Anda di halaman 1dari 25

TYPHOID

1. Pengertian
Typhoid adalah penyakit infeksi yang
terjadi pada usus halus yang disebabkan
oleh Salmonella thypii. Penyakit ini
ditularkan melalui makanan, mulut atau
minuman yang terkontaminasi oleh
kuman Salmonella thypii.
(Aziz Alimul Hidayat, 2006)

Penyakit tipus terjadi apabila


kuman Salmonella thypii masuk ke
dalam tubuh khususnya usus dan
kuman tersebut menembus dan
masuk ke peredaran darah melalui
aliran limfe.

Epidemiologi
Tifoid banyak ditemukan di negara
berkembang diman higiene pribadi
dan sanitasi lingkungannya kurang
baik.
Prevalensi bervariasi tergantung
kondisi lingkungan setempat , dan
perilaku masyarakat.

Etiologi
Penyebab demam tifoid adalah
bakteri Salmonella typhi. Salmonella
adalah bakteri Gram-negatif, tidak
berkapsul, mempunyai flagela dan
tidak membentuk spora. Bakteri ini
akan mati pada pemanasan 57C
selama beberapa menit.
(Widoyo, 2011)

Patofisiologi
Feses dan muntah pada penderita
typhoid dapat menularkan kuman
salmonella thypi kepada orang lain.
Kuman tersebut dapat ditularkan
melalui perantara lalat, dimana lalat
akan hinggap dimakanan yang akan
dikonsumsi oleh orang yang sehat.

Cont
Kemudian kuman masuk ke dalam lambung,
sebagian kuman akan dimusnahkan oleh
asam lambung dan sebagian lagi masuk ke
usus halus bagian distal dan mencapai
jaringan limpoid. Di dalam jaringan limpoid
ini kuman berkembang biak, lalu masuk ke
aliran
darah
dan
mencapai
sel-sel
retikuloendotelial. Sel-sel retikuloendotelial
ini kemudian melepaskan kuman ke dalam
sirkulasi darah dan menimbulkan bakterimia,
kuman selanjutnya masuk limpa, usus halus
dan kandung empedu.

Gejala dan Tanda


Demam tifoid mengakibatkan 3
kelainan pokok, yaitu:
a. Demam berkepanjangan
b. Gangguan sistem pencernaan
c. Gangguan kesadaran

Penularan
prinsip penularan penyakit ini melalui
fekal-oral. kuman berasal dari tinja
atau urin penderita atau bahkan
carrier yang masuk ke dalam tubuh
manusia melalui air dan makanan.

Manifestasi Klinik
Masa tunas typhoid 10 14 hari
a. Minggu I
Pada umumnya demam berangsur
naik, terutama sore hari dan malam
hari. Dengan keluhan dan gejala
demam, nyeri otot, nyeri kepala,
anorexia
dan
mual,
batuk,
epitaksis,
obstipasi
/
diare,
perasaan tidak enak di perut.

Pada minggu II gejala sudah jelas


dapat berupa demam, bradikardi,
lidah yang khas (putih, kotor,
pinggirnya hiperemi), hepatomegali,
meteorismus,
penurunan
kesadaran.

Komplikasi
1)
2)
3)
4)
5)

Perdarahan usus
Perporasi usus
Ilius paralitik
Hepatitis
Kolesistitis

Penatalaksanaan
a. Perawatan.
Klien diistirahatkan 7 hari sampai demam tulang
atau 14 hari untuk mencegah komplikasi
perdarahan usus.
b. Diet.

Diet yang sesuai ,cukup kalori dan tinggi


protein.
Pada penderita yang akut dapat diberi bubur
saring.
c. Obat-obatan.
Klorampenikol,
Tiampenikol,
Kotrimoxazol,
Amoxilin dan ampicillin

Pencegahan
Cara pencegahan yang
dilakukan pada demam
typhoid:
1. Cuci tangan setelah dari
toilet dan khususnya sebelum
makan
2. Hindari minum air mentah,
rebus air sampai mendidih dan
hindari makanan pedas

Pemeriksaan Penunjang
a. Pemeriksaan leukosit
b. Pemeriksaan SGOT dan SGPT
c. Biakan darah
d. Uji Widal

KONSEP ASUHAN KEPERAWATAN

Pengkajian