Anda di halaman 1dari 10

TRANSPORT AKTIF

Siti Saodah
Ance M. Siallagan
Darmita
Leli Herawati
Fahrizal Alwi
Mahanta Qaribi

(157046006)
(157046009)
(157046012)
(157046023)
(157046035)
(157046037)

Arah perpindahan dari transpor ini melawan gradien

konsentrasi
bersifat tidak spontan
membutuhkan bantuan dari beberapa protein: channel
protein dan carrier protein, serta ionofor.

Yang termasuk transpor aktif


coupled carriers: simporter dan antiporter. Simporter ialah

suatu protein yang mentransportasikan kedua substrat


searah, sedangkan antiporter mentransfer kedua substrat
dengan arah berlawanan
ATP driven pumps yaitu siklus transpor Na+/K+ATPase
light driven pumps ditemukan pada sel bakteri.
Mekanisme ini membutuhkan energi cahaya dan
contohnya terjadi pada Bakteriorhodopsin.

Transpor aktif primer


secara langsung berkaitan dengan hidrolisis ATP yang

akan menghasilkan energi untuk transpor ini. contoh


transpor aktif primer adalah pompa ion Na- dan ion K+.
ion-ion Na- dan K+ harus selalu dipompa melawan gradien
konsentrasi dengan energi dari hasil hidrolisis ATP
Tiga ion Na+ dipompa keluar dan dua ion K+ dipompa ke
dalam sel. Untuk hidrolis ATP diperlukan ATP-ase yang
merupakan suatu protein transmembran yang berperan
sebagai enzim. Satu molekul ATP menggerakkan 3 ion Na

Pompa Na- dan K+


Adalah mekanisme transpor tersebut sangat penting bagi

berbagai sistim fungsional tubuh seperti serabut-serabut


otot dan saraf di dalam proses penghantaran impuls
saraf, dan bagi semua sel tubuh untuk mencegah
pembengkakan sel

Pompa kalsium
memompa ion kalsium dalam satu atau lebih organel

intrasel yang bervesikel seperti retikulum sarkoplasma sel


otot dan mitokondria yang terdapat di semua sel
protein pembawa menembus membran dan berfungsi
sebagai suatu enzim ATPase, yang memiliki kemampuan
yang sama untuk memecahkan ATP

Transport ion Hidrogen


Di kelenjar lambung dan tubulus ginjal
Pada ujung sekretorik sel parietal, konsentrasi ion

hidrogen dapat meningkat dan kemudian di lepaskan


bersama degan ion klorida untuk membentuk asam
hidroklorida.
Di tubulus renal sejumlah besar ion hidrogen akan di
sekresikan dari darah ke dalm urin yang bertujuan untuk
membuang ion hidrogen yang berlebihan dari cairan
tubuh.

Transport sekunder co-transport


Pada transport sekunder co-transport , glukosa atau

asam amino akan ditransport masuk dalam sel mengikuti


masuknya Natrium.
Natrium yang masuk akibat perbedaan konsentrasi
mengikutkan glukosa atau asam amino ke dalam sel,
meskipun asam amino atau glukosa di dalam sel
konsentrasinya lebih tinggi dari luar sel, tetapi asam
amino atau glukosa ini memakai energi dari Na (akibat
perbedaan konsentrasi Na).
Sehingga glukosa atau asam amino ditransport secara
transport aktif sekunder co-transport

Transport sekunder counter-transport


masuknya ion Na ke dalam sel akan menyebabkan bahan

lain ditransport keluar.


Misalnya pada Na-Ca exchange dan Na-H exchange.
Pada Na-Ca exchange, 3 ion Na akan ditransport
kedalam sel untuk setiap 1 ion Ca yang ditransport keluar
sel, hal ini untuk menjaga kadar Ca intrasel, khususnya
pada otot jantung sehingga berperan pada kontraktiitas
jantung.
Na-H exchange terutama berperan mengatur konsentrasi
ion Na dan Hidrogen dalam tubulus proksimal ginjal,
sehingga ikut mengatur pH dalam sel.

TERIMA KASIH