Anda di halaman 1dari 28

Mempersiapkan Generasi

Emas Aset Bangsa Dalam


Perspektif Mahasiswa
Sebagai Agent of Change.
Oleh : Wilda Safira

Pemuda Indonesia adalah


tonggak kemajuan bangsa di
masa depan. tiap-tiap pemuda
dengan apapun status
pendidikannya baik sebagai
pelajar, mahasiswa, atau yang
telah menyelesaikan
pendidikannya adalah caloncalon tokoh utama sekaligus
pahlawan yang dapat
menyelamatkan serta
memperbaiki reputasi bangsa
nantinya.

pemuda memiliki aspirasi


yang berbeda dengan aspirasi
masyarakat secara umum.
Dalam makna yang positif
aspirasi yang berbeda ini
disebut dengan semangat
pembaharu, yang memiliki
semangat dan idealisme yang
tinggi dalam memandang
setiap permasalahan. pemuda
adalah mereka yang memiliki

Pemuda dan mahasiswa sama-sama


diidentikkan dengan agent of change.
identitas para mahasiswa yang juga
dikenal sebagai kaum intelektualitas
muda.
Dari mahasiswalah ditumpukan
besarnya harapan, harapan untuk
perubahan dan pembaharuan dalam
berbagai bidang yang ada di negeri ini.

Mahasiswa

Mahasiswa, adalah bagian dari


pemuda yang harusnya masuk
dalam golongan terdidik dan telah
mengalami penempaan lewat
pendidikan formal kurang lebih
setelah mengalami 12 tahun masa
pendidikan, mulai dari pendidikan
dasar hingga menengah atas.

MAHA
SISWA
!

Peran Mahasiswa
Pemuda dan mahasiswa sama-sama diidentikkan
dengan agent of change. Kata-kata perubahan
selalunya menempel dengan erat sekali sebagai
identitas para mahasiswa yang juga dikenal
sebagai kaum intelektualitas muda. Dari
mahasiswalah ditumpukan besarnya harapan,
harapan untuk perubahan dan pembaharuan
dalam berbagai bidang yang ada di negeri ini.

Permasalahan Negara
Dan Pemuda

Peran Mahasiswa
Terhadap Bangsa

Negara saat ini adalah hasil dari


pendidikan yang telah ditanamkan
pendahulunya. Untuk itu, saat ini kita
tak boleh main-main dalam menjaga
aset vital ini, yaitu Pemuda,
khususnya mahasiswa yang dalam
hal ini telah terdidik dan mempunyai
tanggung jawab moral terhadap jiwa
pancasila yang ada di dalam dirinya,
adalah salah satu agen perubahan
terbesar di negara kita.

Pemuda, dalam hal ini


mahasiswa, tak hanya
berfungsi sebagai
stock dalam kemajuan
bangsa, namun bisa
juga berfungsi sebagai
agen penggerak
masyarakat yang
cukup masif. Sejarah
panjang gerakan
mahasiswa merupakan
salah satu bukti
mahasiswa dalam
memberikan
perubahan dan

Sejarah telah menorehkan dengan tinta


emas bahwa pemuda khususnya mahasiswa
selalu berperan dalam perubahan di
negeri kita.
berbagai peristiwa besar identik
dengan peran mahasiswa didalamnya.

Selain itu tentunya kita perlu


membangun konsep intelektual
dalam gerakan yang sinergi dan
terarah menuju masyarakat yang
adil dan makmur. Sehingga
kedepan mahasiswa tidak hanya
dikenal lewat aktivitasnya ketika
menjalani perkuliahan saja,tetapi
sebagai elemen bangsa yang
peka terhadap kondisi
permasalahan disekitarnya

Mahasiswa sudah harusnya


bertanggung jawab terhadap masa
depannya sendiri. Selain itu, generasi
emas dihasilkan oleh generasi yang
mempunyai kepedulian akan hal itu.
Masih tingginya angka kasus TRIAD
KRR serta pernikahan dini
menunjukkan kesadaran masyarakat
yang masih kurang untuk membina
dan menciptakan generasi baru yang
lebih unggul serta berkualitas.

Tingkat Kesadaran
Mahasiswa

Mahasiswa harus sadar terhadap peran


dan tanggung jawabnya dalam
mempersiapkan generasi emas bangsa
melalui tangan-tangannya sendiri.
Melalui pendidikan ini pula, mahasiswa
diharapkan sadar untuk tidak melakukan
hal-hal yang dapat menghancurkan masa
depannya sendiri, dengan melakukan
berbagai tindakan merugikan seperti
narkoba, atau free sex yang biasanya
banyak diakhiri dengan pernikahan dini
atau aborsi.

GenRe
Untuk itulah, adanya program GenRe
yang dicanangkan BKBN ini menjadi salah
satu kampanye yang baik bagi mahasiswa
dan remaja lain, dimana program
unggulan ini juga mengajak remaja
Indonesia untuk "Say No To Free Sex,
Drug's and HIV/AIDS".

Berpartisipasi dalam program ini


adalah salah satu langkah mahasiswa
sebagai usahanya untuk mempersiapkan
generasi emas bagi Indonesia secara
konkrit, karena program ini
mentasbihkan mahasiswa sebagai Center
of Point dalam pengembangannya.

Sudah bukan waktunya mahasiswa apatis


terhadap perubahan, karena mahasiswa harusnya
berfungsi sebagai penyampai kebenaran (agent of
social control), agen perubahan (agent of change)
dan generasi penerus masa depan (iron stock)
bangsa.

Mahasiswa memiliki peran besar bagi negara. Melalui


tanggung jawabnya sebagai Kaum terdidik bangsa,
mahasiswa memiliki tanggung jawab moral besar
untuk bangsa.

Kami tidak selalu dapat


membangun masa depan bagi
generasi muda kita, tetapi kita
dapat membangun generasi
muda kita untuk masa depan.

(Franklin
D.Rosevelt)