Anda di halaman 1dari 31

MEMBUAT DOKUMEN

Membuat catatan dikte untuk menghasilkan


naskah/dokumen
Mengindentifikasi kebutuhan dokumen
Membuat dokumen
Memproduksi dokumen
Bisnis Manajemen

KD

1.

MEMBUAT CATATAN DIKTE UNTUK


MENGHASILKAN NASKAH/DOKUMEN

INDIKATOR
1.1 Catatan dengan tulisan singkat, catatan biasa/rekaman
dari vidio tape yang
menggambarkan maksud yang di artikan dari sumber
catatan yang di rekam
1.2 Catatan di rekam dengan ditunjuk tingkat
kebenarannya.
1.3 Catatan di periksa sendiri untuk kebenarannya
1.4 Pembacaan naskah menggambarkan maksud yang di artikan hasil
dikte asli
1.5 teks di hasilkan dengan waktu yang di tentukan
1.6
Teks terakhir di cek dengan benar
MATERI
Persyaratan keorganisasian untuk proses dari
yang sederhana bagi dokumen
Kamus bahasa indonesia

kata

KEGIATAN
Menjelaskan pengertian, perkembangan, dan manfaat
tulisan stenogravi
PEMBELAJARAN Menjelaskan ukuran huruf stenogravi
Menjelaskan jenis sambungan huruf stenogtavi
Menjelaskan penulisan tanda ulang dan penulisan angka dalam
stenogravi
Menjelaskan singkatan peraturan dalam
menulis
stenogravi
Menjelaskan singkatan tetap

PENGERTIAN STENOGRAFI
Stenografi berasal dari bahasa yunani yaitu
kata stenos artinya singkat dan graphein
artinya menulis.

Stenografi adalah tulisan pendek dan singkat


untuk mempersingkat dan mempercepat
pekerjaan yang berhubungan dengan tulis
menulis

Bisnis dan Manajemen

Perkembangan Stenografi
1. TIMITHEY BRIGHT pada tahun 1588, JOHN WILLIS pada
tahun 1602 dan I. PITMAN pada tahun 1837 dari Inggris
2. F. X GABELSBERGER pada tahun 1820 dari Jerman
3. A. W. GROOTE pada tahun 1899 dari Belanda
4. ABLEDUPLOGE pada tahun 1862 dan PREVOST
DELANNCY pada tahun 1878 dari Perancis
5. J. PAATI SABIRIN dan KARUNDENG pada tahun 1925
dari Indonesia

Bisnis dan Manajemen

Manfaat Stenografi
1. Untuk mencatat atau menerima dikte.
2. Untuk mencatat notulen saat rapat.
3. Untuk membuat catatan yang bersifat rahasia.

Bisnis dan Manajemen

Ukuran Huruf Stenografi


1. Huruf satu ruang terdiri dari :
A H
M
N
L
2. Huruf dua ruang terdiri dari :
B C
D
G
I J
K
P
Q
S T
3. Huruf tiga ruang terdiri dari :
F V
W
Y
Z
4. Huruf tanpa ukuran :
a. huruf yang mendatar pada garis
E
O
b. huruf yang tingginya kurang dari satu ruang
R
NG
c. huruf yang berbentuk lingkaran
R
L
KW/q
NG
NY
NJ
d. huruf vocal rangkap
AI AU IA
UA
IO OI
e. huruf konsunan rangkap
NT ND ST
SY SP KW

Bisnis dan Manajemen

Jenis-jenis Sambungan Huruf


1. Sambungan panah/runcing
2. Sambungan lengkung
3. Sambungan silang

Bisnis dan Manajemen

Jenis-jenis sambungan huruf


Sambungan patah atau runcing
TA
AT
PA
KA
FA

TI
IT
PI
KI
FI

TU
UT
PU
KU
FU

TE
ET
PE
KE
FE

TO
OT
PO
KO
FO

BI
DI
GI
IG

BU
DU
GU
UG

BE
DE
GE
EG

BO
DO
GO
OG

IB
IP
IF

UB
UP
UF

EB
EP
EF

OB
OP
OF

Sambungan lengkung
BA
DA
GA
AG
Sambungan silang
AB
AP
AF

Bisnis dan Manajemen

Penulisan tanda ulang dalam


Stenografi
1. Tanda ulang ditulis diatas hurup terakhir
apabila kata dasarnya diulang.
Contoh : Mula-mula, layang-layang, Ratarata, masing-masing
2. Tanda ulang ditulis diatas huruf terakhir
dasri kata dasar apabila kata dasar yang
diulang tsb mendapat akhiran.
Contoh : Tumbuh-tumbuhan, tanamtanaman, sepuas-puasnya, setidaktidaknya.

