Anda di halaman 1dari 11

GENESA BAHAN GALIAN

BATU GRANIT

SIMPLISIUS N. SAWU (1206101020)


MUHAMMAD IQBAL T. SAGALA
(1206101005)
LUKAS C. B. WANGA (1206107058)

DEFENISI BATU GRANIT

Kata granit berasal dari bahasa latin yaitu


granum
Granit adalah batuan terobosan yang
terjadi melalui proses pembekuan
magma di permukaan bumi dengan
temperatur yang stabil.
Kepadatan rata-rata granit adalah 2,75
gr/cm dengan jangkauan antara 1,74
dan 2,80.

CIRI-CIRI GRANIT
Batuan beku asam berbutir kasar.
Batuan granit berwarna kelabu dan terdapat
bintik-bintik hitam.
Mineral pembentuknya berwarna terang
(Kuarsa Ortoklas).
Proses pembekuannya perlahan dan jauh dari
permukaan bumi.
Susunan kimianya terdiri dari Al 2O3, SiO2,
TiO2, K2O, Fe2O3, MgO, CaO, MnO, FeO, Na2O,
H2O+, P2O5.
Batuan granit berbentuk padat tak bereaksi
dengan asam sulfat, permukaan kasar, berat,
tidak mudah hancur, dan berkilau

PERSEBARAN GRANIT

TEKNIK PENAMBANGAN GRANIT


Teknik penembangan granit atau granodiorit
dilakukan seperti pada penambangan andesit.
Langkah penambangannya adalah:
a. Eksplorasi
keterdapatan endapan batu granit dilakukan
dengan mempelajar struktur geologi batuan
di daerah sekitar jalur gunung api.
Selanjutnya, dibuat peta topografi daerah yang
diperkirakan mengandung endapan. Metode
eksplorasi yang digunakan diantaranya dengan
pengeboran atau dengan pembuatan sumur uji.

TEKNIK PENAMBANGAN GRANIT


b.

Penambangan
Pada umumnya, endapan batu granit terletak dekat
ke permukaan bumi, sehingga penambangannya
dilakukan dengan cara tambang terbuka dan
selektif. Pengupasan tanah penutup dapat
dilakukan dengan alat-alat sederhana (secara
manual) ataupun dengan alat-alat yang mekanis,
seperti bulldozer, scraper, dan lain-lain. Lapisan
endapan batu apungnya sendiri dapat digali
dengan menggunakan excavator antara lain
buildozer atau power shovel, lalu dimuat langsung
ke dalam truk untuk diangkut ke pabrik
pengolahan.

TEKNIK PENAMBANGAN GRANIT


c. Pengolahan
Untuk menghasilkan batu granit dengan
kualitas yang sesuai dengan persyaratan
ekspor atau kebutuhan di sector
konstruksi danindustri, batu granit dari
tambang diolah terlebih dahulu. Proses
pengolahannya antara lain:
- pemilahan (sorting)
- peremukan (crushing)
- sizing

PEMANFAATAN
Batu granit lebih banyak digunakan di sektor
konstruksi dibandinng dengan sektor industri
a. Di sektor konstruksi
Kegunaan Granit sebagai bahanBangunan
rumah dan gedung, untuk bangunan Monumen,
jalan dan jembatan,sebagai batu hias
(dekorasi).,sebagai bahan baku industri poles
(tegel, ornamen, dll) dan bahan bangunan
(gedung, jalan , jembatan, dll), selain itu dapat
digunakansebagai bahan baku pembuatan
aksesoris rumah seperti lantai,wastafel dan
meja serta di bidang konstruksi yang lainnya.

PEMANFAATAN
b. Di sektor industri
Granit biasanya digunakan untuk dalam
bidang industri dan rekayasa, granit juga
banyak dipakai sebagai bidang acuan dalam
berbagai pengukuran dan alat pengukur. Hal
ini dikarenakan granit bersifat kedap air,
kaku (rigid), non-higroskopis dan memiliki
koefisien ekspansi termal yang sangat
rendah. Salah satu penerapannya adalah
pada mesin pengukur koordinat, selain itu
bisa untuk pembuatan kaca.

KESIMPULAN

Granit adalah batuan terobosan yang


terjadi melalui proses pembekuan
magma di permukaan bumi dengan
temperatur yang stabil.
Teknik penembangan granit atau
granodiorit dilakukan seperti pada
penambangan andesit.
Manfaat batu granit antara lain di bidang
konstruksi dan industri

SEKIAN DAN
TERIMA KASIH