Anda di halaman 1dari 23

RAINA DIAH GRAHANI A.

XI IPA 1

PENGERTIAN
TERMODINAMIKA
Pengertian Menurut Bahasa
Termodinamika berasal dari bahasa Yunani,
yaitu thermos yang berarti panas, dan
dynamic yang berarti perubahan.
Pengertian Secara Umum
Secara umum mempunyai pengertian kajian
mengenai kalor (panas) yang berpindah.

Usaha Luar
Usaha luar dilakukan oleh sistem, jika
kalor ditambahkan (dipanaskan) atau
kalor dikurangi (didinginkan) terhadap
sistem. Jika kalor diterapkan kepada gas
yang menyebabkan perubahan volume
gas, usaha luar akan dilakukan oleh gas
tersebut. Usaha yang dilakukan oleh gas
ketika volume berubah dari volume awal
V1 menjadi volume akhir V2 pada tekanan
p konstan dinyatakan sebagai hasil kali
tekanan dengan perubahan volumenya.

Secara umum, usaha dapat


dinyatakan sebagai integral tekanan
terhadap perubahan volume yang
ditulis sebagai

Energi Dalam (U)


Suatu gas yang berada dalam suhu
tertentu dikatakan memiliki energi dalam.
Energi dalam gas berkaitan dengan suhu
gas tersebut dan merupakan sifat
mikroskopik gas tersebut. Meskipun gas
tidak melakukan atau menerima usaha,
gas tersebut dapat memiliki energi yang
tidak tampak tetapi terkandung dalam gas
tersebut yang hanya dapat ditinjau secara
mikroskopik.

Berdasarkan teori kinetik gas, gas terdiri


atas partikel-partikel yang berada dalam
keadaan gerak yang acak. Gerakan partikel
ini disebabkan energi kinetik rata-rata dari
seluruh partikel yang bergerak. Energi
kinetik ini berkaitan dengan suhu mutlak
gas. Jadi, energi dalam dapat ditinjau
sebagai jumlah keseluruhan energi kinetik
dan potensial yang terkandung dan dimiliki
oleh partikel-partikel di dalam gas tersebut
dalam skala mikroskopik. Dan, energi dalam
gas sebanding dengan suhu mutlak gas.
Oleh karena itu, perubahan suhu gas akan
menyebabkan perubahan energi dalam gas.

Secara matematis, perubahan energi dalam


gas dinyatakan sebagai untuk gas monoatomik

untuk gas diatomik

Usaha (W)
Usaha alias kerja merupakan
proses perpindahan energi melalui
cara-cara mekanis.
Usaha dalam gerak translasi :
Usaha dalam gerak rotasi:
Usaha pada termodinamika :

Kalor (Q)
Kalor mengalir dari benda bersuhu
tinggi ke benda yang bersuhu rendah,
dan akan berhenti hingga suhu kedua
benda sama. Kalor bukanlah suatu
jenis energi, melainkan energi yang
berpindah. Jadi dapat disimpulkan
bahwa kalor adalah energi yang
berpindah akibat adanya perbedaan
suhu.

Proses-proses
Termodinamika
gas
a. Proses isobarik
Proses isobarik adalah proses perubahan
keadaan
gas
pada
tekanan
tetap.
Persamaan keadaan untuk proses isobarik
adalah

V
C
T

Ini

atau

V2
V1

T2
T1

adalah hukum Gay Lussac.


Sedangkan
rumus
usahanya
W pV p (V2 V1 )
adalah

b. Proses isokhorik
Proses isokhorik adalah proses perubahan
gas pada volum tetap. Persamaan
keadaan untuk proses isokhorik adalah
pV
C
T

karena V tetap maka :

p
C
T

p2 p1

atau
T2 T1

c. Proses isotermal
Jika proses yang terjadi berlangsung dalam suhu
konstan, proses ini dinamakan proses isotermik.
Karena berlangsung dalam suhu konstan, tidak
terjadi
perubahan
energi
dalam
dan
berdasarkan hukum I termodinamika kalor yang
diberikan sama dengan usaha yang dilakukan
sistem (Q = W ).
Persamaan keadaan untuk proses isokhorik
adalah
pV

pV C

, karena T tetap maka :


atau

p2V2 p1V1

d. Proses adiabatik
Proses adiabatik adalah proses
perubahan keadaan sistem tanpa
adanya kalor yang masuk ke atau
keluar dari sistem (gas), yaitu Q =