Penulisan tanda ulang dalam


Stenografi
3. Tanda ulang ditulis diatas hurup terakhir
apabila kata diulang tersebut mendapat
awalan
contoh :
Sekali-kali, seolah-olah
4. Tanda ulang ditulis dua kali apabila suatu
kata dasar yang diucapkan tiga kali
contoh :
Murah-semurah-murahnya, jelas-sejelasjelasnya

Penulisan angka dalan


stenografi
1. Untuk menuliskan angka satuan dan
puluhan harus memberikan strip
dibawah angka, contoh :
1
5
10 99
2. Untuk menuliskan angka ratusan
bulat harus memberikan strip
melengkung kecil, contoh:
1
3
9

Seratus

Tigaratus

Sembilan ratus

3. Untuk menuliskan angka ribuan


bulat harus memberikan strip
panjang,contoh :
6
9
10
Enam ribu

sembilan ribu

sepuluh ribu

4. Untuk menuliskan angka jutaan


bulat harus memberikan strip
melengkung panjang contoh :
20
11
5
Duapuluhjuta

sebelasjuta

limajuta

Singkatan Peraturan
Dalam Stenografi
A. Peraturan menyingkat awalan
Awalan se dan di yang terletak diawalan huruf hidup disingkat
menjadi s dan d,
contoh:
- Seadanya menjadi sadany
- Diadakan menjadi dadak
Awalan se dan di yang terletak dimuka huruf mati disingkat
menjadi e pepet dan i
Contoh:
- Sebuah menjadi ebua
- Dilibatkan menjadi ilibak
Awalan ke baik menghadapi huruf hidup maupun mati
disingkat k
contoh:
- Kebolehan menjadi kbolen
- Keanehan menjadi knen

Awalan ber, per, ter, yang terletak dimuka huruf mati


disingkat b-p-t
Contoh:
Berlari menjadi blari
- Pertemuan menjadi ptemun
- Tergerak menjadi tegra
Awalan ber, per, ter, yang terletak dimuka huruf hidup
tulisan awalan tetap.
Contoh:
- Berisi menjadi berisi
- Peraturan menjadi peraturn
- Terasing menjadi teras
Awalan pe, pen, pem, dan peng disingkat menjadi pe
Contoh:
- Penakut menjadi pnaku
- Pendidikan menjadi pdidin
- Pemborong menjadi pbor
- Penghalau menjadi phalau

Awalan me, men, mem, dan meng disingkat menjadi m.


Contoh:
- Melamar menjadi mlamar
- Mendadak menjadi mdada
- Membela menjadi mbela
- Mengambil menjadi mabi
Suku awal se, sen, ser, dan sem disingkat menjadi e
pepet.
Contoh:
- Sedang menjadi ed
- Sendiri menjadi ediri
- Serba menjadi eba
- Sembarang menjadi ebar

B. Peraturan Menyingkat Akhiran


Akhiran an, nya, lah, kah dan kan disingkat menjadi n, ny, l, h
dan k.
Contoh:
- Tarian menjadi tarin
- Katanya menjadi katany
- Timbulah menjadi tibul
- Benarkah menjadi benarh
- Datangkan menjadi datk
Akhiran atau partikel pun, wan, uan, serta akhiran i.
Untuk partikel pun yang sudah menyatu dengan kata yang
didepannya disingkat un apabila mengikuti huruf mati
disingkat p bila diikutu huruf hidup.
Contoh:
- Akupun menjadi aku un
- Adapun menjadi adap

Akhiran atau partikel wan dan uan masing-masing


disngkat menjadi w dan n.
Contoh:
- Wartawan menjadi wataw
- Budiman menjadi budim
Akhiran i atau huruf i yang diikuti huruf u atau ua
demi untuk memudahkan disingkat y.
Contoh:
- Melalui menjadi melaluy
- Dipenuhi menjadi dipenuy

C. Singkatan Tetap Huruf Stenografi

Singkatan satu huruf.


