Anda di halaman 1dari 36

C

I
G
A
H
R
R
O
M
E
A
DENGUE H
FEVER (DHF)

O
OLEH : DANIEL BRAMANTY
PUSPITA MAHAPUTRI
TAMIMIAH AINI
PA
S
,
IT
A
IR
S
ER
N
U
Y
Y,
M
M
TO
PEMBIMBING: DR.

IDENTITAS
Nama : An. A
Usia : 13 tahun
Tempat/tgl lahir : Bekasi, 01 januari 2002
Jenis kelamin : Laki-laki
Alamat : Kp. Awirarangan RT 04/05, Tamansari, Setu
Pendidikan : SMP kelas I
Nama ibu : Ny. E
Usia ibu : 50 tahun
Pekerjaan ibu : Ibu rumah tangga
Tgl masuk RS : 08 januari 2015
Tgl pemeriksaan : 10 januari 2015

ANAMNESIS

Dilakukan secara autoanamnesis dan alloanamnesis dengan ibu


pasien tanggal 10 januari 2015pukul 11.00
Keluhan utama
Demam sejak 3 hari sebelum masuk rumah sakit (SMRS)

Keluhan tambahan
Nyeri kepala, nyeri sendi dan BAB berwarna hitam

Riwayat penyakit sekarang


Pasien datang ke UGD RSUD kabupaten bekasi tanggal 08 januari 2015
dengan keluhan demam yang sudah dirasakan sejak 3 hari SMRS.
Demam dirasakan terus menerus dan meninggi terutama saat malam
hari. Keluhan ini disertai nyeri kepala, nyeri sendi dan mual tanpa
disertai muntah. Ibu pasien juga mengatakan 1 hari sebelum masuk
RS pasien mengeluh BAB berwarna hitam tetapi tidak mencret.
Keluhan seperti mimisan, gusi berdarah dan bintik-bintik merah pada
kulit sebelumnya disangkal oleh pasien. Ibu pasien mengatakan satu
hari sebelum masuk RS pasien sempat berobat ke klinik dekat rumah
namun tidak ada perbaikan.

Riwayat penyakit dahulu


Pasien belum pernah mengalami keluhan seperti ini sebelumnya.

Riwayat penyakit keluarga


Dikeluarga pasien tidak ada yang memiliki keluhan yang sama
seperti pasien.

Riwayat persalinan
Pasien lahir spontan di paraji dengan masa kehamilan cukup
bulan (38 minggu). Pasien lahir dengan berat badan 3000
gram, panjang badan 50 cm dan langsung menangis. Pasien
merupakan anak keenam dari enam bersaudara.

Riwayat imunisasi
Jenis Imunisasi

II

Hepatitis B

Polio

BCG

DPT

Campak

Kesan : Imunisasi lengkap

III

IV

PEMERIKSAAN FISIK
Pemeriksaan umum

Keadaan umum : Tampak sakit sedang


Kesadaran : Compos mentis
Tekanan darah : 110/70 mmhg
Frekuensi napas : 20x/menit
Frekuensi nadi : 110x/menit
: 38,1 C
Suhu
: 40 kg
Berat badan
0

Pemeriksaan Khusus

Kepala : normosefal, simetris dan rambut hitam tumbuh merata.


Mata : pupil bulat isokor, konjungtiva anemis (+/+) sklera ikterik
(-/-) perdarahan subkonjungtiva (-/-).

Telinga : normotia, nyeri tekan (-), serumen (-),

gangguan

pendengaran (-).

Hidung : bentuk normal, krepitasi (-), sekret (-) epitaksis (-).


: mukosa mulut tidak kering, arkus faring simetris kanan
Mulut
dan

kiri, uvula berada ditengah dan tonsil T1-T1 tidak hiperemis.

Leher
bening (-).

: trakea berada ditengah dan pembesaran kelejar getah

Toraks
Inspeksi
: simetris pada keadaan statis dan dinamis, retraksi
suprasternal (-)

Paru
Inspeksi
: hemitoraks dekstra dan sinistra simetris pada saat
statis dan dinamis.
Palpasi : hemitoraks dekstra dan sinistra simetris pada saat
fremitus taktil dan fremitus vokal.
Perkusi : sonor diseluruh lapang paru.
Auskultasi : suara napas vesikular, wheezing (-/-) rhonki (-/-)

Jantung
Inspeksi : iktus kordis tidak terlihat.
Palpasi : teraba pulsasi iktus kordis di sela iga kelima linea mid
klavikula.
Perkusi : batas jantung normal
Auskultasi

: bunyi jantung I-II reguler, gallop (-) murmur (-).

