Anda di halaman 1dari 50

STUDI KELAYAKAN

PEMBANGUNAN PABRIK
KELAPA SAWIT DI PAPUA

Studi Kelayakan (Feasibility Study)


Dokumen yang berisi laporan penelitian,

pengamatan dan perhitungan,dengan meninjau


semua masalah yang berkaitan, guna mengambil
sebuah keputusan untuk dilaksanakan atau
dibatalkannya suatu rencana.
Studi kelayakan memuat rencana awal , dan

prakiraan hasil akhir (sasaran) dari suatu kegiatan


usaha.
Studi Kelayakan harus dievaluasi kelengkapan dan

kebenaran informasi yang disajikannya.

FRAMEWORK KELAYAKAN USAHA


PEMBANGUNAN PABRIK KELAPA SAWIT
POTENS
I
LAHAN

KULTUR TEKNIS,
LINGKUNGAN &
TEKNOLOGI
INPUT PRODUKSI

POTENSI
PASAR
KAJIAN
SOSIAL
EKONOMI DAN
FINANSIAL

INDIKATOR
KELAYAKAN USAHA
POLA PENDANAAN

INFRASTRUKTUR

POLA
PENGEMBANGAN

FASILITAS
EKONOMI

SDM, DEMOGRAFI &


POTENSI KONFLIK

LEGALITAS PERUSAHAAN
PERKEBUNAN
Akte pendirian perusahaan, NPWP
Surat Keterangan Domisili
Izin Usaha Perkebunan
Izin Lokasi Pabrik
Peta Lokasi Pabrik
Izin Mendirikan Bangunan
Surat persetujuan Dokumen Amdal
Sumber Bahan Baku

FFB 10.000 Kg
Condensate 3.451 Kg
Solid 600 Kg

Sterilization 12.726 Kg

Steam
400 Kg

Digestion 7.000 Kg
Pressing 8.750 Kg

Depericarper 3.500 Kg

Fibre
1925 Kg

Oil-Water 900 Kg
Silo Drier 1.575 Kg

Oil Purifier 2.125 Kg

Desander

Nut Crackers 1.480 Kg

3.025 Kg

Vacuum Drier 2.120 Kg


Oil Pump 2.100 Kg

Water
1.100 Kg

Water 1.100 Kg

2.100 Kg

Storage Tank

Nozzle Discharge

Separator 3.000 Kg

Sand 25 Kg

Moisture 20 Kg

3 Kg/Cm2

Total
2.880 Kg

Stripping 8.800 Kg

Screening 4.850 Kg

Water & Dirt 5 Kg

Ex.Steam
475 Kg
EFB 2.200 Kg

Dilution
Water
1.750 Kg

Settling Tank 5.150 Kg

Steam
2.726Kg

Cracked nut Blower

Light
Shell
310 Kg

Hydro Cyclone 2.270 Kg

Shell
520 Kg

Kernel Drier 650 Kg


Dry Kernel 560 Kg
Kernel Storage
Effluent

Fiber Cycl

Turbin
BPV

Nut Silo
Nut Cycl

Nut
Grader

Boiler
Polishing

EFB
Hopper
Digester
Steriliser

Tangki
RO

Kernel
Silo

Sludge
Tank
Strainer

Pre
Cleaner

Oil
Purifier

Kernel
Hopper

Vacuum
Drier

Tangki
Timbun

Balance
Tank
Slude
Separator
Plantation

Hydro
Cycl

Oil Tank

Drab Tank

Vibro
Screen

Nut
Cracker

CST

Threser
Screw
Press

FFB

Nut Cycl.