Huruf
Huruf
Huruf
Huruf
Huruf
Huruf
Huruf
Huruf
Huruf
Huruf
Huruf
Huruf
Huruf
Huruf

A
B
C
D
E
F
G
H
I
J
K
L
M
N

=
=
=
=
=
=
=
=
=
=
=
=
=
=

Ada
Sebab
Kecil
Dengan
Pendek
Faedah
Lagi
Bahwa
Ingin
Jadi
Kali
Saling
Maka
Ini

Huruf O
Huruf P
Huruf R
huruf S
Huruf T
Huruf U
Huruf W
Huruf Y
Huruf Ny

=
=
=
=
=
=
=
=
=

Orang
Tetapi
Besar
Bisa
Itu
Bukan
Bawah
Yang
Banyak

KD
INDIKATOR

2. Mengidentifikasi Kebutuhan Dokumen


2.1

kewenangan

Tujuan dokumen membaca dan kebutuha presentasi


diidentifikasikan dengan pihak yang memiliki

2.2

yang sesuai peraturan


Mengenai kebutuhan Organisasi yang berhubungan dengan
surat menyurat

MATERI

Tata cara menulis, membaca, dan menyalin


Tingkat kebutuhan dalam ketelitian naskah
Batas Waktu untuk menghasilkan naskah

KEGIATAN

Menjelaskan cara menulis, membaca dan menyalin yang


benar.
Mempraktekkan cara menulis, membaca, dan menyalin
dengan waktu yang ditentukan

PEMBELAJARAN -

1. Salinlah naskah surat dibawah ini kedalam tulisan steno


dalam bentuk lurus (block style )!
PT SEJAHTERA UTAMA, Jalan Pajajaran No. 90 Bandung.
Alamat yang dituju, Yth Pengurus Balai Kartika Jalan M.H
Thamrin No. 56 Jakarta. Hal: Tempahan ruangan
Dengan hormat, kami bermaksud menempah ruangan untuk
acara resepsi perpisahan dengan pimpinan perusahaan kami.
Adapun rincian tersebut, sebagai berikut:
1.Acara diadakan pada tanggal 3 Juli 2004 pukul 09.30 sampai
pukul 12.00
2.Jumlah undangan 130 orang
3.Makan siang prasmanan
Kami harap Saudara memberi keterangan tentang biaya dan
persyaratan yang harus kami penuhi. Atas kerja sama Saudara,
kami ucapkan terimakasih.

2. Salinlah naskah surat dibawah ini ke dalam


bentuk lurus penuh
(full block style) !
Alamat
Pingirim

tulisan steno salam

: PT SAPUTRA SEJAHTERA, Jalan Raya UjungBerung


No. 32 Bandung.
: Pimpinan Pengurus Kewirausahaan

Tanggal 10 Mei 2009, No: 014/ YS/ V/ 2009, Hal: Pesanan No. 45/ BK/
V/ 2009.
Dengan hormat, terimakasih atas pesanan 3000 eksemplar buku
pengembangan tentang kewirausahaan melalui surat No. 45/ BK/ V/ 09.
Namun karena persediaan buku tersebut abis, terpaksa pesanan Suadara
belum dapat kami penuhi saat ini. Sehubungan dengan hal tersebut
diatas, kami minta kepada Saudara utnuk bersabar menunggu proses
cetak ulang yang kan selesai tanggal 20 Juni. Bila Saudara setuju, harap
segera memberi kabar agar kami dapat mengatur pesanan Saudara
sebaik-baiknya. Atas perhatian Suadara, kami ucapkan terima kasih.
Hormat kami. Muhammad Farhan, Direktur

KD

INDIKATOR

3. Membuat Dokumen

3.1
3.2

Permintaan Organisasi untuk dokumen-dokumen bisnis


untuk meyakinkan konsistensi gaya bahasa dan pesan
Permintaan tugas untuk bentuk dokumen bisnis naskah
dasar untuk mencapai tujuan

MATERI

Membuat Dokumen Kegiatan

KEGIATAN
PEMBELAJARAN -

Tata cara menulis dokumen


Tata cara membaca dokumen
Tata cara menyalin dokumen

Reporter
Orang masih saja bertanya, apakah kenaikan
harga yang begitu sering ter/jadi di negeri ini bersifat
psikologis ataukah benar-benar karena//alasan
ekonomi. Jawab yang paling mudah adalah karena
kedua-kedua/nya. Akan tetapi untuk para pembuat
kebijaksanaan kebijakan jawaban itu tidak (1) cukup.
Diperlukan penelaahan lebih mendalam, seberapa
yang
disebabkan/karena alasan-alasan psikologis dan
seberapa karena alasan-//alasan ekonomi. Setelah hal
ini diketahui, akan dapat ditentukan/langkah
kebijaksanaan yang diperlukan.
Bisnis dan Manajemen