Abdomen
Inspeksi

: datar, simetris dan tidak ada sikatriks

Auskultasi : bising usus (+) normal


Palpasi : supel, nyeri tekan (-), hepar teraba lunak, rata dan
tajam serta berukuran 3 cm di bawah arcus
costae, lien
tidak teraba.
Perkusi : timpani pada seluruh kuadran abdomen.

Ekstermitas
Superior

: tidak ada edema, CRT < 2, akral teraba hangat

Inferior : tidak ada edema, CRT < 2, akral teraba hangat

PEMERIKSAAN PENUNJANG
Jenis Pemeriksaan

Hasil

Nilai Rujukan

Hemogloblin

7,5

P: 14-16 ; W: 12-16 g/dl

Leukosit

32.500

3.500 - 10.000/mm

Eritrosit

2,36

3,8 - 5,8 jl/mm3

Hematokrit

21,3

35 - 50

Trombosit

73.000

150.000 - 400.000/mm3

Glukosa Darah Sewaktu

229

< 170 mg/dl

Na+

142

136 - 145 mEq/l

K+

4,2

3,3 - 5,1 mEq/l

Cl-

107

98 - 106 mg/dl

SGOT

19

P: < 38 ; W: < 32 U/L

SGPT

14

P: < 41 ; W: < 31 U/L

RESUME
Pasien anak laki-laki usia 13 tahun datang ke UGD RSUD
kabupaten bekasi tanggal 08 januari 2015 dengan keluhan
demam yang sudah dirasakan sejak 3 hari SMRS. Demam
dirasakan terus menerus dan meninggi terutama saat malam
hari. Keluhan ini disertai nyeri kepala, nyeri sendi dan mual tanpa
disertai muntah. Ibu pasien juga mengatakan 1 hari sebelum
masuk RS pasien mengeluh BAB berwarna hitam tetapi tidak
mencret. Keluhan seperti mimisan, gusi berdarah dan bintikbintik merah pada kulit sebelumnya disangkal oleh pasien.

Pada pemeriksaan fisik umum didapatkan tekanan darah 110/70


mmhg, nadi 110 x/menit, pernapasan 20 x/menit, suhu 38,1 0c.
Pada pemeriksaan fisik khusus didapatkan konjungtiva anemis,
hepar teraba lunak, rata dan tajam serta berukuran 3 cm dari
arcus costae. Sedangkan dari pemeriksaan laboratorium
didapatkan hemoglobin 7,5 g/dl, leukosit 32.500/mm, eritrosit
2,36 jl/mm3, hematokrit 21,3%, trombosit 73.000/mm3 dan
glukosa darah sewaktu 229 mg/dl.

DIAGNOSIS
Diagnosis
Demam berdarah dengue derajat II
Diagnosis banding
Demam dengue
Chikunguya

PENATALAKSANAAN
IVFD nacl 0.9% 3ml/kg/jam
120 cc / jam = 120 x 20 / 60 x 24 = 16 tpm

Paracetamol tablet 3 x 500mg


Tranfusi PRC (packed red cell)
Hb x berat badan x 4 = (12-7) x 40 x 4
= 800 cc

PROGNOSIS
: bonam
Quo ad vitam
Quo ad functionam : bonam
Quo ad sanactionam : bonam

9 Jan 2015

10 Jan 2015

11 Jan 2015

Subjektif

Demam, nyeri kepala

Demam

Objektif

O : KU: sakit sedang

O : KU: sakit ringan

O : KU: sakit ringan

Kes: CM

Kes: CM

Nadi : 100 x/menit

Nadi : 80 x/menit

Nadi : 96 x/menit

Respi : 24 x/menit

Respi : 24 x/menit

Respi : 20 x/menit

Suhu : 380C

Suhu : 37,60C

Suhu : 36,90C

Hasil laboratorium

Hasil laboratorium

Hasil laboratorium

-Hb: 8,2 g/dl

-Hb: 8,5 g/dl

-Hb: 10,1 g/dl

-Leu: 22.100/mm

-Leu: 16.500/mm

-Leu: 12.600/mm

- Erit: 2,6 jl/mm

-LED: 50

- Erit: 3,2 jl/mm3

- Ht: 22,6%

- Erit: 2,7 jl/mm3

-Trom: 101.000/ mm

- Ht: 23,2%

-GDS: 144 mg/dl

-Trom: 90.000/ mm3

DBD grade II

DBD grade II

Assessment

Plan

Kes: CM

- Ht: 27,11%
-Trom: 62.000/ mm3

DBD grade II

12Jan 2015

13 Jan 2015

14 Jan 2015

Subjektif

Objektif

O : KU: sakit ringan

KU: sakit ringan

-Trom: 115.000/ mm3

O : KU: sakit ringan


Kes: CM
Nadi : 90 x/menit
Respi : 20 x/menit
Suhu : 36,70C
Hasil laboratorium
Jam 06.00
-Hb: 10,4 g/dl
-Leu: 9.700/mm
- Ht: 30,8%
-Trom: 57.000/ mm3
Jam 18.00
-Hb: 8,7 g/dl
-Leu: 8.700/mm
- Ht: 23,4%
-Trom: 75.000/ mm3
-HsCRP: 37,6 mg/L