P
V

P
V
0. PV tetap
1 1
2 2
atau
TV

( 1)

tetap

T1V1

( 1)

atau

T2V2

( 1)

Dengan > 1, merupakan hasil perbandingan kapasitas


kalor gas padatekanan tetap CP dan kapasitas kalor pada
volume tetap CV. Yang disebut konstanta Laplace.

CP

CV
Usaha yang dilakukan oleh sistem (gas) hanya
mengubah energi dalam, sebab sistem tidak menerima
ataupun melepas kalor. Besarnya usaha yang dilakukan
oleh sistem dapat ditentukan dengan menerapkan rumus
umum usaha, maka diperoleh persamaan

1
W
( P1V1 P2V2 )
1

Hukum I Termodinamika
Jika kalor diberikan kepada sistem,
volume dan suhu sistem akan bertambah
(sistem akan terlihat mengembang dan
bertambah panas). Sebaliknya, jika kalor
diambil dari sistem, volume dan suhu
sistem akan berkurang (sistem tampak
mengerut dan terasa lebih dingin). Prinsip
ini merupakan hukum alam yang penting
dan salah satu bentuk dari hukum
kekekalan energi.

Sistem yang mengalami perubahan


volume akan melakukan usaha dan
sistem yang mengalami perubahan
suhu akan mengalami perubahan
energi dalam. Jadi, kalor yang diberikan
kepada sistem akan menyebabkan
sistem melakukan usaha dan
mengalami perubahan energi dalam.
Prinsip ini dikenal sebagai hukum
kekekalan energi dalam termodinamika
atau disebut hukum I termodinamika.

Secara matematis, hukum I


termodinamika dituliskan sebagai
Secara sederhana, hukum I
termodinamika dapat dinyatakan
sebagai berikut.
Jika suatu benda (misalnya krupuk)
dipanaskan (atau digoreng) yang
berarti diberi kalor Q, benda (krupuk)
akan mengembang atau bertambah
volumenya yang berarti melakukan
usaha W dan benda (krupuk) akan
bertambah panas yang berarti

Hukum II Termodinamika
Formulasi Kelvin-Planck
menyatakan bahwa tidak mungkin
untuk membuat sebuah mesin kalor
yang bekerja pada suatu siklus yang
semata-mata mengubah energi panas
yang diperoleh dari suatu sumber
pada suhu tertentu seluruhnya
menjadi usaha mekanik.

Hukum kedua termodinamika juga


menjelaskan bahwa kalor mengalir secara
spontan dari benda bersuhu tinggi ke
benda yang bersuhu rendah dan tidak
pernah secara spontan mengalir ke arah
yang sebaliknya. Sesuai dengan
Formulasi Clausius yang menyatakan
bahwa Tidak mungkin untuk membuat
sebuah mesin kalor yang bekerja sematamata memindahkan energi panas dari
suatu benda dingin ke benda panas.

Mesin Carnot
Mesin Carnot adalah mesin kalor
hipotesis yang beroperasi dalam siklus
yang disebut siklus Carnot. Sebuah siklus
termodinamika terjadi ketika suatu sistem
mengalami rangkaian keadaan yang
berbeda dan akhirnya kembali keadaan
semula. Dalam siklus ini, sistem dapat
melakukan usaha terhadap lingkungannya,
sehingga disebut mesin kalor.

Perumusan Carnot menyatakan


bahwa sebuah mesin nyata (real) yang
TC
H
beroperasi dalam suatu siklus Tpada
temperatur
dan
tidak mungkin
melebihi efisiensi mesin Carnot.

Kapasitas Kalor Gas


Kapasitas kalor (C) adalah jumlah
kalor yg diperlukan untuk menaikkan
temperatur dari suatu sampel bahan
sebesar 1K.

THANK YOU :))