Fat Pit

IPAL

TBS: Persiapan & Pengolahan awal


Penerimaan TBS
Pendukung:
Penyediaan uap (steam)
Perebusan TBS
Pembangkitan listrik
Pelepasan buah dari TBS
Pengolahan air
Pengelolaan limbah

Minyak: Ekstraksi & Pemurnian


Pelumatan & Pengepresan buah
Pemurnian minyak
Inti: Pengolahan Biji & Inti
Pemisahan serat dan biji
Pemecahan biji
Pemisahan inti dan cangkang

Air

Tandan buah Segar


(TBS)
(100%)

Bahan Baku

60-80%

Produk
Utama

CPO
(20-25%)

Kernel
(4-7%)

Produk
Samping

Limbah Cair
Limbah Padat
(TKS, Serat & Cangkang)
Limbah Gas

PEMBANGUNAN PABRIK KELAPA


SAWIT
FAKTOR KESUBURAN
TANAH & KESESUAIAN

LAHAN MENJADI FAKTOR PENENTU


PERIMBANGAN LUAS AREAL DAN KAPASITAS PKS

LOKASI YANG DIPILH HENDAKNYA MEMILIKI


INFRA STRUKSTUR YANG MEMADAI YANG
BERKAITAN DENGAN TRANSPORTASI
PEMASARAN PRODUKSI
AREAL YANG DIBANGUN HENDAKNYA SATU
HAMPARAN UNTUK SETIAP AREAL SUMBER
BAHAN BAKU, SEHINGGA KAPASITAS OLAH YANG
DIBANGUN LEBIH MENGARAH PADA KAPASITAS
NORMAL.
LUAS AREAL DAN KAPASITAS HARUS BERIMBANG
UNTUK MENCEGAH IDLE CAPACITY ATAU OVER

PENETAPAN KAPASITAS OLAH

PEMBANGUNAN AREAL KEBUN KELAPA SAWIT


DIIKUTI DGN PEMBANGUNAN PKS DENGAN
KAPASITAS BERIMBANG MENGIKUTI FORMULA

LA

P
J0

Ton / Jam

LA = Luas Areal (ha)


P = Produksi Ton/ha
D = %-tase panen puncak tertinggi dalam 1
bulan
JO = Jam olah pabrik dalam 1 bulan.

SK.Menhut dan Perkebunan.


No.107/Kep/Kpts/1999
Pemberian

izin pendirian PKS, harus ada areal pemasok


Tbs dengan dasar perhitungan sbb:
Produkifitas rata-rata per tahun = 20 Ton Tbs.( P )
Produksi rata-rata pada bulan puncak =12.5 %.( D )
Lama jam olah pada bulan puncak = 500 jam.(JO)
Luas areal utk kapasitas PKS = 1Ton/ jam: (LA)
Rumus: LA X P XD = Ton / Jam
JO
LA= 1 x 500 : ( 20 X 12,5% ).
LA= 200.
Untuk setiap kapasitas PKS 1 Ton/Jam dibutuhkan areal
tanaman kelapa sawit 200 Hektar.

1. Produk dan Turunannya


Agriculture

Produk

Down stream

Industri
NON-PANGAN

Fatty acids
Fatty alcohol
Fatty amides
Fatty amines
Gliserol

Industri
PANGAN

Industri

Industri
CRUSHING
Kernel
PKM

Industri

Palm
Kernel
Oil

RAFINASI & OLEOKIMIA


FRKSIONASI

PKS

Crude
Palm
Oil

Intermediate
products
Olein
Stearin
RBDPO
PFAD
PMF

PANGAN

Minyak goreng
Margarine
Shortening
Vanaspati
CBS
Confectionaries
Creamer
Filled milks
Coating fats
Produk

NON-PANGAN

Sabun
Deterjen
Shampoo
Emulsifier
Biodiesel
Explosives
Pakan ternak
Biomass fuel

PENGENDALIAN HARGA DALAM


NEGERI
Minyak

goreng termasuk bahan pokok

Volume cukup
Harga cukup tinggi akibat pengaruh harga
internasional
85%

berasal dari minyak sawit

Permintaan CPO sekitar 4 juta ton/th


Sumber lokal cukup
Harga

dan volume untuk dalam negeri

Pungutan Ekspor
Kuota (DMO)