DBD grade II

DBD grade II

Kes: CM
Nadi : 96 x/menit
Respi : 20 x/menit
Suhu : 370C
Hasil laboratorium
-Hb: 10,5 g/dl
-Leu: 9.800/mm
- Ht: 28,8%

Assessment

Plan

Kes: CM
Nadi : 100 x/menit
Respi : 20 x/menit
Suhu : 370C
Hasil laboratorium
-Hb: 9,6 g/dl
-Leu: 7.700/mm
- Ht: 24,7%
-Trom: 91.000/ mm3

DBD grade II

DEFINISI

SUATU PENYAKIT INFEKSI VIRUS YANG MENIMBULKAN


DEMAM AKUT DISERTAI DENGAN MANIFESTASI
PERDARAHAN YANG BERTENDENSI MENIMBULKAN
RENJATAN / SYOK YANG DAPAT MENYEBABKAN
KEMATIAN.

ETIOLOGI
DEMAM DENGUE DAN DEMAM BERDARAH DENGUE DISEBABKAN
OLEH VIRUS DENGUE, YANG TERMASUK DALAM GENUS FLAVIVIRUS,
KELUARGA FLAVIVIRIDAE

TERDAPAT 4 SEROTIPE VIRUS YAITU DEN-1, DEN-2, DEN-3 DAN DEN-4


VEKTOR

VIRUS DENGUE DAPAT DITULARKAN OLEH:


1. NYAMUK AEDES AEGYPTI
2. NYAMUK AEDES ALBOPICTUS

MORFOLOGI & DAUR HIDUP NYAMUK AEDES AEGYPTI

RANTAI PENULARAN VIRUS DENGUE

MANIFESTASI KLINIS

DIAGNOSIS DBD (KRITERIA WHO 97)


KRITERIA KLINIS:

PANAS MENDADAK TERUS MENERUS 2-7 HARI TANPA


SEBAB YANG JELAS TIPE DEMAM BIFASIK

MANIFESTASI PERDARAHAN, SALAH SATU

TERGANTUNG:
UJI TORNIQUET +
PETECHIAE, ECHYMOSIS, ATAU PURPURA
PERDARAHAN MUKOSA GASTROINTESTINAL
HEMATEMESIS DAN MELENA

HEPATOMEGALI
KEGAGALAN SIRKULASI

DIAGNOSIS DBD (KRITERIA WHO 97)


KRITERIA LABORATORIS
1.

TROMBOSITOPENIA (TROMBOSIT < 100.000 /UL)

2. HEMOKONSENTRASI ( PENINGKATAN HT 20%


ATAU PENURUNAN HT 20% SETELAH MENDAPAT
TERAPI CAIRAN).

2 Klinis + 1 Lab
DIAGNOSIS DITEGAKKAN JIKA TERDAPAT DUA ATAU
LEBIH KRITERIA KLINIS DAN SATU KRITERIA
LABORATORIS. DEMAM MERUPAKAN GEJALA YANG
HARUS ADA.

DERAJAT DBD MENURUT WHO

DD/DBD

Derajat

DD

Gejala

Keterang
an

Demam disertai
satu/lebih gjl: nyeri
kepala, nyeri retro
orbita, mialgia,
artralgia

Rawat jalan

DBD

Gejala tsb di atas,


+ uji torniquet
positif

Rwt observasi do
puskesmas/RS tipe
D/C

DBD

II

Gejala tsb di atas,


+ perdarahan
spontan

Rawat inap di
puskesmas/ RS tipe
D/C

DBD

III

Gejala tsb di atas,


+kegagalan
sirkulasi

Rawat inap di RS
tipe C/B/A

DBD

IV

Syok berat disertai


TD & nadi tak
terukur

Rawat di RS B/A

10 KRITERIA MEMULANGKAN
PASIEN
Tidak demam selama 24 jam tanpa
antipiretik
Nafsu makan membaik
Tampak perbaikan secara klinis
Hematokrit stabil
Tiga hari setelah syok teratasi
Jumlah trombosit diatas 50.000/ml dan
cenderung meningkat
Tidak dijumpai adanya distress pernafasan
(akibat efusi pleura atau asidosis).4

KOMPLIKASI

ENSEFALOPATI DB
KELAINAN GINJAL
EDEMA PARU

Anda mungkin juga menyukai