Anda di halaman 1dari 26

ASUHAN PADA BAYI

USIA 2-6 HARI


SEPTI PURNAMASARI, S.ST

Septi
Purnamasari,
S.ST

SKENARIO KASUS
Seorang ibu melahirkan bayinya pada

tanggal 29 September 2015 Pukul 12.00 WIB


di Bidan Maria. Ini merupakan anak pertama
dan kehamilan cukup bulan. Dari
pemeriksaan fisik terhadap bayinya yang
dilakukan oleh bidan didapatkan bayinya
sehat, BB 2800 gram PB 50 cm, berjenis
kelamin laki-laki. Diskusikanlah pemeriksaan
apa saja yang telah dilakukan oleh bidan

PENGKAJIAN FISIK PADA BBL


Adalah pemeriksaan awal thd bayi setelah berada
di dunia luar yg bertujuan mendeteksi adanya
kelainan fisik serta ada atau tidaknya refleks
primitive.
Dilakukan setelah kondisi bayi stabil, biasanya 6
jam setelah lahir.

PRINSIP-PRINSIP
1. Persiapan alat : Harus lengkap
2. Persiapan Ruangan : Aman, Nyaman, Hangat, Bersih
3. Penolong : Cuci tangan, memakai APD
4. Keluarga : Konseling
5. Dilakukan secara sistematis / Head to Toe
6. Bandingkan satu sisi tubuh dengan sisi tubuh yang lain
7. Mengerjakan dengan lembut, tepat dan hati-hati
8. Mencatat dalam pendokumentasian

ASPEK YG PERLU DIKAJI

TANDA-TANDA VITAL
Nafa
s

Frekuen
si
Jantung

Suhu

Berapa normalnya????

PEMERIKSAAN HEAD TO TOE


1.Bagian Kepala bayi

a. Ubun-ubun
b. Sutura dan molase
c. Penonjolan dan daerah cekung
d. Ukur lingkar kepala SFO

2. Telinga
Sejajar dengan letak mata
3. Mata
ada tanda2 infeksi or tdk?

4. Hidung, mulut, langit-langit, bibir, dan reflek sucking


dan reflek rooting ada kelainan kongenital :
labiopalatoskiziz
5. Leher bayi
6. Dada bentuk dada dan puting susu
7. Bahu, lengan dan tangan Gerakan dan
kelengkapan jari
8. Perut penonjolan disekitar tali pusat, perdarahan
tali pusat dan (teraba lunak saat mennagis)

9. Alat kelamin

a. Laki-laki : testis berada pd skrotum, penis


berlubang
b. Perempuan : vagina berlubang, uretra
berlubang, labia mayora menutupi labia
minora

10.
11.
12.
13.

Tungkai dan kaki gerakan


Punggung dan anus
Kulit
Timbang BB

PENANGANAN DAN PERILAKU BAYI BARU LAHIR

Refleks
Refleks
Glabell
ar

Refleks
Rooting

Refleks
Morro

Refleks
Sucking
Refleks
Tonic
neck

Refleks
Graspin
g

Refleks
Walking

Refleks
Babinsk
y

Menangis paling banyak dilakukan

BBL : saat bayi mengantuk, lapar,


kesepian.
Pola tidur

RENCANA ASUHAN BAYI USIA 2-6 HARI


Kea
man
an

Peny
uluh
an

BA
B

Tidu
r

MINUM BAYI
ASI
Segera setelah lahir (30

menit)
Hindari pemberian PASI

PASI
Hanya diberikan jika ada

indikasi medis
Bayi 0-6 bulan, susu
formula awal
Cara aseptic dalam
menyiapkan PASI

BAB
Hari 1 meconium
Warna : hijau kehitaman, lembut
Disekresikan seluruhnya 2-3 hari
4-5 hari berubah menjadi kuning
ASI : warna kuning terang, lebih lembut dan tidak

berbau

LANJUTAN

Susu formula : feses cenderung pucat dan

berbau
Frekuensi BAB : 1x/hari
Hari ke 4-5 produksi ASI sudah banyak, jika
ASI cukup, bayi akan BAB 5x atau lebih/hari

BAK
Dalam 24 jam harus sudah BAK
Hari selanjutnya 6-8 x/hari
Volume awalnya 15-16 ml//hari menjadi 100-200

ml/hari
Warna : keruh/ merah muda dan berangsur-angsur
jernih

TIDUR
Bulan pertama : BBL menghabiskan waktunya untuk tidur
Macam tidur bayi adalah tidur aktif/ tidur ringan dan tidur

lelap
Siang hari 15% terjaga (menangis, gerakan motoric,
sadar, mengantuk) Sisa waktunya (85% untuk tidur)

KEBERSIHAN KULIT

KEAMANAN
Jangan meninggalkan bayi tanpa ada yang

menunggu
Hindari pemberian apapun pada mulut bayi kecuali
ASI

TANDA-TANDA BAHAYA
1. Pernafasan sulit atau > 60 x/menit
2. Terlalu hangat >38oC atau terlalu dingin <36oC
3. Kulit bayi kering (terutama 24 jam pertama), biru, pucat atau memar
4. Isapan saat menyusu lemah, rewel, sering muntah dan mengantuk berlebihan
5. Tali pusat merah, bengkak, keluar cairan, berbau busuk dan berdarah
6. Tanda-tanda infeksi suhu tubuh meningkat, merah, bengkak, bau busuk, keluar

cairan dan pernafasan kulit


7. Tidak BAB dalam 3 hari, tidak BAK dalam 24 jam, feses lembek atau cair, sering
berwarna hijau tua, terdapat lendir atau darah
8. Menggigil rewel, lemas, mengantuk, kejang, menangis terus-menerus

PENYULUHAN SEBELUM BAYI PULANG


1. Perawatan tali pusat
2. Pemberian ASI
3. Jaga kehangatn bayi
4. Tanda-tanda bahaya
5. Imunisasi
6. Perawatan harian/rutin
7. Pencegahan infeksi dan kecelakaan

Anda mungkin juga menyukai