Anda di halaman 1dari 13

Deret Radioaktif

1. DERET RADIOAKTIF

Deret
Radioaktif

Deret nuklida
radioaktif

Unsur radioaktif bisa berubah menjadi unsur radioaktif


yang baru dan seterusnya sampai dihasilkan unsur
yang stabil, dan membentuk suatu deret radioaktif

Jenis-jenis Deret Radioaktif


Deret Neptunium

Deret Torium

Deret Aktinium

Deret Uranium

a. Deret
Thorium

Deret Thorium merupakan deret


yang diawali unsur90Th232(inti
induk) dan diakhiri
unsur82Pb208sebagai unsur yang
stabil. Deret ini disebut juga
deret 4n

b. Deret
Neptunium

Deret Neptunium merupakan


deret
yang diawali unsur (inti
induk)
dan diakhiri unsur sebagai
unsur yang stabil. Deret ini
disebut juga deret (4n+1)

c. Deret
Uranium

Deret Uranium merupakan


deret yang diawali unsur
(inti stabil) dan diakhiri unsur
sebagai unsur yang stabil
Deret ini disebut juga deret
(4n+2)

d. Deret
Aktinium

Deret Aktinium merupakan


deret yang diawali unsur

(inti induk) dan diakhiri unsur


sebagai unsur yang stabil.
Deret ini disebut juga deret
(4n+3)

Terima Kasih

Peluruh
an
alfa
Peluruhan alfa, terjadi ketika suatu inti memancarkan

partikel alfa (inti helium yang terdiri dari dua proton


dan dua neutron). Hasil peluruhan ini adalah unsur
baru dengannomor atomyang lebih kecil.Inti helium
merupakan inti stabil dengan nomor massa dan nomor
atom yang kekal.

Peluruhan alfa adalah salah satu bentuk peluruhan


radioaktif dimana sebuah inti atom berat tidak stabil
melepaskan sebuah partikel alfa (inti helium) yang
dapat dituliskan sebagai 4He2atau 42
dan meluruh menjadi inti yang lebih ringan dengan
nomor massa empat lebih kecil dan nomor atom dua
lebih kecil dari semula, menurut reaksi:

Dua proton dan dua netron ini bergerak


terus di dalam inti, yang kadang-kadang
bergabung dan terkadang berpisah. Di
dalam inti partikel alfa terikat oleh gaya inti
yang sangat kuat yangjauh lebih kuat dari
gaya elektrostatik. Tetapi jika partikel alfa
inti bergerak lebih jauh dari jari-jari inti ia
akan segera merasakan tolakan gaya

Partikel alfa ini terdiri dari 2 proton dan 2 neutron. Selain


memancarkan partikel alfa, inti radioaktif ini juga akan
membantuk inti yang baru (inti anak).
Secara sistematis,ketika sebuah inti memancarkan sinar
alfa/partikel alfa,inti tersebut kehilangan empat nukleon
dua diantaranya adalah protondan dua lagi adalah
neutron.

Salah satu emisi radioaktivitas yaitu emisi pertikel alfa.


Partikel alfa pada dasarnya adalah partikel bermuatan positif
yang dipancarkan oleh beberapa unsur radioaktif. Partikel alfa
terdiri atas 2 neutron terikat pada 2 proton, jadi identik
dengan inti atom helium Partikel ini sangat masif dan
berenergi tinggi serta dipancarkan dari inti isotop radioaktif
yang memiliki rasio netron terhadap proton yang terlalu
rendah.

Kegunaan Partikel Alfa


Muatan positif dari partikel alfa sangat berguna
dalam industri, misalnya:
1.Radium-226 dapat digunakan untuk
pengobatan kanker, yakni dengan memasukkan
jumlah kecil radium ke daerah yang terkena
tumor.
2.Polonium-210 berfungsi sebagai alatstatic
eliminatordaripaper millsdi pabrik kertas dan
industri lainnya.
3.Beberapa Detektor asap memanfaatkan emisi
alfa dari americium-241untuk membantu
menghasilkan arus listri sehingga mampu
membunyikan alarm saat kebakaran.