Tetapi, meskipun dikatakan bahwa (2) alasan


psikologi
psikologis mempunyai peranan, para pendukung
pikiran ini tidak/dapat menerangkan mengapa tidak
pernah terjadi gejala psikologis yang
meng//akibatkan harga turun. Sebab, jika alasan
psikologis benar berperan/besar, tentunya dapat
mengakibatkan perubahan harga kedua jurusan.
Se(3)perti halnya harga emas atau saham di pasaran
luar negeri. Para pengu/pas pasaran di luar negeri
mempunyai alasan cukup kuat untuk menggu//nakan
faktor psikologis yang dapat mendorong kedua
jurusan, naik atau tu/run. Tidak demikian halnya di
Indonesia.
Bisnis dan Manajemen

Akan tetapi menganalisa pa(4)saran di


Indonesia atas dasar ekonomi murni juga sulit. Sebab
meka/nisme pasaran di Indonesia tidak berjalan
secepat seperti di luar ne//geri.

Bisnis dan Manajemen

KD
INDIKATOR

4. Memproduksi Dokumen
4.1
4.2

Persiapan dokumen dokumen dengan perancangan batas


waktu dan kebutuhan untuk kecepatan dan ketepatan
Menggunakan alat dalam rangka perkembangan dokumendokumen sehingga menghasilkan hasil yang diinginkan.

MATERI

Tata cara menulis, membaca, dan menyalin


Tingkat kebutuhan dalam ketelitian naskah
Batas Waktu untuk menghasilkan naskah

KEGIATAN

Praktek menulis kecepatan/dikte dengan naskah yang


ditentukan
Melatinkan/membaca dengan waktu yang ditentukan

PEMBELAJARAN -

Dikte Kecepatan Surat


Saudara Siswaya yang terhormat. Dengan ini kami
Beritahukan, bahwa sejak mulai hari Selasa//tanggal
15 bulan ini, perusahaan kami/pindah ke tempat yang
baru di Jalan Palem No. 2. (1) Sejak hari tersebut
segala sesuatu urusan/mengenai perusahaan kami,
diatur di tempat//yang baru itu. Sebagaimana Saudara
ketahui/bahwa hubungan kita sebagai langganan telah
lama, (2)maka dengan ini kami mengundang
Saudara untuk meluangkan waktu mengunjungi hari
pada saat pembukaan//sekitar pukul 09.00 pagi. Atas
perhatiannya/serta kedatangannya kami ucapkan
terimakasih (3).
Bisnis dan Manajemen

Dikte Reporter
Jikalau hendak mempelajari manajemen, mutlak perlu
melihat/terlebih dahulu faktor apa yang erat sekali
hubungannya dengan//pokok pembahasan itu,
sehingga dapat memperoleh hakikat dari/padanya. Hal
ini dapat diumpamakan meskipun tidak seluruhnya (1)
Tepat. Seandainya pembaca hendak membeli buah
rambutan. Apa yang mula-mula sekali terlihat ?. Kulit
luarnya yang berwarna hijau atau//merah kalau
sudah
masak. Jika kulitnya telah dikupas, maka di/dapati
daging rambutan yang berwarna putih dan manis
rasanya.
Bisnis dan Manajemen

Kalau (2) dagingnya sudah dimakan, maka jumpailah


Intinya yang berupa/biji rambutan. Demikian pula
halnya dengan manajemen, maka yang//pertamatama terosot adalah kulit luarnya yaitu administrasi.
Kemudian intinya, inti dari pada administrasi, yaitu
Manajemen. Selanjutnya bertemu dengan inti dari
pada Manajemen/, intisarinya administrasi yaitu yang
disebut kepemimpinan.// Atas dasar keterangan
tersebut diatas, sementara orang akan/ dengan
mudah menarik kesimpulan Jadi kalau demikian
halnya, maka (4) kalau manajemen telah diperoleh
berarti administrasi dan ke/pemimpinan dibuang
/sepintas lalu anggapan itu memang bena, te//tapi
kalau hal tersebut dipikirkan secara mendalam ditinjau
Bisnis dan Manajemen

Da/ri sudut botani persoalannya menjadi lain. Padahal


baik ti (5)daknya manajemen, tergantung pada baik
tidaknya kepemimpinan dan /seterusnya.

Bisnis dan Manajemen

Anda mungkin juga menyukai