Anda di halaman 1dari 17

PEKAN IMUNISASI NASIONAL (PIN) POLIO

Polio?
Polio

adalah penyakit pada susunan saraf


pusat yang disebabkan oleh virus Polio.
Secara klinis penyakit polio adalah anak
dibawah umur 15 tahun yang menderita
lumpuh layu akut.
Penyebaran penyakit ini melalui kotoran
manusia (tinja) yang terkontaminasi.
Kelumpuhan dimulai dengan gejala
demam,nyeri otot dan kelumpuhan pada
minggu pertama sakit. kemudian bisa
terjadi karena kelumpuhan otot pernafasan

Penyakit

polio tidak ada obatnya,


namun dapat dicegah dengan
imunisasi polio.

Imunisasi

merupakan upaya
pencegahan yang terbukti sangat
efektif untuk mencegah penyakit
polio

PIN Polio
PIN

Polio adalah pemberian


imunisasi tambahan polio kepada
balita tanpa memandang status
imunisasi polio sebelumnya

Tujuan PIN
mengurangi

resiko penularan
virus polio yang datang dari
negara lain
memastikan tingkat kekebalan
masyarakat terhadap penyakit
polio cukup tinggi
memberikan perlindungan secara
optimal serta merata pada balita
terhadap kemungkinan
munculnya kasus polio.

Dimana dilaksanakan PIN


Polio?
Tempat

Pemberian Imunisasi dilaksanakan


di Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu)
Pondok Bersalin Desa (Polindes)
Pos Kesehatan Desa (Poskesdes)
Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas)
Puskesmas Pembantu (Pustu)
klinik swasta dan rumah sakit
pos pelayanan imunisasi lainnya di bawah
koordinasi Dinas Kesehatan setempat.

Apakah

imunisasi polio oral


(OPV) aman?
Imunisasi polio oral merupakan
imunisasi yang sangat aman.
Imunisasi polio telah digunakan
pada sekitar 2.500.000.000 anak
di seluruh dunia. Imunisasi polio
ini juga telah menurunkan angka
kejadian penyakit polio sekitar
99%.

Bagaimana

pemberian
imunisasi polio oral?
Imunisasi polio oral diberikan
melalui tetesan, sebanyak 2 tetes
ke dalam mulut anak. Anak akan
menyukai imunisasi ini karena
rasa yang manis.

Siapa yang perlu mendapat imunisasi polio


oral?

Anak

sehat berusia 0-59 bulan,


perlu mendapat imunisasi polio
oral, tanpa memperhatikan
imunisasi polio sebelumnya.
Bila anak telah mendapat imunisasi
polio oral beberapa waktu
sebelumnya atau imunisasi
polionya sudah lengkap, tetap perlu
mendapat imunisasi polio oral.

Bagaimana bila anak sedang sakit?


Bila

anak sedang batuk


pilektanpademam, anak
tetapBOLEHmendapat imunisasi
polio oral.
Bila anak sedang demam atau sakit
berat lainnya, maka imunisasi polio
oralDITUNDA. Imunisasi polio
diberikan setelah anak sembuh,
mengingat PIN berlangsung sampai
tanggal 15 Maret 2016.

Anak balita yang imunisasi


polio sudah lengkap,
apakah
perlu PIN Polio?
Anak balita yang imunisasi poliosudah
lengkap,PERLUdanHARUSmendapat
imunisasi polio oral saat PIN Polio.
Imunisasi polio akan melindungi usus anak
dan mengeluarkan virus polio liar yang
mungkin ada dalam usus anak.
Virus polio liar yang keluar dari usus akan
mati dalam beberapa hari.
Bila semua anak mendapat imunisasi polio
oral secara bersama di seluruh dunia, maka
virus polio akan dapat dihilangkan dari muka
bumi.

Apa manfaat PIN polio bagi anak?


PIN

Polio akan meningkatkan kekebalan


tubuh anak terhadap polio. Selain itu,
orangtua berperan aktif dalam membasmi
virus polio.
Contoh penyakit yang telah berhasil
dibasmi adalah penyakit cacar api pada
tahun 1979.
Semoga virus polio ini juga dapat dibasmi,
sehingga tidak ada lagi anak di seluruh
dunia yang lumpuh akibat penyakit polio.
Ikatan Dokter Anak Indonesia

Benarkah wabah akan


terjadi bila banyak bayi dan
balita
tidak
diimunisasi
?

Benar. Itu sudah terbukti di beberapa


negara Asia, Afrika dan di Indonesia.
Contoh :
1. wabah polio 2005-2006 di Sukabumi
karena banyak bayi balita tidak
diimunisasi polio, dalam beberapa
bulan virus polio menyebar cepat ke
Banten, Lampung, Madura, sampai
Aceh, menyebabkan 305 anak
lumpuh permanen.

2. Wabah campak di Jawa Tengah


dan Jawa Barat 2009-2011
mengakibatkan 5818 anak di
rawat di rumah sakit, 16 anak
meninggal, terutama yang tidak
diimunisasi campak.

3. Wabah difteri dari Jawa Timur


2009 2011 menyebar ke
Kalimantan Timur, Selatan,
Tengah, Barat, DKI Jakarta,
816 anak harus di rawat di RS,
54 meninggal, terutama yang
imunisasinya belum lengkap atau
belum pernah imunisasi DPT.

Apakah imunisasi halal?


Majelis

Ulama Indonesia (MUI)


secara resmi mendukung program
imunisasi di Indonesia, termasuk PIN
Polio 2016 sebagaimana tercantum
dalam fatwa MUI Nomer 4 Tahun
2016 tentang Imunisasi yang
ditetapkan pada 23 Januari 2016

http://www.depkes.go.id/article/view/16030500002/vaksin-polio-pekan-imunisasi-nasional-2016tanpa-bahan-bersumber-babi.html#sthash.NUSzP2ZK.dpuf

TERIMAKASIH

Sumber :Ikatan Dokter Anak Indonesia(IDAI)