Pert.
Populasi

Iklim
Planting
materials

Areal TM
Prod.
Mny.kelapa
& sawit

Permintaan
prod. ternak

Harga meal

Oleopangan

Demand
Oleokimia

Prod.
seedoil
Cadangan
Petroleum

Prod. Oil
seed
Harga
sebelumnya

Isu
Kesehatan

HARGA CPO
Supply

Pert.
Ekonomi

Iklim

Ketersediaan
teknologi

Isu
Kesehatan

Isu
Lingkungan

Jenis minyak di pasar dunia

Minyak sawit
Minyak inti sawit

Mempunyai struktur kimia yang


mirip

Minyak kelapa
Minyak kedelai

Mempunyai kegunaan yang yang


sama

Minyak jagung
Minyak biji bunga matahari
Minyak biji kapas

Bersaing, baik untuk keperluan


pangan maupun non pangan

Minyak kacang tanah


Minyak ikan
dll

Hardware PKS
Status Komponen
Import

Lokal

Motor

Konstruksi St. Loading Ramp

Crane

Konstruksi St. Rebusan

Rantai

Konstruksi St. Penebah

Decanter

Konstruksi St. Kempa

Sludge Separator

Konstruksi St.Clarifikasi

Oil Purifier

Konstruksi St. Pengolahan Biji

Vacuum Drier

Konstruksi St. Pemurnian Air

Flow meter oil

Konstruksi Conveyor

Boiler

Konstruksi Tangki-tangki minyak

Turbin Uap & Genset

Konstruksi Tangki-tangki air

PLC Sterilizer

Konstruksi St. Penimbunan Tankos

Timbangan

Instalasi Pipanisasi

Sistem hidrolis

Instalasi kelistrikan

Calorifier (Heat Exchanger)

Penimbangan
bertujuan untuk:
Mengetahui tonase
bahan baku olah yang
masuk
Tonase Produksi hasil
jadi yang keluar /
dijual
Mengetahui tonase
barang bahan lainnya
(solar, pupuk, shell
dll)

Tempat
penampungan
TBS sementara
Kapasitas 180
ton
Jumlah pintu 12
buah
Sistim kerja
pintu
menggunakan
sistim hidrolik

PEREBUSAN TBS
Pemanasan dengan uap (steam) tekanan
3 kg/cm2 selama 90 menit

TUJUAN

Melunakkan buah
Memudahkan pelepasan buah
Inaktifasi enzim
Mengurangi kadar air

Threser terdiri
dari :
Hopper Threser
Auto Feeder
Threser Drump
Conveyor

Sistim kerjanya
adalah
memisahkan
brondolan dan
tandan dengan
cara bantingan
memutar dengan
kecepatan 23 rpm

Terdiri dari :

Digester : Tanki
pengaduk
brondolan sebelum
proses pengempaan
Screw Press : Alat
kempa yang
berfungsi untuk
memeras masa
digester sehingga
diperoleh crude oil
dan ampas kempa
(cake)
Tekanan kerja screw
press 25-50 bar

VIBRATING SCREEN
Saringan bergetar

yang berfungsi untuk


menyaring pasir atau
kotoran yang lolos
dari sandtrap yang
terdiri dari dua
tingkat penyaringan
yaitu :
Tahap ke 1 berukuran

20 mesh
Tahap ke 2 berukuran
40 mesh

PEMURNIAN MINYAK
Pemisahan minyak, air dan lumpur (sludge)
dengan DECANTER
Penghilangan kotoran dan air dengan OIL
PURIFIER
Penghilangan air dengan
VACUUM DRIER

Berfungsi untuk
memisahkan
minyak dengan
sistim
pengendapan
yang
berdasarkan
berat jenis
dengan kapasitas
30 ton yang
terdiri dari 2 unit

Unit pengolahan
sludge dengan
sistim kerja
sentrifugel
dengan
kecepatan
putaran 60007000 rpm.

Tanki
penampungan
minyak yang
berasal dari CST
dan selanjutnya
minyak tersebut
diproses pada
Oil Purifier dan
Vacum D.

