Anda di halaman 1dari 11

REFARAT

BABY BLUES
SYNDROME
Oleh : Reyyan Alfaj
Pembimbing : dr. Ni Wayan Ani, SpKJ

Latar Belakang
Angka kejadian 25-85%
Banyaknya faktor
pencetus
Gejala ringan
SKDI 3A

Definisi
Baby blues adalah suatu sindroma gangguan afek
ringan yang sering tampak dalam minggu minggu
awal setelah persalinan, berlangsung dalam
rentang waktu 14 hari pasca persalinan.

Epidimiologi
Baby blues sudah dikenal sejak lama
(1875). Angka kejadian baby blues di dunia
25-85%. Angka kejadian di Indonesia 33% di
bandung dan 26% di jakarta.

Etiologi
Hormonal

Demografi

Psikososial

Ketidaknyama
nan fisik

Masalah
medis

Trauma

Riwayat
depresi

Karakter
pribadi

Keluarga

Post partum
Karakteristik ibu

Perubahan hormon
cepat
estero & proges < 72 jam
setelah persalinan

Hormon menyusui
meningkat (prolagtin)

Kehamilan yang tidak di


inginkan
Merasa bersalah pd
lingkungan
Ketidaksanggupan dlm
perubahan peran jd ortu

Memodulasi ekstabilitas
gg. nafsu makan
otak
Perubahan
energi
Aktivasi sub unit reseptor
Resiko kekurangan
GABA
MK : kelelahan
nutrisi
Permeabilitas ion
Rasa ingin
MK :
klorida kedalam sel
menyakiti bayi
resiko TS
meningkat
Memicu
hormon lain di otak
peningkatan CRH di
terlepas kendali
kel hipotalamus

Patomekanisme

Dampak keluarga

MK : Koping
individu tidak

Penerimaan
yang kurang
MK: Depresi
mental
MK : Koping
keluarga tidak
efektif

Kesedihan yang
mendalam
Ketidakmampuan
dlm menerima
kehadiran bayi
Merangsang kel.adrenal
untuk menghasilkan
hormon kortisol
Kekecewaan, perasaan
tertekan, kesedihan dn
ketakutan yang mendalam

Gambaran Klinis

Depresi dan cemas


Ketertarikan
Merasa
Kurang
Tidak
Merasa
Emosi
tidak
percaya
bertenaga
thdp
bersalah
>/<
berharga
bayi
diri >/<

Karakteristik
Insidens

Baby

Blues Postpartum

Syndrome
Depression
30-75% dari wanita 10-15% dari wanita
yang melahirkan
3 14 hari setelah

Onset

melahirkan
Hari

Durasi

kurang dukungan
ada;

Pengaruh sosial dan dalam


budaya
Riwayat
mood

setelah

jika tidak diobati


Ada,
terutama

Ada
Tidak

bulan

melahirkan
sampai Bulan sampai tahun

minggu

Stressor terkait

yang melahirkan
Dalam waktu 3-6

ada
semua Ada hubungan yang

budaya dan kelas kuat


sosioekonomi
gangguan Tidak
hubungan

ada Ada hubungan yang


kuat

Riwayat gangguan

Tidak ada hubungan

mood dalam keluarga


Rasa sedih
Ada

Ada
hubungan
Ada
Sering pada
awalnya

Mood labil

Ada

kemudian
depresi secara

Anhedonia

Ada

bertahap
Sering

Gangguan tidur

Kadang-kadang

Hampir selalu

Kadang - kadang

Kadang-kadang

Kadang - kadang

Sering

Keinginan untuk
bunuh diri
Keinginan untuk
menyakiti bayi
Rasa bersalah,
ketidakmampuan

biasanya ringan

Sering dan
biasanya berat

Diagnosis
Endinburgh Postnatal Depression Scale
(EPDS)

Penatalaksanaan
Psikoterapi

Treat the
mother-infant
Intervention
that consider
ecological
factors

Farmakoter
api

Fluoxentin
20mg/hari
Sertraline 50200mg/hari

Terimong
Geunase
h