Anda di halaman 1dari 9

SEJARAH ARSITEKTUR

BARAT
Bangunan Arsitektur Barat

Disusun oleh :
1. Iwan Widodo (441101642)
2. Nanang Kurniawan (441301885)

VILLA ROTONDA - PALLADIO

Lokasi Palladio - Italia.

Dirancang oleh Arsitek Andrea Palladio.

Karakter Arsitektur Renaissance


periode abad ke-15 sampai ke-17.

pada

Renaissance ialah Gaya arsitektur budaya


klasik terutama pada budaya Yunani Kuno
dan budaya Romawi Kuno.
Karakter Arsitektur Renaissance :

Denah berbentuk simetris dan


proposional, ukuran mengikuti
ketetapan yang sudah ditentukan.
Dinding dan kolom menggunakan
batu atau plesteran sehingga
terlihat halus, Kolom sebagai
hiasan bukan sebagai penopang
struktur.

KUIL HEPHAESTOS ATHENA

Lokasi Athena - Yunani.

Dirancang oleh Arsitek Ictinus.

Karakter Arsitektur Yunani Kuno pada


periode abad ke- 5 SM.

Menggunakan Gaya Arsitektur Doria

Karakter Gaya Arsitektur Doria :

Tampilan sederhana tapi kuat.


Tiang langsung ditegakkan diatas
lantai.
Dibagian atas tiang, terdapat
kapital batu, dan diatasnya balok
batu berbentuk segi empat, tepat
dibawah arkitraf.
Pada arkitraf
danmetope

terdapat

triglif

HAGIA SOPHIA ISTANBUL

Lokasi Istanbul - Turkey.


Dirancang oleh Arsitek Anthemius dari
Tralles dan Isidorus dari Miletus.
Karakter Arsitektur Romawi Timur pada
periode 1520 M.

Menggunakan Gaya Arsitektur Bizantium

Karakter Gaya Arsitektur Bizantium :

Kubah sangat
tengah.

besar

dibagian

Terdapat
semidome
mengelilingi kubah utama.

yang

Pilar2 berukuran sangat besar.


Hiasan/dekorasi bersifat oriental
(bermotif tumbuhan/hewan).
Penggunaan
mozaik.

hiasan

berupa

TOWER OF BELEM LISBON


Lokasi Lisbon - Portugal.

Dirancang
Arruda.

oleh

Arsitek

Francisco

de

Menggunakan Gaya Arsitektur Manueline/


Portugis akhir Gothic berupa mewah,
menggabungkan unsur maritim.
Karakter Gaya Arsitektur Manueline :

Benteng heksagonal.
Terdapat
tembok
pertahanan
dengan bartizan dibagian sisi
timur.
Dekoratif yang diukir.
Beranda tertutup dengan loggia
(serangkaian
kolom
atau
lengkungan).
Langit2 berkubah dengan relung.

WILANOW PALACE WARSAW

Lokasi Warsaw - Polandia.


Dirancang oleh Arsitek Augustyn Wincenty
Locci.
Menggunakan Gaya Arsitektur Barok
adalah gaya bangunan dari era Baroque
pada akhir abad ke-16 Italia.
Karakter Gaya Arsitektur Barok :

Memiliki banguna dua sayap yang


lonjong
Bangunan utama dan menara
ditutupi dengan menara baroque.
Motif dan elemen dekorasi dibuat
dalam memuliakan raja, istrinya.
Plafond berupa lukisan.
Bangunan dikelilingi oleh taman
dengan vegetasi yang kaya, jalan
berliku-liku dan air mancur

Lisbon Cathedral

Lokasi lisbon Portugal


Dirancang oleh Afonso Henriques, raja pertama
Portugal
o Romanesque berasal dari kata Roman
merupakan kelanjutan dari roman architecture
( Arsitektur Romawi ).
o Romanesque architecture merupakan gaya arsitektur
abad pertengahan khususnya di eropa. mulai bangkit
untuk melanjutkan kebesaran romawi, yang sudah
runtuh berabad sebelumnya, pada abad 10 M hingga
12 M sebelum arsitektur gothic
o Karakter Gaya Arsitektur Romanesque :

o Arches(lengkung)yangdigunakan adalah
tipe semicircular,baik padajendela, pintu,
maupun arcade.
o Pada perkembangan romanesque, rose
window dan wheel shaped window banyak
di terapkan pada bangunan
o Arcade, deretan busur lengkung dengan
kolom sebagai penopang struktur muncul
baik di interior maupun eksterior

Reims Cathedral
Lokasi Reims Prancis
Dirancang oleh arsitek 1 Jean d'Orbe Arsitek 2 Jean le Loup

Arsitektur Gotikadalah gaya arsitektur yang digunakan


selama abad pertengahan tengah dan akhir. Gaya ini
berevolusi dari arsitektur Romanesque dan diteruskan oleh
arsitektur Renaisans. Arsitektur ini berasal dari Perancis
abad ke-12.
Istilah "gotik" diciptakan di masa Renaisans untuk
menyebut seni akhir Abad Pertengahan, dengan arti negatif
yang baru hilang di abad ke-19

Karakter gaya arsitektur gothic :

Arsitektur gotik juga menerapkan solusi struktur


bagi bangunan-bangunannya yang menjulang tinggi
lebih bereksperimen dalam hal struktur
Terdapat seni kaca patri, dinding dinding kaca
berwarna
Terdapat menara pada bangunan gereja

ISTANA QUELUZ NATIONAL


Lokasi Largo Palcio de Queluz- Portugal
arsitekMateus Vicente de Oliveira

Rokoko,adalah gaya abad 18 yang berkembang ketika


seniman Barok meninggalkan gaya simetris dan mulai
menambahkan bunga, tanaman dan permainan lainnya.
Ruang-ruang rokoko dirancang sebagai karya seni total
dengan perabotan elegan bermotif bunga dan tanaman,
patung-patung kecil, cermin penuh ornamen, dan
permadani melengkapi arsitektur, relief, dan cat dinding
penuh warna
Karakter gaya arsitektur Rokoko :

Bangunan berwarna pucat,Bermotif lebih sederhana,


serta berkesan lebih ringan
Patung rokoko banyak sekali memasukkan unsur alam
Gaya Rokoko menyenangkan karena asimetris, sebuah
citarasa baru untuk gaya Eropa. Praktek ini menjadikan
elemen-elemen dibuat tak seimbang untuk memberi efek
yang disebutcontraste.