Unit pemurnian
minyak yang
berasal dari oil
tank dengan sistim
kerja centrifugal
dan kecepatan
6000-7000 rpm

Berfungsi
untuk
mengurangi
kadar air
dalam
minyak

Produksi CPO yang


diperoleh setiap
hari ditampung
dalam Tanki
Timbun yang
terdiri dari 4 unit
dengan masingmasing kapasitas :
Tanki I :

500 Ton
Tanki 2 : 500 Ton
Tanki 3 : 2000 Ton
Tanki 4 : 2000 Ton

P
E
N
G
O
L
A
H
A
N
B
I
J
I

Pemisahan serat dan biji


dengan DEPERICARPER

Pemecahan biji dengan


NUT CRACKER

Pemisahan inti dan cangkang


dengan HYDROCYCONE atau
CLAY BATH

LTDS
( Light Tenera Dust Sparator )
Alat yang berfungsi

untuk memisahkan
cangkang dengan
inti, yaitu :
Inti masuk ke Kernel

Silo
Cangkang masuk ke
shell bin

GRADING DRUMP
Alat yang

berfungsi untuk
memisahkan
Nut yang tidak
pecah dari
proses
pemecahan biji
( Ripple mill)

Alat yang
berfungsi
untuk
membersihk
an serabut
dari biji
(nut )

Alat untuk
menampung biji
(nut ) yang
selanjutnya
diproses ke
pemecah biji
( Ripple Mill)

Alat yang
berfungsi
untuk
memecahkan
Biji ( Nut )

Alat yang
berfungsi untuk
menampung
Kernel,
selanjutnya di
lakukan
pengeringan
dengan
temperatur 5070C

Berfungsi
untuk
menyalurkan
Fibre sebagai
bahan bakar
Boiler.

Unit pembangkit
uap yang
digunakan untuk
proses pengolahan
dan menggerakan
turbin sebagai
pembangkit
tenaga listrik,
terdiri dari 3 unit
dengan tekanan
kerja 20 kg/cm.

Alat pembangkit
Listrik berbahan
bakar Minyak,
yang digunakan
untuk proses awal
pengolahan
sebelum boiler
bekerja normal.

Unit pengolahan air


yang digunakan
untuk proses
produksi dan
kebutuhan sarana
air untuk
lingkungan
perumahan.

Tempat
penampung
an air
bersih hasil
dari
penjernihan
.

Bak
penampungan
sementara air
kondensat
rebusan dan
sparator untuk
dikutip
minyaknya.

Unit Kerja
pengendali
an mutu
baik
produksi
maupun
limbah.

STANDAR MUTU CPO


Asam Lemak Bebas
(ALB) < 4.5 %
Kadar Air dan
Kotoran < 0.45 %

MASA PEMBANGUNAN PKS


1. MASA PEMBANGUNAN PKS
MEMBUTUHKAN WAKTU 12
-18 BULAN (EFEKTIF)
2. SETELAH 50 % AREAL
BERPRODUKSI
P
E
R
S
I
A
P
A
N

50 % TANAM THN-I

PANEN

50 % TANAM THN -II


PEMBANGUNAN PKS

TAHUN I
TAHUN IV

TAHU II

BEROPERASI

TAHUN III

KAPASITAS OLAH PKS


Pabrik Kelapa Sawit :
1. PKS Mini

Kapasitas Olah 1 15 ton TBS/Jam

2. PKS
Standar

Kapasitas Olah 30 - 60 ton TBS/Jam

3. PKS Besar

Kapasitas Olah 60 ton TBS/Jam

INVESTASI PABRIK
Kap. 1 TON tbs/jam
Kap. 30 TON tbs/jam
Kap. 60 TON tbs/jam

~ Rp. 1,3 miliar


~ Rp. 45 miliar
~ Rp. 80 miliar

Penilaian Kelayakan
Finansial

Kelayakan secara teknis


Proyeksi dampak sosial dan ekonomi
Proyeksi keuntungan finansial
Proyeksi kemampuan untuk memenuhi
semua kewajiban
Inti kriteria finansial untuk evaluasi
kelayakan proyek antara lain :
- internal rate of return (IRR)
- net prevent value (NPV)
- B/C ratio
- pay back period (PP)
- sensitivitas

IOPRI