Anda di halaman 1dari 13

EPISPADIA

Mindi Widayani
0910.211.046

Definisi
suatu anomali kongenital yaitu meatus uretra
terletak pada permukaan dorsal penis.

Epidemiologi
Pada perempuan : insidens 1 dari 450.000
Uretra terbuka di batas labia minora dan fisura
klitoris jarang
Pada laki-laki : insidens 1 : 200.000
Uretra terbuka di bagian dorsal penis, keadaan ini
biasanya disertai anomali saluran kemih
(ekstrophy bladder).

Klasifikasi (berdasarkan letak meatus kemih di


sepanjang batang penis) :
- glandular : pada glans bagian dorsal (puncak
glans penis)
- penis : antara simfisis pubis dan sulkus
koronarius (sepanjang penis)
- penopubis : pada pertemuan antara penis dan
pubis (seluruh uretra terbuka dan lubang
kandung kemih terdapat pada dinding perut)

Patofisiologi
Kelainan ini sebagai akibat kegagalan paired
primordia dari tuberkel genital untuk bermigrasi
secara lengkap pada minggu kelima masa
embriologi meatus uretra berada di dorsal
penis.

Pemeriksaan Fisik
Abdomen : simfisis pubis menebal, muskulus
rectal menyimpang jauh.
Genital :
female
- bifid clitoris with diastases of the corpora
cavernosa
- flattening of the mons
- separation of the labia

Genital :
male
- penis pipih dan pendek, kemungkinan
melengkung ke dorsal akibat adanya chordee
- glans terbuka dan pipih seperti sekop,
komponen dorsal foreskin tidak ada
- meatus uretra terletak di dorsal batang penis
- prepusium menggantung dari sisi ventral penis

Penatalaksanaan
Perbaikan dengan pembedahan dilakukan untuk
memperbaiki inkontinensia, membuang chordee,
dan memperluas uretra ke glans.
Prepusium digunakan dalam proses rekonstruksi
sehingga bayi baru lahir dengan epispadia tidak
boleh disirkumsisi.

In females, bifid clitoris and normal genitalia


appearance can be restored during adolescence.

Kontraindikasi :
Urethroplasty and restoring the normal
appearance of the genitalia are contraindicated in
infancy because of the small size of the
structures.

Komplikasi
- Penis pendek dan bengkak karena adanya
chordee gangguan pada miksi dan koitus.
- Inkontinensia urine pada epispadia penopubis
(95%) dan penis (75%), karena perkembangan
yang salah dari spingter urinarius.
- Obstruksi saluran kemih bawah
- Depresi, komplikasi psikososial

REFERENCES
Patofisiologi volume 2, Sylvia : 1318
emedicine.com
medicastore.com
scribd.com