Anda di halaman 1dari 22

PENYAKIT JANTUNG KORONER

pada Diabetes Melitus dan Hipertensi

Disampaikan oleh:
dr. David Saputro
RSI Aisyiyah Nganjuk

PENGERTIAN
Penyakit jantung yang terutama

disebabkan karena penyempitan arteri


koronaria akibat proses aterosklerosis atau
spasme atau kombinasi keduanya

Serangan Jantung

Gejala Klinis
Nyeri dada (bisa

berupa angina stabil,


angina tak stabil
maupun infark
miokard).
rasa tidak enak di
dada, rahang, bahu,
pungggung ataupun
lengan, yang
biasanya dicetuskan
oleh kerja fisik atau
stres emosional dan
dapat berkurang bila
istirahat atau oleh
obat nitrogliserin

Faktor Resiko
Faktor mayor

Faktor mayor

Umur

Merokok

Gender

Kadar kolesterol

Keturunan

tinggi
Hipertensi
Kurang aktifitas
Obesitas dan berat
badan lebih
Diabetes

Faktor Minor
Stress
Alkohol
Diet dan nutrisi

Faktor resiko yang


diubah

tak dapat

Umur

Semakin tua faktor resiko untuk terkena penyakit

jantung kororner akan semakin bertambah.


Gender
Pada usia yang sama, laki-laki lebih beresiko

dibandingkan dengan wanita. Tetapi pada saat usia >


55th wanita dan pria memiliki resiko yang hampir sama.
Keturunan
Di antara ras/etnis populasi, prevalensi PJK adalah

terbesar di antara Indian Amerika/ pribumi Alaska


(11,6%), diikuti oleh orang kulit hitam (6,5%), Hispanik
(6,1%), kulit putih (5,8%), dan Asia atau penduduk asli
Hawaii/Kepulauan Pasifik lainnya (3,9%).

Faktor resiko yang


ubah
Merokok

bisa di

Mekanisme yang mungkin menyebabkan

meningkatnya aterosklerosis adalah : injury


endotel secara langsung akibat agen pada rokok.
Merokok memicu pembentukan plak pada arteri.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa merokok
dapat meningkatkan risiko PJK dengan cara
menurunkan level kolesterol HDL. Semakin banyak
merokok semakin besar risiko terkena serangan
jantung. Studi menunjukkan jika berhenti merokok
maka akan menurunkan setengah dari risiko
serangan jantung selama setahun. Keuntungan
berhenti merokok terjadi tidak peduli seberapa
lama merokok atau seberapa banyak merokok

Faktor resiko yang bisa di


ubah
Kadar kolesterol dalam darah

Hiperlipidemia adalah suatu keadaan dimana

terjadi peningkatan kadar satu atau lebih


lipid atau lipoprotein plasma.
Tinggi kolesterol dalam darah adalah kondisi
dimana terdapat banyak kolesterol di dalam
darah. Semakin tinggi level kolesterol dalam
darah, semakin besar risiko terjadinya PJK
dan serangan jantung.

Faktor resiko yang bisa di ubah


Hipertensi
Risiko terjadinya penyakit jantung koroner

dua kali lipat pada pasien hipertensi.

Faktor resiko yang bisa di


ubah
Aktifitas Fisik

Masyarakat yang tidak aktif sedikitnya 2 kali lebih

besar ditemukannya PJK daripada masyarakat


yang aktif. Sedikit aktivitas fisik dapat
memperburuk faktor risiko PJK lainnya, seperti
tinggi kolesterol dalam darah dan trigliserid,
hipertensi, diabetes dan prediabetes, dan
obesitas.
Obesitas
berat badan lebih dan obesitas dihubungkan

dengan faktor risiko PJK lainnya, seperti tinggi


kolesterol dalam darah, trigliserid, hipertensi, dan
diabetes.

Faktor resiko yang bisa di


ubah

Diabetes Mellitus

Resiko
Resiko penderita diabetes untuk
untuk terkena
terkena PJK
PJK terjadi
terjadi

lewat 2 mekanisme:
mekanisme:

Disfungsi
Disfungsi endotel
endotel pada
pada DM
DM

Penderita DM terdapat
terdapat beberapa faktor yang
mempermudah
mempermudah terjadinya
terjadinya radikal
radikal bebas misalnya
misalnya
auto-oksidasi glukosa,
glukosa, ketidakseimbangan reduksi
reduksi
oksidasi dan interaksi
interaksi Advance
Advance Glycosilation
Glycosilation
Endproduct (AGE) sedangkan
sedangkan jumlah free radical
defence
defence dan
dan jumlah
jumlah anti
anti oksidannya
oksidannya menurun
menurun

Pengaruh
Pengaruh DM
DM terhadap
terhadap metabolisme
metabolisme lipoprotein
lipoprotein

Lipoprotein pada penderita DM akan mengalami


3 proses yang merugikan yang mempunyai
hubungan erat terjadi aterosklerosis

Lipoprotein= Lipid (Lemak)+ Protein, contoh: HDL

&LDL.
HDL &LDL adl media transfer (kendaraan) lemak
dalam tubuh.

Metabolisme Lipoprotein dipengaruhi Insulin. Maka,

jika insulin terganggu/ rusak/ jumlahnya kurang:


Mengganggu transport cholesterol

Diagnostik
Anamnesis

keluhan spesifik
Pemeriksaan fisik
Laboratorium
(pemeriksaan
darah)
Foto dada
Pemeriksaan
khusus jantung
(EKG)

Pengobatan
ICU
ISDN
Antinyeri morfin
Tujuan:
Menghilangkan gejala
Memperbaiki prognosis dan mencegah

kematian

Pencegahan
Hindari faktor resiko
Hidup gaya sehat
Bila sudah terkena kontrol rutin

Tujuan terhadap perubahan


faktor resiko:
Merokok berhenti total dan hindari lingkungan

perokok.
Tekanan Darah dikontrol dengan obat dengan
tujuan mencapai nilai:
TD < 140/90 mmHg
TD < 130/80 mmHg pada pasien dengan gagal ginjal,

gagal jantung dan atau diabetes.


Diet : mengkonsumsi makanan yang menyehatkan.
Pemberian aspirin : diberikan aspirin dosis rendah.
LDL < 160 jika faktor resiko < 1
LDL < 130 jika faktor resiko < 2 dan resiko CHD < 20%
LDL < 100 jk faktor resiko > 2 dan resiko CHD > 20%

atau penderita diabetes.

Tujuan terhadap perubahan


faktor resiko:
Aktifitas fisik: minimal 30 menit, atau

intensitas sedang setiap hari dalam


seminggu.
Pengaturan Berat Badan Body Mass Index
Normal (18,5-24,9), Lingkar Pinggang pria<
40 inci, Lingkar Pinggang wanita < 35 inci.
Pengelolaan Diabetes
GDP < 110 mg?dl dan HbA1c < 7%

Atrial Fibrilasi kronik


Mencapai sinus ritme.

TERIMA KASIH