 3
E ku ilib riu m

0 8 120 Q
K u0a n tita s K u a n tita s
05/17/10 DRini
ita Sulistiawati,
w a rka n SE,DM.Si
im in ta 12
Analisis kurva 3.2
• Kurva 3.2 menggambarkan bahwa
pemerintah menetapkan harga
dasar diatas harga ekuilibrium,
sehingga harga pasar menjadi $4.
ini mengakibatkan penawaran
menjadi meningkat dan permintaan
berkurang. Ini mengakibatkan
perusahaan mengalami surplus
barang produksi.
05/17/10 Rini Sulistiawati, SE, M.Si 13
Pasar Tenaga Kerja yang
Bebas

U pah

Pe n a w a ra n
Te n a g a
K w e rja

U pa
E ku h
jilib
riu m

Pe rm in ta a n
Te n a g a
K e rja
Te n a g a K e rja K u a n tita s
E ku ilib riu m Te n a g a
05/17/10 Rini Sulistiawati, SE, M.Si K e rja 14
Analisis pasar tenaga
kerja yang bebas
• Kurva ini menggambarkan suatu
pasar tenaga kerja di mana upah
sesuai dengan keseimbangan
penawaran dan permintaan tenaga
kerja.

05/17/10 Rini Sulistiawati, SE, M.Si 15


Pasar Tenaga Kerja Suatu Upah
Minimum yang Meningkat
U pah

Pe n a w a ra n
Te n a g a
Pe n g a n g g u ra n
K e rja

U pah
M in im u m

Pe rm in ta a n
Te n a g a
K e rja
0 K u a n tita K u a n tita s K u a n tita s
s D ita w a rka n Te n a g a K e rja
05/17/10 D im in ta Rini Sulistiawati, SE, M.Si 16
Analisis Pasar Tenaga Kerja
Suatu Upah Minimunm yang
Meningkat
• Menggambarkan dampak dari upah
minimum yang mengikat. Karena
upah minimum ini merupakan
harga dasar, maka upah tersebut
menyebabkan surplus (kuantitas
tenaga kerja yang ditawarkan
melebihi kuantitas yang diminta).
Hasilnya adalah pengangguran.

05/17/10 Rini Sulistiawati, SE, M.Si 17


TERIMA KASIH

05/17/10 Rini Sulistiawati, SE, M.Si 18