Anda di halaman 1dari 14

MEMBANGUN TIM

KERJA
PELATIHAN
MANAJEMEN
PUSKESMAS

Tujuan Pembelajaran
Tujuan

Umum

Peserta memiliki pemahaman tentang


membangun tim kerja puskesmas
Tujuan

Khusus

Setelah mengikuti sesi peserta mampu:


Menjelaskan konsep dasar tim kerja
Mengidentifikasi langkah-langkah dalam
membangun tim

Pendahuluan

Tim dibentuk agar kelompok dapat bekerja


sama didalam menghadapi hambatan,
rintangan serta perbedaan paham dan
pandangan.
Dalam sebuah tim, setiap anggota mau tidak
mau harus melakukan interaksi agar terjadi
komunikasi.

TIM KERJA
James

F. Stoner (1996) dua orang


atau lebih yang berinteraksi dan saling
mempengaruhi ke arah tujuan bersama
Stamatis (1996) TEAM

Together
Everyone
Achieves
More

KELOMPOK KERJA
Stphen

P. Robbin (1996) kelompok


yang terutama berinteraksi untuk
membagi informasi dan mengambil
keputusan untuk membantu tiap
anggota dalam bidang tanggung
jawabnya.

PERBEDAAN ANTARA TIM KERJA


DAN KELOMPOK KERJA

TIM KERJA
Upaya
individunya
menghasilkan
suatu
kinerja
yang
lebih
besar dari masukan
individual
Terdapat sinergi positif
melalui upaya-upaya
yang terkoordinasi

KELOMPOK KERJA
Kinerja mereka hanya
sekedar jumlah kinerja
sumbangan perseorangan
dari tiap anggota klp
Tidak terdapat sinergi
positif yang menciptakan
suatu
tingkat
tingkat
kinerja yang lebih besar
dari
jumlah
masukan
individual

Pengertian Pembentukan Tim

Suatu upaya yang dibuat secara sadar untuk


mengembangkan kerja kelompok dalam suatu
organisasi
Tim dibentuk agar kelompok dalam
melaksanakan tugas dapat bekerja sama
menghadapi berbagai hambatan, rintangan
serta perbedaan paham dan pandangan.
Pembentukan Tim merupakan latihan untuk
mendapatkan pengalaman bekerja dalam tim
yang mengupayakan penyelesaian berbagai
masalah

Tahapan Pembentukan Tim

Tahap Forming
Tahap pembentukan yg merupakan fase transisi

Tahap Storming
Tahapan kekacauan/ pemberontakan sebagai
fase konflik

Tahap Norming
Tahap penetapan norma atau penegakan aturan
yaitu fase penyatuan tim

Tahap Performing
Tahapan pelaksanaan fase bekerja utk
mencapai keberhasilan

CIRI-CIRI TIM YANG


EFEKTIF (ROBBINS,1996)
Kejelasan tujuan
Keterampilan yang relevan
Komitmen
Saling Percaya
Komunikasi yang baik
Kemampuan negosiasi
Kepemimpinan yang tepat
Dukungan internal dan eksternal

Fernando Bartomole (1989) 6 hal yg


membantu anggt tim saling percaya:
1. Komunikasi timbal balik
2. Mendukung ide anggota
3. Menghargai & mendelegasikan wewenang
pada anggt
4. Adil, objektif dlm memberikan penilaian &
penghargaan
5. Konsisten thd sesuatu
6. Menunjukkan kompetensi, mengembangkan
rasa bangga & hormat pd anggt tim

MENINGKATKAN
KEKOMPAKAN TIM
J.F.Stoner

(1996) 4 cara
meningkatkan kekompokan tim:
1.
2.
3.
4.

Memperkenalkan persaingan
Meningkatkan ketertarikan antar pribadi
Meningkatkan interaksi
Menciptakan sasaran bersama & rasa
kebersamaan pada anggt tim

Kunci keberhasilan (untuk Tim Building)


1.
2.
3.
4.

5.
6.
7.

8.

Menghayati tugas masing-masing


Kesediaan melakukan perubahan
Kemauan kuat untuk belajar
Keterbukaan untuk bekerja sama,karena bagaimanapun
bekerja sama mempunyai kekuatan lebih besar dari pada
bekerja sendiri
Kesiapan menerima perbedaan
Kemauan untuk menghargai orang lain dengan konsep
bahwa manuasi memiliki kelebihan dan kekurangan
Menerima kepemimpinan seseorang baik dari komunitasnya
maupun diluar komunitasnya dalam proses fasilitasi
pencapaian tujuan
Dilakukan secara konsisiten , terus menerus dan tidak hanya
dibatasi oleh kegiatan akademis

Jika kamu ingin melihat


lembah,naiklah ke puncak
gunung,
jika kamu ingin melihat puncak
gunung, terbanglah ke awan.
Tapi jika kamu ingin mengerti
awan, pejamkan mata dan
berpikirlah