Anda di halaman 1dari 18

Demam Berkepanjangan

pada Anak
Fadly Carnady Lase
112015010

Demam
Demam adalah suatu kenaikan dari
titik ambang pada pusat pengaturan
suhu di hipotalamus
Berkaitan dengan penyeimbangan
sinyal dari reseptor-reseptor neuronal
perifer panas dan dingin
Sinyal ini akan mempertahankan
suhu tubuh normal pada titik
ambang 370

Demam
Suhu
tubuh
mengikuti
irama
sirkardian dimana suhu pada dini
hari akan rendah dan tertinggi terjadi
pada pukul 16.00-18.00
Pembentukan
panas
akan
diseimbangkan dengan kehilangan
panas

Hipertermia
Peningkatan
suhu
tubuh
yang
muncul oleh karena
kegagalan
pengaturan suhu tubuh pada pusat
regulasi/pengatur
panas
di
hipotalamus akibat ketidakmampuan
tubuh
melepaskan/mengeluarkan
panas yang berlebihan oleh tubuh
dengan pelepasan panas dalam laju
normal

Klasifikasi Demam
Demam
pada
anak
digolongkan sebagai:

dapat

Demam singkat yang mengumpul pada


suatu tempat sehingga diagnosis dapat
ditegakkan dengan riwayat klinis dan
pemeriksaan fisik
Demam
tanpa
tanda-tanda
yang
mengumpul pada suatu tempat
Demam yang tidak diketahui sebabnya
(FUO)

Demam yang Tidak Diketahui


Penyebabnya (FUO)
Suhu tubuh lebih dari 38,30C
Menetap selama lebih dari 8 hari
Tidak ada diagnosis yang jelas 1
minggu setelah pemeriksaan dimulai
pada penderita rawat inap atau
rawat jalan

Klasifikasi FUO
Klinis

Nosokomia Neutropeni
l
k

FUO terkait
HIV

Klasik

Keadaan
pasien

Rawat inap,
perawatan
akut, tanpa
tanda
infeksi

Jumlah
neutrofil
<500/uL
atau
diharapkan
akan
mencapai
jumlah
tersebut
pada 1-2
hari

HIV positif

Muncul >3
minggu
tanpa
terdiagnosi
s

Lama sakit
saat
observasi

3 hari

3 hari

3 hari (4
minggu pada
pasien rawat
jalan)

3 hari atau
3+ pada
pasien
rawat jalan
yang

Epidemiologi
Pada lansia berumur lebih dari 50 tahun
berhubungan dengan gangguan jaringan ikat dan
vaskulitis
Pada anak-anak banyak berhubungan dengan
infeksi
Angka demam berkepanjangan di Departemen Ilmu
Kesehatan Anak FKUI rumah sakit Dr. Cipto
Mangunkusumo 2% dari seluruh pasien yang
dirawat selama 3 tahun (2008)
Penyakit infeksi merupakan yang terbanyak dengan
80% diikuti penyakit kolagen-vaskular 6% dan
penyakit keganasan sebanyak 5%

Etiologi

Patofisiologi

Patofisiologi

Kriteria Diagnostik
Anamnesis
Anamnesis dilakukan secara rinci dan sistematis
Mencari riwayat panas, dapat berupa keterangan dari
orangtua, kerabat dan orang terdekat pasien
Perhatikan pola, waktu, dan gejala demam
Demam dapat merupakan manifestasi awal dari sindrom
imuno defisiensi
Demam neutropenia dapat menjadi kasus kegawatan
karena memperluas sumber infeksi potensial dari demam
Gangguan demam periodic sering terjadi di keluarga dan
biasanya umum pada etnis tertentu, seperti pada demam
mediterania familial yang hanya terlihat pada keturunan
Arab, Yahudi, Armenia, dan Turki

Kriteria Diagnostik
Pemeriksaan Fisik
Dilakukan secara menyeluruh
Tanda-tanda vital dan penurunan berat
badan
Fisik rutin harus selalu dilakukan
dikarenakan 25% dari temuan signifikan
biasanya tidak terlihat pada manifestasi

Kriteria Diagnostik

Penatalaksanaan

Demam dan infeksi pada anak tidak sinonim


Agen antimikroba jangan digunakan sebagai antipiretik
Trial empiris obat-obatan harus dihindari
Perkecualian pada anak sakit berat dapat dilakukan
pengobatan antituberkulosis
Trial empiris antimikroba lainnya mungkin berbahaya
dan dapat mengaburkan diagnosis endokarditis,
meningitis, infeksi parameningeal atau osteomielitis.
Rawat inap diperlukan untuk pemeriksaan laboratorium
atau rontgen untuk pengamatan yang lebih teliti
Antipiretik
terindikasi
dapat
diberikan
setelah
pemeriksaan selesai.

Prognosis
Prognosis bergantung pada penyakit
primer yang mendasarinya
Hasil lebih buruk pada neoplasma
Pada banyak kasus yang tidak
terdiagnosis, demam mereda secara
spontan

Kesimpulan
FUO masih menjadi dilema
Infeksi masih sebagai penyebab
tertinggi pada anak
Pasien
yang
tidak
terdiagnosis
memiliki prognosis yang baik